
Xavier baru saja ke luar dari kamarnya. Ia lalu berjalan menuju kamar Cla untuk memastikan jika Cla sudah pulang ke rumah atau belum.
Saat ia sudah berada tepat di depan pintu kamar Cla, Xavier langsung mengetuk pintu itu. Namun setelah beberapa detik menunggu, tidak ada orang yang menyaut sama sekali.
" Apa dia belum pulang ya? " Bisik Xavier
Xavier lalu berjalan menuju ke ruang tengah. Saat ia sudah hampir tiba di ruang tengah, Xavier tak sengaja berpapasan dengan Sofi di sana.
" Bu Sofi, apakah Claresta sudah pulang ke rumah? " Tanya Xavier langsung
" Sudah tuan. Sepertinya.. tuan sangat perhatian sekali pada Claresta ya. " Ucap Sofi sambil memaksakan seulas senyum
" Aku hanya bertanya saja bu. Lalu sekarang Claresta ada dimana? " Tanya Xavier lagi
" Seingat Bu Sofi, tuan itu tidak pernah peduli pada setiap pelayan wanita yang ada di rumah ini. Tapi kenapa sekarang.. Tuan Xavier terlihat begitu peduli sekali pada Claresta, apa tuan menyukainya? " Tanya Sofi pura-pura penasaran
" Sudah ah Bu Sofi, aku sedang tidak mau membahas soal itu. Bu Sofi tinggal jawab saja pertanyaan ku tadi. " Ucap Xavier sambil tersenyum
" Dia sedang membersihkan ruang kerja tuan Anthony di lantai atas. " Jawab Sofi cepat
" Ruang kerja papah? Tumben Cla ditugaskan untuk membersihkan ruang kerja papah? " Tanya Xavier heran
" Nyonya Kimberly sendiri yang menyuruhnya untuk membersihkan ruang kerja tuan Anthony. " Jawab Sofi
" Mamah yang menyuruhnya? Kenapa mamah menyuruh Cla untuk membersihkan ruang kerja papah? " Tanya Xavier curiga
" Bu Sofi tidak tau tuan, tuan tanya saja langsung pada nyonya Kimberly. Kalau begitu Bu Sofi pamit ke ruangan Bu Sofi dulu ya. " Ucap Sofi
" Ah iya silahkan Bu. " Jawab Xavier
Sofi lalu berbalik dan pergi dari hadapan Xavier. Sementara Xavier masih terdiam di tempatnya sambil menautkan alisnya.
" Kenapa mamah menyuruh Cla membersihkan ruang kerja papah? Sepertinya ada yang tidak beres. " Bisik Xavier
Ia lalu memutuskan untuk pergi ke ruang kerja Anthony dan menemui Cla di sana.
Sementara itu di ruang kerja Anthony~
" Jangan berani-berani menyentuh ibuku! Jika kamu berani mengusik nya sekali saja, maka aku akan membongkar semua rahasia licik mu di masa lalu! " Ucap Cla tajam
" Rahasia licik di masa lalu? Apa maksudmu hah? " Tanya Kimberly bingung
__ADS_1
Cla lalu berjalan dengan perlahan mendekati Kimberly. Saat ia sudah berdiri tepat di hadapan Kimberly, Cla langsung tersenyum sinis padanya.
" Kamu memang wanita yang licik dan penuh dengan kebohongan Kimberly! " Ucap Cla tajam
" Apa?! " Teriak Kimberly
" Kamu tega berbuat jahat dan membohongi semua orang hanya demi dirimu sendiri. " Ucap Cla dingin
" Hei gadis s*alan! Sebenarnya apa yang kamu bicarakan? Lancang sekali kamu berbicara seperti itu kepada majikanmu hah! Oh.. Atau kamu lupa posisimu di rumah ini apa? Ingat ya! Kamu itu hanya seorang pelayan rendahan! " Ucap Kimberly emosi
" Bagaimana jika suamimu itu tau, kalau selama ini kamu telah membohongi nya? " Tanya Cla tiba-tiba
" Membohongi..? " Ucap Kimberly pelan
" Kamu.. Kamu sudah bersekongkol dengan dokter kandungan yang dulu menangani persalinan ibuku kan?! " Ucap Cla tajam dengan suara yang mulai bergetar
Kimberly membelalakkan matanya dan terlihat syok mendengar ucapan Cla. Ia lalu mundur beberapa langkah, dengan ekspresi wajahnya yang terlihat mulai panik.
" Kenapa? Apa kamu terkejut dengan perkataan ku tadi? Atau kamu merasa terkejut karena aku sudah mengetahui semua fakta itu? " Ucap Cla menyeringai
Ia lalu melangkah maju mendekati Kimberly, namun Kimberly terus berjalan mundur menjauhi nya.
