
Arghhhh...... sabar William, jangan sampai kau melakukan itu padanya gumam William dengan wajah memerah dan menutup matanya menahan godaan sedangkan tangannya ia kepal kuat dibawah meja
"Tuan kenapa wajah anda memerah?" tanya Alisha
William membuka matanya dan menatap Alisha
"Lain kali jangan pernah seperti ini lagi padaku atau aku sendiri yang akan menerkam mu!" seru William
Alisha menganga tak percaya dan mengangguk pelan
Ada apa dengan tuan William? masa dibilang tampan saja tidak mau? yang benar saja dia akan menerkam ku gumam Alisha
Setelah sarapan.......
"Apa kau sudah kenyang?" tanya William dan mengelap mulutnya dengan tisu
"Sudah tuan" jawab Alisha
"Ya sudah, Vera!!" panggil William
Vera beserta bawahannya langsung datang dan berbaris rapi di belakang meja makan
Banyak sekali pelayan tuan!!! aku pikir dia hanya punya satu atau dua gumam Alisha
"Kalian semua bungkus semua ini dan masukkan ke dalam bagasi mobil, ingat semua makanan dan jangan ada yang ketinggalan" ujar William mengingatkan
Vera beserta bawahannya mengangguk dan mulai mengemasi makanan dan membungkusnya lalu memasukkannya ke dalam bagasi mobil William
"Sudah kami lakukan tuan" ujar Vera
William tak menjawab dan langsung menarik tangan Alisha masuk ke dalam mobil
"Tuan jangan tarik-tarik tangan saya, saya juga bisa sendiri tuan" ujar Alisha
William tak menggubris perkataan Alisha dan membuka pintu mobil kemudian memasukkan Alisha dan menutup pintunya
Kemudian ia masuk pula di pintu sebelahnya dan menutupnya
Ia memasang sabuk pengaman mobil dan melihat Alisha yang terus melihatnya tapi belum memasang sabuk pengaman
__ADS_1
"Ckkkk... kau ini tidak bisa ya pasang sabuk pengaman" ucap William dan mendekatkan wajahnya ke wajah Alisha dan mengambil sabuk pengaman di samping Alisha dekat pintu mobil dan memasangnya
Wajah Alisha tiba-tiba saja menjadi memerah
Astaga!!!!! wajahnya hampir sama sekali tidak berjarak denganmu gumam Alisha panik
"Tuan.... tolong jangan dekat-dekat, anda membuat ku takut" ujar Alisha gugup
William menjauhkan wajahnya dari wajah Alisha dan menyandarkan kepalanya di tangannya yang ia letakkan di kemudi mobil
"Oh ya? apa yang membuatmu takut? apa aku terlihat tampan? atau apa kau menyukaiku?" tanya beruntun William merasa narsis
"Tuan memang tampan dan memang benar saya menyukai tuan tapi hanya sebagai atasan dan bawahan tapi yang membuat saya takut itu adalah tadi waktu tuan pasang sabuk pengaman ini saya merasa jantung saya berdetak kencang takut takut akan serangan jantung" lirih Alisha menunduk dan menggigit bibir bawahnya
Mata William terbuka lebar melihat Alisha menggigit bibir bawahnya, terlihat seperti sedang menggodanya
William kembali menutup matanya agar tidak melihat itu dan ia menekan kuat tangannya sendiri dengan kuku tajamnya untuk menahan keinginannya melakukan hal tak senonoh pada Alisha
"Tuan William!!! jangan lakukan itu atau tangan tuan bisa berdarah" seru Alisha dan meraih tangan William dan mengambil tisu basah dekat dashboard mobil
"Kenapa kau peduli?" tanya William
"Tentu saja saya peduli tuan, anda kan atasan saya sekaligus yang punya perusahaan tempat saya bekerja mana mungkin kalau anda terluka dan saya melihatnya tapi tidak melakukan apapun" jawab Alisha dan terus mengelap sedikit darah yang keluar dari telapak tangan William
Tuan kenapa ya? di obati kok malah di tarik kembali tangannya? apa jangan-jangan dia malu dengan ku? ah itu tidak mungkin mana mungkin dia malu dengan office girl biasa seperti aku gumam Alisha
"Dimana rumahmu?" tanya William dengan pandangan lurus kedepan
"Saya tinggal di apartemen dekat kantor pak" jawab Alisha
"Apa kau tinggal sendiri?" tanya Alisha
"Kemarin saya tinggal dengan kakak saya tapi tadi pagi dia berangkat pagi-pagi katanya ada urusan jadi beberapa hari ini sepertinya saya harus tinggal sendiri" jawab Alisha menjelaskan
"Aku hanya bertanya apakah kau itu tinggal sendiri atau tidak bukan minta dijelaskan" ujar William dan terus menatap lurus kedepan
Tuan William ini sangat aneh baru tadi waktu makan dia tertawa denganku lalu dia bilang jangan memanggilnya tampan atau kalau tidak dia akan menerkam mu dan sekarang dia jadi dingin lagi, benar benar aneh tuan William ini ketus Alisha dalam hatinya
Sesampainya di depan gedung apartemen....
