Takdir Cinta Alisha

Takdir Cinta Alisha
Episode 2


__ADS_3

Sesampainya mereka di kediaman William....


Alisha dibuat terkejut dan tercengang melihat rumah William sangatlah besar dan megah seperti istana


"Sebelumnya aku minta maaf karena lancang menanyakan ini, apakah kau anak presiden?" tanya Alisha yang masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya


"William itu bukan anak presiden tetapi dia adalah CEO dari beberapa perusahaan teknologi terkenal di Eropa dan juga dia adalah mafia kejam kelas kakap!" ujar Daren


"Ooh, begitu" ujar Alisha dengan wajah datar sambil mengambil tasnya dari mobil


"Tunggu, apa kau tidak takut padaku?" tanya William saat ia melihat wajah datar Alisha


"Kenapa aku harus takut pada tuan, aku disini hanya bekerja dan soal tuan adalah mafia aku akan merasa tetap aman jika tuan tidak menganggap ku sebagai musuh tuan" jawab tenang Alisha


"Ya sudah, kau masuk dulu dan cari pelayan dan tanyakan padanya dimana kamarmu katakan padanya bahwa aku yang menyuruh mu!" titah William


"Baiklah, tuan aku permisi dahulu" ucap Alisha dan melangkah masuk


"William, jika dilihat lihat wanita karung itu cantik juga ya" ucap Daren sambil tersenyum


"Jika kau mengatakan lagi maka aku akan menghabisi mu!" ujar William sambil menjitak kepala Daren dan melangkah masuk


"Huh, dia selalu melarangku mendekati wanita cantik dan sekarang ada wanita karung masa sekarang dia juga melarang ku!" ucap Daren kemudian ia pergi


Saat Alisha sampai di dalam rumah William ia semakin dibuat terkejut melihat isi rumah dan dekor yang sangat fantastik dan juga melihat banyak pelayan yang berseragam


"Maaf, apa kalian tahu dimana ibu pelayan rumah ini?" tanya Alisha


"Saya nona" jawab salah seorang dari mereka


Alisha menoleh dan ia melihat seorang wanita paruh baya


"Saya disuruh tuan mencari nyonya menunjukan kamar saya!" ujar Alisha lemah lembut


Pelayan rumah itu menatap Alisha dari atas sampai bawah yang ia lihat hanya sepotong kain yang menutupi seluruh tubuh Alisha dan yang tidak tertutup hanya wajah dan telapak tangannya dan ia baru ingat apa yang dikatakan William


"Baiklah nona, saya akan mengantarkan anda ke kamar anda" ucap nyonya pengurus rumah


Mereka menuju lantai 2 dan mengarah ke kamar no.3 dan nyonya pengurus rumah membawa Alisha kekamar tersebut


'Subhanallah, bahkan kamar untuk pembantu saja semewah ini' gumam Alisha


"Nona ini kamar anda dan saya permisi dulu!" ucap ibu pengurus rumah


"Tunggu, siapa nama nyonya? saya Alisha" tanya Alisha


"Saya Vera nona Alisha dan saya harus pergi dahulu" jawab Vera kemudian pergi

__ADS_1


"Baiklah nyonya Vera saya akan beristirahat dulu" ucap Alisha dengan tersenyum dan menghantar Vera ke luar kamarnya dan menutup pintu


'Ternyata kekasih tuan William itu wanita berhijab ya' gumam Vera


Sementara William yang melihat Vera


"Vera, apakah kau sudah mengantarnya?" tanya William


"Sudah tuan" jawab Vera dan tanpa menjawab William langsung pergi


Keesokan harinya setelah melaksanakan shalat subuh, Alisha bersiap siap memasak untuk William dan juga mengepel lantai dan lain lain yang harus dilakukan pelayan


Ketika William baru bangun tidur dan bersiap siap untuk sarapan ia terkejut melihat Alisha mengepel lantai dan berteriak


"Vera, dimana kau!" ujar William sambil berjalan di tangga menuju lantai bawah


Vera bersama bawahannya mendengar teriakan William langsung berlari menuju ruang tamu dan juga Alisha sangat terkejut dan ia berpikir apa yang William teriakan


"Ada apa tuan William?" tanya Vera dengan gugup


"Kalian ini semuanya sangat malas hingga menyuruh dia mengepel aku akan memecat kalian semua!" ujar William dengan geram


