
Kimberly berjalan dengan cepat menuju kamarnya. Setelah tiba di dalam kamar, ia lalu mengambil ponselnya dan langsung menghubungi seseorang.
" Halo! " Ucapnya pada seseorang di sebrang sana
" Kamu cari tau informasi tentang gadis bernama Claresta Eren sekarang juga! Aku akan mengirimkan foto nya padamu. Pokoknya cari tau semua informasi tentang gadis itu! Jangan sampai ada yang terlewat! " Ucapnya pada seseorang melalui telepon
Kimberly langsung menutup panggilan itu. Ia lalu kembali menatap kertas yang ada ditangannya dengan tatapan yang tajam.
" Kalau sampai dugaanku ini benar, akan ku beri pelajaran gadis s*alan itu! " Bisiknya sambil meremas kertas yang ada di tangannya.
" Bu.. Bu Laura??! " Panggil Cla terkejut
Laura pun mendongakkan kepalanya, dan menatap Cla yang kini berada di hadapannya.
" Ka.. Kamu kan gadis yang ada di supermarket itu. " Ucapnya kaget
" Iya, saya Claresta. Kita pernah mengobrol di depan supermarket 2 hari yang lalu. " Ucap Cla
" Ah iya aku ingat! Ternyata kita bertemu lagi. " Ucap Laura
Cla lalu membantu Laura berdiri.
" Apa Anda baik-baik saja? Kenapa anda bisa terjatuh seperti ini? " Tanya Cla
" Iya aku tidak apa-apa. Tadi aku berjalan sambil melihat ke arah danau. Karena terlalu fokus menatap danau itu, aku jadi tidak memperhatikan jalan. Lalu aku pun tersandung batu dan langsung terjatuh. " Jelas Laura
" Syukurlah anda tidak apa-apa. " Ucap Cla
Xavier lalu menghampiri mereka berdua.
" Anda baik-baik saja bu? " Tanya Xavier pada Laura
" Iya, aku baik-baik saja tampan. Kalian sedang apa disini? Apa kalian sedang berkencan? " Tanya Laura sambil tersenyum
" Iya " Jawab Xavier
" Tidak! " Ucap Cla cepat
" Aduh.. Kenapa kalian berdua selalu bertengkar sih. Tidak baik jika pasangan kekasih selalu bertengkar seperti ini. " Ucap Laura
" Kami bukan pasangan kekasih! " Jawab Cla
" Iya bukan. Tapi kami sebentar lagi akan menjadi pasangan suami istri. " Jawab Xavier cepat
" Tutup mulutmu! " Bentak Cla emosi
__ADS_1
" Aduh! Pinggang ku jadi tambah sakit karena melihat kalian berdua berdebat terus. " Ucap Laura sambil memegang pinggangnya lagi
" Ah.. Maaf Bu, kalau begitu kita duduk di kursi dulu ya. " Ucap Cla
Cla lalu membimbing Laura menuju kursi panjang yang mereka duduki tadi.
" Syukurlah.. akhirnya aku bisa bertemu dengan Bu Laura lagi. Kemarin aku mencoba menghubungi nomor yang anda kasih, tapi ternyata nomornya sudah tidak aktif. " Ucap Cla
" Ah iya, aku salah memberi kartu nama kemarin. Itu kartu namaku yang lama, sebelum aku mengganti namaku menjadi Laura. " Jawab Laura
" Mengganti nama? " Ucap Cla bingung
" Iya. Aku mengganti namaku setelah kejadian itu. " Ucap Laura
" Kejadian apa? Apa yang sedang kalian bicarakan? " Tanya Xavier yang ternyata sedari tadi mendengar pembicaraan Cla dan Laura
Cla lalu menoleh ke arah Xavier. Ia tidak mungkin menanyakan masalah mengenai keluarga Maurer di hadapannya langsung.
Lagipula Cla juga tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan nya untuk bertanya langsung pada Laura mengenai masa lalu keluarga itu.
" Xavier.. Bisakah aku minta tolong. " Ucap Cla
Cla hanya memutar bola matanya jengah mendengar Xavier yang selalu memanggilnya dengan sebutan sayang.
" Terserah padamu! Bisakah kamu membelikan minuman untuk aku dan juga Bu Laura? " Ucap Cla
" Tentu saja. Kalau begitu aku belikan dulu minuman nya ya. Mau minuman rasa apa? " Tanya Xavier
" Terserah kamu saja. " Jawab Cla
" Baiklah " Ucap Xavier sambil mengangguk
Xavier lalu berbalik dan pergi meninggalkan mereka untuk membeli minuman.
