Takdir Yang Tak Terduga

Takdir Yang Tak Terduga
Part 58


__ADS_3

Pagi ini Cla kembali pulang ke rumah Anthony dengan menggunakan taksi. Ia lalu turun tepat di depan pintu gerbang dan hendak masuk ke dalam rumah. Namun saat ia akan masuk, tiba-tiba seorang satpam muncul dari balik gerbang itu dan langsung menghampirinya.


" Kamu.. pelayan di rumah ini kan? " Tanya satpam itu


" Iya. Kemarin saya izin cuti selama 1 hari. Dan hari ini saya datang kembali untuk bekerja. " Ucap Cla


" Oh.. baiklah. " Ucapnya sambil membuka kan pintu gerbang itu untuk Cla


Cla lalu masuk ke dalam dan langsung berjalan menuju pintu utama rumah itu.


Saat ia sudah hampir tiba di depan pintu, tiba-tiba Sofi datang menghampirinya dengan tatapan yang sangat tajam.


" Hebat sekali kamu ya! Bisa keluar masuk rumah ini dengan sesuka hatimu! Jangan mentang-mentang kamu merasa dekat dengan tuan Xavier, lalu kamu bisa berbuat seenaknya seperti ini! Walau bagaimana pun kamu itu tetap seorang pelayan di rumah ini! " Bentak nya pada Cla


" Saya tidak berbuat seenaknya. Saya cuti kemarin karena ada urusan yang mendadak. Saya harus menemani ibu saya di rumah sakit, karena tidak ada yang menjaganya. " Jawab Cla tenang


" Alah alasan! Memang aku sudah menduga nya dari awal. Wanita seperti kamu ini, pasti mempunyai niat yang terselubung. Kamu itu pasti sengaja mendekati tuan Xavier agar kamu bisa memanfaatkannya. Iya kan?! " Tuduh Sofi


Cla lalu menghembuskan nafasnya jengah mendengar tuduhan Sofi. Ia kemudian berjalan menghampiri Sofi dengan perlahan.


" Anda bilang saya punya niat yang terselubung? Bukankah.. yang punya 'niat yang terselubung' itu anda ya? " Tanya Cla pelan


" Hah? Apa maksudmu hah?! Lancang sekali kamu berbicara seperti itu padaku! " Teriak Sofi tak terima


" Bukankah memasukkan anak sendiri untuk bekerja di rumah ini adalah niat terselubung anda? " Tanya Cla sambil menatap Sofi dengan tajam


DEG


" Ap.. Apa maksudmu hah?! " Tanya Sofi terkejut


" Anda tidak usah berpura-pura tidak mengerti. Saya sudah tau semuanya. " Jawab Cla


" Kamu bicara apa hah?! Jangan mengalihkan pembicaraan! " Teriak Sofi murka


" Anak anda bekerja di rumah ini kan. " Jawab Cla cepat


Sofi terkejut dan langsung membelalakkan matanya.


" Jadi sebenarnya yang punya niat terselubung untuk mendekati Xavier itu bukan saya. Tapi anda dan juga anak anda. " Ucap Cla dingin


Sofi membeku di tempatnya. Tiba-tiba raut wajahnya terlihat sangat syok mendengar ucapan Cla tadi. Cla yang melihat itu pun hanya tersenyum sinis pada Sofi.


" Kalau begitu saya pamit ke dalam dulu ya bu. Saya mau menyelesaikan pekerjaan saya yang kemarin tertinggal. " Ucapnya


Cla lalu pergi dari hadapan Sofi yang masih terpaku di tempatnya. Sofi kemudian mengepalkan tangannya dengan kuat.


" S*al..! Apa dia sudah tau kalau Bela adalah anakku? Tapi.. Tapi dia tau darimana? " Bisik Sofi panik




Cla masuk ke dalam kamarnya. Ia lalu duduk di tepi ranjang dan mengambil ponselnya yang tersimpan di bawah ranjang.



Cla lalu membuka ponsel itu, dan melihat ada 1 panggilan tak terjawab yang tertera di layar ponsel. Itu adalah nomor ponsel perawat yang biasa bertugas untuk menjaga ibunya di rumah sakit.



Cla memang sengaja meminta nomor perawat itu untuk berjaga-jaga, jika suatu saat nanti ada orang yang tidak dikenal masuk ke dalam ruangan ibunya lagi. Seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu, ada seorang wanita yang mengaku sebagai kakak dari ibunya. Walaupun sampai saat ini Cla tidak tau pasti siapa wanita itu yang sebenarnya, tapi hatinya selalu merasa yakin.. Jika orang yang mengaku sebagai kakak dari ibunya itu adalah Kimberly.



Saat Cla hendak menghubungi perawat itu, tiba-tiba kepalanya terasa pusing.



" Ya ampun.. Kenapa tiba-tiba kepalaku pusing begini? " Bisik Cla

__ADS_1



Ia lalu membaringkan tubuhnya sebentar di atas kasur untuk meredakan rasa pusing di kepalanya.


Namun baru beberapa detik Cla terbaring, tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamarnya dari luar.