"Sebelumnya saya minta maaf tuan William, tapi apa yang saya kerjakan ini adalah salah satu pekerjaan pelayan lalu kenapa tuan memarahi mereka?" tanya Alisha dengan wajah menunduk


"Siapa bilang kau bekerja disini sebagai pelayan?" tanya William dengan wajah yang sinis pada Alisha


"Kau bekerja disini sebagai istriku!" ucap William sambil melangkah ke meja makan


Mendengar jawaban itu, Vera beserta bawahnya sangat terkejut tapi tidak untuk Alisha dia masih memasang wajah datar


William berjalan menuju meja makan dan duduk di kursinya


William memulai makannya dan ia sangat terkejut dengan rasanya dan berteriak


"Kalian ini semua pemalas jika tidak ingin memasak maka aku akan memecat kalian hingga kalian memesan makanan dari catering!" ujar William dengan sangat geram


"Maafkan saya lagi tuan, sayalah yang memasak makanan itu jika tuan tidak menyukainya maka dengan lapang dada saya akan menerima pemecatan saya" ujar Alisha yang masih memasang wajah datar


'Jadi dia yang memasak, hasil masakannya sangat lezat!' gumam William


"Aku tidak akan memecat kalian semua, jadi pergilah semuanya kecuali nona Alisha!" ujar William sambil menatap Alisha


Vera beserta bawahannya pergi dari ruang makan dan yang tinggal hanya William dan Alisha


"Kau bersiap siaplah hari ini kita akan menikah!" ujar William sambil menyendok makanan ke mulutnya


"Maafkan saya sebelumnya tuan tapi jika tuan hanya ingin membalas budi soal kemarin lebih baik dengan mengijinkan saya bekerja disini sebagai pelayan" ujar Alisha dengan wajah yang datar

__ADS_1


'Kenapa wanita ini tidak ingin menikah dengan ku? apa dia tidak suka uang? atau mungkin aku tidak tampan? atau apa mungkin dia tidak seperti wanita lainnya?' tanya beruntun William dalam hatinya sambil menatap wajah Alisha


"Tidak bisa, kau harus menikah dengan ku hari ini juga!" jawab William dengan suara keras


"Tapi kau tidak bisa menikah dengan ku tuan!" jawab Alisha dengan wajah datar


"Kenapa tidak bisa?" tanya William


"Dalam agama saya, jika menikah berbeda agama tidak sah tuan!" jawab Alisha


"KALAU BEGITU HARI INI SEBELUM AKU MENIKAH DENGANMU AKU AKAN MASUK ISLAM!" jawab William dengan wajah merah padam dan melangkah ke kamarnya


Di kamarnya, William menelpon Daren


"Daren, kau cari orang yang bisa membuatku masuk Islam! aku memberikan mu waktu hingga siang ini!' ujar William setengah berteriak


Siang itu, datang seorang ustadz ke kediaman William Killstove dan bertanya


"Aku di telpon seseorang untuk datang kesini karena ada orang yang ingin memeluk Islam apakah benar?"


Alisha yang mendengar itu langsung tahu siapa yang dimaksud ustadz itu dan William yang berada di lantai 2 langsung berteriak


"Aku! tunggu aku sebentar!" ujar William sambil melangkah ke lantai bawah dan menemui ustadz


"Apa yang harus aku lakukan untuk masuk Islam?" tanya William sedangkan Alisha memerhatikan mereka dan masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan William tadi pagi


"Pertama anda harus mengucap dua kalimat syahadat, kemudian dilanjutkan dengan mandi besar, kemudian anda harus mengerjakan salat, dan yang terakhir adalah khitanan" ucap ustadz menjelaskan


"Baiklah, aku setuju tapi aku tidak tahu caranya" ujar William


"Anda tidak perlu khawatir tuan, saya akan mengajarkan anda!" ucap ustadz itu dengan tersenyum


Kemudian William melakukan semua persyaratan itu dan ia sudah dinyatakan sah memeluk agama Islam


Malamnya, William mendekati Alisha di dapur dan wajah Alisha tampak sedikit terkejut tapi ia masih memasang wajah datar


penasaran seperti apa episode selanjutnya?


like and coment ya biar penulis semangat


kalau yang ini visual Alisha pas dia jadi pelayan di rumah William.



Kalau yang ini visual William pas dia sudah jadi mualaf tapi masih pake pakaian mafia


__ADS_1


__ADS_2