
Jam pulang sudah tiba, hampir semua karyawan serta manager juga direktur keluar dari gedung menuju rumah masing-masing
Karena tugas yang belum selesai membuat Alisha sedikit terlambat untuk pulang
"Kak, kakak duluan saja ya pulangnya aku masih belum selesai" ujar Alisha
"Eh jangan, biar kakak tunggu kamu" jawab Arga
"Tidak apa-apa kak, kakak pulang saja dulu untuk menyiapkan makan malam kita lagipula kan kemarin aku sudah menyiapkan makan malam untuk kita sekarang giliran kakak lagi" ujar Alisha panjang lebar
"Ya sudah terserah kau, tapi ingat jangan telat ya nanti bisa bikin kakak khawatir" jawab Arga
Arga kemudian pulang ke apartemen meninggalkan Alisha di kantor
Setelah semua pekerjaan nya sudah selesai ia lakukan, ia mengganti pakaiannya dan memakai kembali kemeja putih dan rok mini nya dan bersiap siap untuk pulang
Saat ia hendak keluar, ia melihat satu ruangan masih menyala
"Kenapa ya lampunya belum mati, apa masih ada orang?" tanyanya pada dirinya sendiri
Alisha berjalan ke arah ruangan itu dan benar saja kelihatan dari kaca transparan dinding terlihat seorang pria tengah duduk di kursi kerjanya menghadap jendela di belakangnya
Apa mungkin tuan ini tertidur sehingga tidak tahu bahwa ini sudah waktu pulang? gumam Alisha
Dengan memberanikan dirinya, Alisha masuk ke dalam ruangan itu tanpa mengetuk pintu
Rupanya tuan William, apa yang harus aku lakukan? apa aku bangunkan saja ya dia?
gumam Alisha dengan ragu
Dengan pelan Alisha menggoyangkan badan William dan menepuk pelan pundak William
"Tuan...... ini sudah malam...... ayo bangun" ucap pelan Alisha
Sepasang mata terbuka pelan dan dengan cepat menarik tangan Alisha hingga membuat Alisha jatuh ke pelukan William
Alisha terkejut namun tidak bisa berkata apa-apa karena William begitu erat memeluknya
"Alisha....tolong jangan tinggalkan aku sendiri lagi" mohon William dan membenamkan wajahnya di leher Alisha
Alisha?? siapa itu?? tunggu sebentar apa tuan sedang mabuk?? gumam Alisha
Alisha kemudian menghirup aroma maskulin di leher William bercampur dengan aroma alkohol
Ternyata benar tuan William memang sedang mabuk gumam Alisha
"Alisha...... aku mohon jangan tinggalkan aku" mohon William
Entah apa yang ada di kepala Alisha hingga tak sadar membuatnya membalas perkataan William
__ADS_1
"Iya tuan, saya tidak akan meninggalkan mu lagi" jawab pelan Alisha di leher William
William melepas pelan pelukannya dan memegang kedua pipi Alisha, terlihat mata William sayup-sayup dan sorot mata yang berkaca-kaca
"Kenapa kau masih marah padaku Alisha?" tanya William
Apa? aku tidak sedang marah dengannya lalu kenapa dia merasa aku marah dengannya?
