Takdir Cinta Alisha

Takdir Cinta Alisha
Episode 16


__ADS_3

Daren langsung menoleh ke arah tangga setelah mendengar suara bantingan pintu dan tampak William dengan memakai jas hitam lengkap menuruni tangga


Ada apa dengannya? baru beberapa menit yang lalu dia bersedih kenapa jadi begini?


William dengan rapinya menghampiri Daren sambil memakai jam tangannya


"Apa kau akan terus berdiri di situ?" tanya dingin William dengan tatapan tajam


"Kita mau kemana?" tanya balik Daren


"Apa kau amnesia? kita akan pergi ke kantor sekarang! cepat bersiap siap, jika tidak kau ku tinggal!" seru William dan keluar menuju mobilnya


Daren semakin dibuat terkejut dan penasaran dengan sikap baru William padanya dan terus menatap punggung William yang berlalu


Kenapa dia berubah total begini? apa terlalu sedih dengan tiadanya Alisha? semoga saja dia tidak melakukan hal-hal yang dulu


Daren masuk ke kamar tamu untuk membersihkan dirinya dan memakai pakaian kerjanya dan menyusul William di mobil


Di mobil, William terus fokus dengan laptopnya dan tidak sadar kalau Daren sudah masuk


Daren terus menatap wajah William yang seperti tidak menunjukkan raut muka sedih/kehilangan/putus asa


Apa yang terjadi dengannya? kenapa raut wajahnya tidak sedih? apa sesuatu telah merusak otaknya?


Merasa dirinya sedang di tatap Daren, William langsung menatap dingin wajah Daren


"Kenapa kau menatapku?" tanya William


"Tidak, aku hanya berpikir kenapa kau jadi seperti ini setelah tadi pagi" jawab Daren


"Jika kau sebut kejadian itu lagi maka aku sendiri yang akan menghabisi mu!" ancam William dengan tatapan tajam


"Kau ini kenapa William? baru beberapa saat yang lalu kau bersedih dan sekarang kau sudah seperti dulu" tanya Daren


William langsung menarik kerah baju Daren dengan mata melotot


"Sudah kukatakan padamu jika kau mengatakan itu maka kau akan ku habisi!" seru William dan melepas kerah baju Daren kemudian melanjutkan fokus ke laptopnya


Daren menggelengkan kepalanya melihat sikap William menjadi seperti dulu


Ternyata benar, William jadi seperti dulu! ini pasti karena terlalu shock alisha tiada


Selama di perjalanan, William dan Daren tidak bertegur sapa dan sibuk dengan diri masing-masing, hingga William berkata


"Bagaimana perkembangan tentang musuh musuhku?" tanya William

__ADS_1


"Apa? kenapa kau menanyakan ini?" tanya Daren


"Menurutmu, apa yang akan kulakukan?" tanya balik William


"Apa kau akan menjadi mafia lagi?" tanya Daren


"Kalau iya kenapa? itu bukan urusanmu!" seru William


"Astaga kau ini William, apa kau sudah gila? kau sudah masuk Islam dan sudah berjanji jika kau sudah menemukan siapa yang membunuh keluargamu kau akan berhenti" seru Daren setengah berteriak dan membuat supir meliriknya


"Itu bukan urusanmu, yang harus kau urus adalah masalah kantor dan para musuhku!" jawab William


"Terserah kau! tapi jika sesuatu terjadi di masa depan aku tidak mau ikut campur" seru Daren dan meraih ponsel dari saku bajunya


Dengan hati hati, supir melirik sekali lagi dengan keadaan di belakangnya dan terlihat Daren dan William terdiam melakukan pekerjaan mereka


Kenapa tuan William dan tuan Daren bertengkar? apa jangan-jangan karena nyonya Alisha? Tuhan, semoga saja kau bisa membuka hati tuan William untuk tidak melakukan hal seperti dulu


Selama menatap fokus ke laptopnya, William memikirkan hal lain dan sedikit melamun sambil menatap ke luar jendela mobil


Sekarang aku tidak akan percaya dengan namanya Tuhan, jika Dia memang ada kenapa dia tidak mendengar doa ku kenapa dia tidak memberikanku kembali Alisha kenapa?