__ADS_1
"Apa ini gedungnya?" tanya William
"Benar tuan, kalau begitu saya permisi dulu ya mengambil itu" ujar Alisha dan menunjuk makanan di bagasi mobil kemudian membuka pintu dan turun
Alisha berjalan ke arah belakang mobil dan mencoba untuk membuka bagasi
"Aduh..... susah sekali membukanya" gerutu Alisha
Sepasang tangan membantu Alisha untuk membuka bagasi dan bagasi terbuka
"Buka bagasi saja tidak bisa" ujar William
"Buka tidak bisa tuan tapi belum bisa hehehehe" jawab Alisha cengengesan
Di dalam bagasi ada empat keranjang makanan karena banyaknya makanan tersisa di rumah William
Alisha mengambil dua keranjang lalu meletakkannya di tanah lalu menurunkan lagi dua keranjang ke tanah kemudian menutup bagasi
"Sekarang tuan pulang saja lagi dan bersiap-siap ke kantor, ini sudah mau siang" ujar Alisha
"Siapa di sini bos-nya?" tanya William dingin
"Tuan" jawab Alisha mulai takut
"Lalu kenapa kau memerintahku?" tanya William
"Eh bukan begitu tuan, maksud saya itu baik saya hanya tidak mau tuan terlambat masuk kantor" jawab Alisha mulai panik dengan yang ia katakan barusan
"Dengar ya!! itu perusahaan ku kapanpun aku mau datang terserah ku dan terserah aku mau datang jam berapa dan pulang jam berapa jadi jangan ikut campur!" seru William dan masuk kembali ke mobilnya meninggalkan gedung apartemen
"Kok tuan William marah ya? apa aku salah bicara?" tanyanya sendiri sambil menatap mobil William melaju meninggalkan gedung apartemen
"Ah mungkin menurut tuan aku yang salah kali, sebaiknya aku letakkan dulu ini dan pergi lagi ke kantor atau aku bisa dipecat karena terlambat" ujar Alisha dan dengan cepat ia mengambil dua keranjang di tangan kirinya dan dua keranjang di tangan kanannya
Dia memasuki lift, sekitar dua menit kemudian lift terbuka dan Alisha berjalan keluar menuju kamar apartemennya dengan berjalan pelan karena takut akan keranjangnya akan jatuh sangking beratnya
***PLEASE DUNK JANGAN PELIT NGELIKE NYA KALAU BISA COMENT JUGA YA!
KALAU ENGGAK VOTE JUGA ENGGAK APA-YANG PENTING DI LIKE YA!
__ADS_1
AUTHOR CAPEK TAHU NGETIKNYA BELUM LAGI BUAT RANCANGAN CERITANYA JADI MOHON DUNK DI LIKE AND COMENT
MAAF YA KALAU BERSIFAT MAKSA TAPI KALAU ENGGAK COMENT JUGA ENGGAK APA-APA YANG PENTING DI LIKE***