" Dia laki-laki yang baik ya. Beruntung kamu mempunyai kekasih seperti dia. Sudah tampan, baik hati pula. " Ucap Laura tiba-tiba
Cla hanya menghembuskan nafasnya jengah mendengar ucapan Laura.
" Bolehkah.. aku menanyakan sesuatu pada anda? " Tanya Cla langsung
__ADS_1
" Silahkan. " Jawab Laura
" Mengenai obrolan kita waktu itu. Sebenarnya.. Apa yang terjadi saat istri sah Anthony melahirkan? Anda bilang, Kimberly dan istri sah Anthony sama-sama melahirkan di rumah sakit yang sama, dan juga di waktu yang bersamaan pula. Apakah.. Memang benar kejadian nya seperti itu? " Tanya Cla langsung
" Oh itu.. Iya, mereka memang melahirkan di rumah sakit yang sama, dan waktu yang sama pula. Sebenarnya.. aku ingin menceritakan semua nya padamu, hanya saja aku takut.. " Ucap Laura sambil menunduk
" Takut? Anda takut kenapa? Ceritakan saja padaku, aku janji tidak akan membocorkan nya pada orang lain. " Ucap Cla
Tiba-tiba Cla merasa khawatir, jika Laura tidak mau menceritakan semua kejadian yang sebenarnya terjadi di masa lalu. Cla lalu dengan cepat menggenggam tangan Laura dengan lembut.
" Jika ada sesuatu yang anda sesali di masa lalu, lebih baik anda perbaiki di masa kini. Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari karena telah menyembunyikan sesuatu yang merugikan banyak orang. Tidak ada salahnya anda berkata jujur, agar hati anda merasa tenang. Percayalah padaku Bu Laura.. Aku hanya sekedar ingin tau mengenai sebuah kebenaran. " Ucap Cla dengan tatapan yang sendu
Laura terdiam sejenak. Entah kenapa hatinya kini merasa sedikit tenang. Ia merasa, kini sudah saatnya ia menceritakan kejadian yang sebenernya terjadi di masa lalu pada seseorang.
" Baiklah.. Sebenarnya, jika aku menceritakan kejadian ini padamu.. Itu sama saja seperti membuka aibku sendiri. Mungkin setelah aku menceritakan hal ini padamu, kamu pasti akan merasa benci padaku. " Ucap Laura
" Tidak. Aku tidak akan membenci mu Bu.. " Ucap Laura lembut
" Jadi sebenarnya. Setelah istri sah Anthony melahirkan anaknya, dokter langsung memberikan anak itu padaku.. karena aku yang bertugas untuk membersihkan darah yang menempel pada tubuh bayi itu. " Ucap Laura
Ia lalu menghembuskan nafasnya, sebelum kembali melanjutkan ceritanya pada Cla.
" Setelah bayi itu dikeluarkan dari perut ibunya, dokter langsung memberikan bayi yang masih berlumuran darah itu padaku. Karena pada saat operasi secar itu berlangsung, istri Anthony kehilangan kesadarannya. Dan Anthony sendiri pun tidak ada di ruang operasi. " Lanjut Laura
" Jadi.. Istri Anthony melahirkan melalui operasi secar? " Tanya Cla
" Iya, karena tekanan darah istrinya itu sangat tinggi. Dan hasil protein urine nya pun sudah positif 1. Jadi dokter menyarankan nya untuk melahirkan melalui operasi secar. " Jelas Laura
Cla terdiam. Selama ini ia tidak pernah tau jika ibunya melahirkan melalui operasi secar. Apa karena ia sangat tertutup pada ibunya, jadi ia sampai tidak tau mengenai hal semacam ini.
" Dan saat dokter memberikan anak itu padaku, aku langsung membersihkan nya dan membedongnya. Lalu setelah itu.. Aku membawa anak itu ke ruangan bayi. Dan disana lah semua kesalahan ku di mulai.. " Ucap Laura sambil meneteskan air matanya
" Kesalahan? " Tanya Cla tidak mengerti
" Iya.. Saat aku tiba di ruangan bayi. Aku menukar anak itu dengan anak yang lain. " Ucapnya bergetar
" Ma.. Maksud anda?! " Ucap Cla tak percaya
" Jadi.. Sebelum operasi secar itu berlangsung. Ternyata dokter kandungan yang menangani istri Anthony telah bersekongkol dengan Kimberly. " Ucapnya
" Bersekongkol??? " Ucap Cla tak percaya
__ADS_1
Bersambung~