Tok tok tok



" Aish.. Mengganggu saja! " Bisik Cla kesal



Ia lalu bangkit dari tidurnya dan berjalan ke arah pintu. Cla lalu membuka pintu kamarnya, dan langsung terkejut saat melihat Sofi kini sudah berdiri di depan pintu kamarnya dengan raut wajah yang tidak bersahabat.



" Nyonya Kimberly menyuruhmu untuk membersihkan ruang kerja tuan Anthony yang berada di lantai atas, sekarang juga! " Ucapnya jutek



" Ruang kerja tuan Anthony? Bukankah itu tugas pelayan yang lain? Kenapa sekarang saya yang harus membersihkannya? " Tanya Cla bingung



" Kamu itu tidak usah banyak tanya! Kalau nyonya yang langsung menyuruhmu, berarti kamu harus menurutinya tanpa kecuali! Jadi sekarang cepat pergi ke lantai atas dan bersihkan ruang kerja tuan Anthony! " Bentak Sofi



Sofi pun berbalik dan langsung pergi dari hadapan Cla. Cla yang melihatnya langsung mengepalkan tangannya dengan kuat.




Ia lalu menutup pintu kamarnya, dan langsung pergi menuju ruang kerja Anthony yang berada di lantai atas.



Cla pun tiba di lantai atas sambil membawa peralatan kebersihan di tangan nya. Ia lalu berjalan menuju ruang kerja Anthony, dan langsung membuka pintu nya.



Setelah Cla masuk ke dalam, ia langsung membersihkan ruangan itu dengan cepat sambil sesekali memperhatikan keadaan sekitar.



Namun saat ia sedang fokus menyapu lantai, tiba-tiba terdengar suara pintu yang ditutup dengan keras dari belakang.



BRAK!



Cla pun menoleh ke arah pintu, dan mendapati sosok Kimberly yang sedang berdiri di sana sambil menatapnya dengan tajam.



" Akhirnya.. Kita benar-benar dipertemukan kembali, Claresta Eren! " Ucap Kimberly sambil menyeringai



Ia lalu berjalan dengan perlahan mendekati Cla yang masih berdiri di tempatnya. Cla pun tampak terlihat tenang, dan tidak ada raut ketakutan sama sekali di wajahnya.


__ADS_1


" Kenapa aku baru menyadarinya sekarang ya? Kalau dilihat dari tatapan matamu itu.. yang penuh dengan kebencian saat menatapku.. seharusnya aku bisa dengan mudah menebak siapa dirimu yang sebenarnya. Tapi sayang.. Aku terlalu tidak peduli dengan orang-orang rendahan seperti kalian. " Ucap Kimberly dengan ekspresi yang terlihat merendahkan Cla



Cla tersenyum saat mendengar ucapan Kimberly tadi.



" Kenapa kamu tersenyum? Apakah ini lucu? Oh.. Tentu saja ini lucu! Karena anak ingusan seperti dirimu ini, telah berani datang ke rumahku untuk mencoba membalaskan dendam ibunya.. Tapi nyatanya apa? Rencana mu itu bahkan belum terlaksana... Tapi rahasiamu sudah terbongkar duluan olehku.. Lucu kan?? Hahaha. " Ucap Kimberly sambil tertawa



" Kata siapa rencanaku belum terlaksana? " Tanya Cla sambil tersenyum meledek



Kimberly terlihat marah dan langsung menarik kerah baju Cla dengan kuat.



" Katakan! Apa tujuan mu datang ke rumahku hah?! Berani sekali kamu mencoba mempermainkan keluargaku! Apa kamu sadar, kamu ini sedang berhadapan dengan siapa hah?! " Bentak Kimberly



" Tujuanku? Kamu tanya apa tujuanku datang kemari? Tentu saja.. Tujuanku datang kemari untuk menghancurkan mu! " Ucap Cla pelan namun terdengar sangat tajam di telinga Kimberly



Kimberly lalu mendorong tubuh Cla dengan kuat, hingga Cla terdorong ke belakang dan jatuh ke lantai.



" Dasar gadis s\*alan! Kamu pikir kamu bisa menghancurkan ku hah?! Justru sebelum kamu mencoba nya, aku yang akan menghancurkan bocah ingusan seperti dirimu terlebih dahulu! " Teriak Kimberly



Cla lalu bangkit dari jatuhnya, dan menatap Kimberly dengan tajam.



" Aku memang tidak bisa menghancurkan mu secara langsung. Tapi aku akan membuatmu menghancurkan dirimu sendiri secara perlahan! " Ucap Cla dingin



" Hahaha... Kamu memang lucu ya. Dasar gadis sok angkuh! Tapi.. bagaimana jika aku menyakiti wanita yang sudah membesarkan mu itu ya? Apa wajahmu itu masih akan terlihat angkuh seperti ini? " Ucap Kimberly sambil tertawa mengejek



DEG



Cla terpaku di tempatnya, ia mulai mengepalkan tangannya dengan kuat.



" Apa kamu mengancam ku? " Tanya Cla dingin



" Kenapa? Kamu takut? Hahaha... Kamu pasti takut dengan ancaman ku ini kan? " Ucap Kimberly sambil tertawa



" Jangan berani-berani menyentuh ibuku! Jika kamu berani mengusik nya sekali saja, maka aku akan membongkar semua rahasia licik mu di masa lalu! " Ucap Cla tajam



Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2