" Kenapa kamu menghindar? Apa kamu takut? " Tanya Cla sambil terus mendekati Kimberly
Cla lalu mendorong tubuh Kimberly ke arah tembok dan mencengkram bahunya dengan kuat.
" Katakan padaku yang sebenarnya! Xavier bukan anak kandungmu kan?! " Teriak Cla lagi
DEG
Tubuh Kimberly tiba-tiba bergetar dengan hebat. Ia lalu menggelengkan kepalanya kuat.
" Tidak mungkin! Dari mana.. Darimana kamu tahu soal masalah ini! " Bentak Kimberly panik
" Kamu tidak perlu tau aku mengetahui nya darimana! Cukup jawab pertanyaan ku saja dengan jujur! Xavier adalah anak kandung dari Anthony Maurer dan Camelia Eren yang sebenarnya kan?! Lalu.. kamu menukar Xavier dengan anak perempuan yang sudah kamu siapkan di ruang bayi..! DAN ANAK PEREMPUAN ITU ADALAH AKU! Iya kan?! " Teriak Cla sambil menangis
" Katakan padaku siapa yang memberitahumu soal ini?! " Teriak Kimberly tiba-tiba sambil menghempaskan tangan Cla yang sedang mencengkram bahunya dengan kuat
Cla yang tidak bisa menahan tangisnya langsung jatuh terduduk di lantai. Ia mulai terisak, saat mengingat kembali kenyataan pahit yang baru saja ia ketahui.
Kimberly yang melihat Cla mulai menangis, langsung menghampirinya dan mencengkram pipi Cla dengan kuat.
__ADS_1
" Hei gadis s*alan! Katakan padaku.. Darimana kamu tau soal masalah itu hah?! JAWAB! " Teriak Kimberly marah
BRAK!
Tiba-tiba terdengar suara pintu yang di dobrak dari luar. Kimberly pun menoleh kebelakang, dan langsung terkejut saat melihat sosok pria yang kini sedang berdiri di depan pintu sambil menatapnya dengan tajam.
" Apa yang mamah lakukan! " Teriak Xavier
Xavier terkejut saat melihat Cla kini sedang terduduk di lantai sambil menangis. Dan matanya pun langsung tertuju pada tangan Kimberly yang sedang mencengkram pipi Cla dengan kuat.
" Xavier.. " Bisik Kimberly terkejut
Xavier lalu dengan cepat menarik tangan Kimberly dan menjauhkannya dari Cla.
" Apa yang mamah lakukan pada Cla?! Aku tidak menyangka mamah bisa sejahat ini! " Bentak Xavier
Ia lalu berlari ke arah Cla dan langsung memeluknya. Cla pun semakin terisak di pelukan Xavier.
" Cla, katakan padaku.. Apa yang sudah mamah lakukan padamu? Kenapa kamu sampai menangis seperti ini? Apa mamah telah berbuat jahat padamu? " Tanya Xavier khawatir
Cla terdiam. Ia lalu menatap Kimberly dengan raut wajah yang sangat ketakutan. Kimberly pun hanya mematung di tempatnya sambil menatap Cla dengan tajam, seolah mengisyaratkan nya untuk menutup mulutnya agar tidak berbicara apapun pada Xavier.
Dan tak berapa lama, Cla langsung menunjukkan senyum liciknya pada Kimberly. Ia lalu menatap Xavier dan mulai kembali terisak.
" Jangan takut Cla, katakan yang sejujurnya.. Apa yang sudah mamah lakukan padamu! " Ucap Xavier tak sabar
" Dia.. Dia menamparku dan menyiksa ku Xavier.. Hiks.. Hiks.. " Ucap Cla sambil menangis tersedu-sedu
" Apa?! " Ucap Xavier kaget
" Dia mendorong ku ke lantai, dan mulai menampar dan menyiksa ku.. Hiks.. Hiks... Aku takut.. Hiks.. " Ucap Cla sambil terus menangis
" Dasar gadis s*alan! Berani sekali kamu menuduhku hah! Dia bohong Xavier! Dia berbohong! Mamah tidak menyiksanya! " Teriak Kimberly tak terima
" Mamah.. Aku tidak menyangka mamah bisa sejahat ini pada Cla! Mamah benar-benar kejam! Ini tidak bisa dimaafkan! Aku akan mengadukan ini pada papah! " Bentak Xavier pada Kimberly
Kimberly terlihat panik dan langsung menggelengkan kepalanya.
" Mamah tidak melakukan itu Xavier! Gadis itu berbohong! " Teriak Kimberly tak terima
Cla yang masih menangis dalam pelukan Xavier, langsung melirik ke arah Kimberly dan mulai menunjukkan senyum licik nya pada Kimberly.
__ADS_1
" Akan ku buat kamu menderita secara perlahan, Kimberly! " Ucapnya dalam hati
Bersambung~