gumam Alisha
"Saya tidak marah tuan" jawab Alisha
"Kau bohong, aku sangat tahu dirimu kalau kau sedang marah denganku pasti kau memanggilku dengan sebutan tuan" jawab pelan William
"Baiklah, lalu apa yang harus saya panggil?" tanya Alisha
"Hmmmm..... bagaimana kalau dengan suami?" tawar William dan memasang wajah imut dalam keadaaan masih mabuk
Alisha membulatkan matanya dan menggeleng cepat
"Tidak? hmmmm.... bagaimana kalau dengan darling?" tawar lagi William
Alisha menggeleng cepat lagi
"Lalu apa?" tanya William mulai ketus
"Bagaimana dengan namamu saja, William?" tanya Alisha ragu ragu
"William apa yang kau lakukan?" tanya Alisha
"Alisha tidak mengerti ya? William mau di peluk" pinta William
Astaga!!!! baru kali ini aku lihat wajah tuan William begitu imut dan menggemaskan gumam Alisha
Respek Alisha memeluk William
"Terimakasih Alisha" ujar William
Tuhan.... kenapa kau menempatkan aku di situasi ini gumam Alisha putus asa
"Sekarang sudah malam tuan eh maksudku William, jadi pulanglah" ujar Alisha dan melepas pelukan William
"Kenapa kau berkata seperti itu, kita akan pulang di rumah kita ya" jawab William dan memegang tangan Alisha
Apa KITA!!!!!!!! oh tidak aku tidak mungkin ikut dengannya pulang ke rumahnya gumam Alisha panik
"Enggggg..... William, aku sedang ada urusan penting jadi kau pulang saja duluan ya" ucap asal Alisha yang penting bisa menghindar ikut pulang dengan William
"Aku tidak mau.....aku akan mengantarmu saja dan menunggumu selesai dan barulah kita pulang bersama ya" jawab William ketus
__ADS_1
"Eh....itu tidak perlu, kau pulang saja duluan ya nanti aku menyusul" mohon Alisha
"Tapi kau bisa kan pergi sendiri?" tanya William
"Iya, aku bisa pergi sendiri sekarang kau pulanglah" ujar Alisha dan mengambil jas William kemudian memakaikannya pada William
"Sekarang kau pergilah" ujarnya lagi
"Apa tidak ada nose nose untukku?" pinta William
Alisha kembali membulatkan matanya dan hendak berbicara namun terhenti saat William dengan pelan dan lembut memegang kembali pipinya dan memainkan hidungnya dengan hidung Alisha
"Sudah nose nose nya, sekarang aku pulang ya" ujar William kemudian keluar dari ruangan itu dengan berjalan asal asalan karena masih dalam pengaruh minuman alkohol
Aduhhh.. kenapa aku jadi deg-degan tadi dengan tuan William? untung saja tadi dia dalam keadaan mabuk atau kalau tidak dia bisa memecat ku gumam Alisha ketakutan setengah mati dan menatap punggung William
Setelah dirasanya William sudah pergi, ia memutuskan untuk pulang ke apartemen
"Untung saja kau pulang, kakak khawatir tahu!" ketus Arga dan berkacak pinggang
"Hehehehe maaf kak tadi aku kerjanya lambat" jawab Alisha bohong karena tidak mungkin ia menceritakan kejadian tadi pada kakaknya Arga
"Sudahlah, sekarang mandilah atau kakak akan memukulmu" ketus Arga
"Iya, mama muda" ejek Alisha
"Tara!!!!!!" teriak Arga dan mengejar adiknya Alisha namun Alisha berhasil lolos dan masuk ke dalam kamar mandi
"Hahahaha kakak tidak berhasil mengejar ku" ejek Alisha
"Kau lihat saja nanti Tara, saat kau keluar kamar mandi kakak akan langsung memakan mu" jawab Arga
Aduh gawat nih.... kalau sampai aku keluar yang ada kak Arga langsung menerkam ku
gumam Alisha panik
Setelah mandi, Alisha mondar mandir di dalam kamar mandi
"Aduh.... kalau keluar bisa bisa di terkam kak Arga tapi kalau tidak aku kedinginan di sini" ujarnya
Dengan ragu Alisha mencoba membuka pintu perlahan-lahan dan menyembulkan kepalanya melihat di sekitarnya
Arga yang nampak berteleponan dengan seseorang di luar apartemen membuat Alisha mendapat kesempatan untuk mengambil piringnya dan memasukan makanan di dalamnya kemudian berlari cepat masuk ke dalam kamarnya dan mengunci pintu
Arga yang melihat Alisha lari terbirit-birit menuju kamarnya geleng geleng kepala dan mengetuk pintu kamar Alisha
"Tara, besok kakak akan pergi untuk beberapa hari" ujar Arga
Pintu kamar terbuka dan Alisha langsung memeluk Arga
__ADS_1
Penasaran seperti apa sih episode selanjutnya like and coment ya!