Sesampainya di kantor.........


William langsung turun dan berjalan ke arah kantor di ekorin Daren dari belakang, semua penjaga bersikap hormat dengan William yang baru datang


William tidak menjawab dan memasang wajah dingin dengan pandangan lurus ke depan


Sekuriti yang merasa bahwa aura bos besarnya itu semakin dingin dengan tatapan tajam seperti ingin membunuh memilih untuk tetap diam


Di dalam ruang para staff, banyak yang bersantai dan sedang makan camilan


William yang melintasi ruangan itu langsung berteriak


"KEAMANAN!" teriak William yang sontak membuat para staffnya mengemasi makanan mereka dan berbaris rapi


Para sekuriti dan orang yang yang bertugas HRD langsung berlari ke arah William yang memasang wajah merah padam


"A.....da apa tuan?" tanya gugup HRD


"Pecat mereka semua!" Perintah William dan memasuki lift dengan Daren


Semua staff langsung terdiam lesu mendengar mereka semua di pecat


Sementara itu di lift.....

__ADS_1


Daren yang berada di belakang samping kiri William menatap William dan bergumam


Ternyata semua dugaanku benar, semua sudah seperti dulu bahkan dia lebih seram dari dulu


Lift terbuka, William memasuki ruangannya sedangkan Daren memasuki ruangannya yang tepat di depan ruangan William


Daren mondar-mandir di ruangannya sambil mengacak-acak rambutnya


"Apa yang harus aku lakukan untuk William agar dia tidak seperti ini, jika begini terus bisa bisa aku jadi mangsa selanjutnya" ujarnya panik


Sementara di ruangan William, ia menatap ke luar jendela ruangannya yang berada paling atas gedung bangunan


Aku tidak akan mempercayai Mu lagi Tuhan, aku sangat membencimu! kenapa kau tidak mendengar doa ku


Dengan tatapan mata melotot dan tangan mengepal kuat, ia memukul dinding hingga membuat sikut tangannya berdarah


"Ini tidak sebanding dengan lukaku" ujar William


Di sungai.............


Seorang ibu dan anak laki-laki nya yang ingin mencuci pakaian mereka di sungai melihat seorang wanita telungkup di bawah batu besar


"Ibu! sepertinya wanita itu pingsan" ujar anak laki-laki nya sambil menunjuk ke arah wanita yang telungkup di bawah batu besar


Ibunya menatap ke arah anak laki-laki nya menunjuk dan menyipitkan matanya dan memang benar ada seorang wanita di sana


Merekapun menghampiri wanita itu ( Alisha ) dan menatap ke atas


"Ibu, sepertinya dia jatuh dari atas jurang" seru Arga


"Sepertinya iya, tapi kenapa dia bisa jatuh padahal jurang itu sangat jauh dari perkotaan" perkiraan ibunya


"Mungkin ada yang ingin melenyapkannya dan mendorongnya" tebak Arga


"Mungkin saja, tapi sangat mustahil dia masih hidup" jawab ibunya


"Lebih baik ibu cek dulu dia, siapa tahu dia masih hidup" ucap Arga


Ibunya meletakkan tangannya di bawah hidung Alisha dan menoleh ke Arga


"Kau benar ga, kita harus bawa dia pulang nadanya sangat lemah" ujar ibunya


Saat Arga dan ibunya mengangkat Alisha mereka kaget bukan main perut Alisa tertancap belati


"Astaga! ternyata bukan hanya didorong tetapi dia juga ditikam, sungguh sangat jahat yang melakukannya" seru Arga geram

__ADS_1


"Kau benar, sebaiknya kita bawa dia pulang secepatnya agar darahnya tidak banyak keluar" jawab ibunya


Penasaran seperti apa sih episode selanjutnya like, coment, and vote please


__ADS_2