TEMAN RASA PACAR

TEMAN RASA PACAR
Part 1 , Kata Pengantar.


__ADS_3

Novel ini adalah sebuah cerita tentang rasa yang terpendam dalam dada karena bibir tak berani mengungkapkannya. Tetapi dirinya terlalu sempurna untuk didiamkan saja. Namun tangan dan bibir ini tidak kuat mengucapkan kata yang mewakili perasaan hati. Dan inilah cerita cinta seorang Pemuda di seragam Abu-abu.


***


Aku menyukai seorang temanku yang sangat baik. Dia adalah seorang teman yang telah mengubah hidupku menjadi yang lebih baik dari yang dulu. Aku menyukai temanku ini. Aku sangat menyukainya, tetapi untuk memilikinya adalah perjuangan bagiku untuk mengikatnya menjadi kekasihku.



Temanku ini seperti malaikat liar yang susah untuk ditebak setiap gerak-geriknya dan setiap tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan. Namun semua itu butuh selaksa kesabaran untuk bisa menjinakkan serigala liar yang belum bertuan.


Ada padanya segala yang selama ini aku cari dan dari padanya diberikan Tuhan segala yang selama ini aku minta. Sehingga aku percaya sesuatu yang indah telah diatur untuk setiap langkah semua manusia di bumi.


Dia teman yang sangat sepesial bagiku karena bersamanya aku mengetahui indahnya warna-warni pelangi kehidupan. Indahnya rembulan dimalam hari dan indahnya terjatuh dan bangkit lagi.


Karena itu ikuti aku dalam cerita ini mampukah aku mengungkapkan cinta kepadanya. Mampukah aku menggenggam tangannya dan berkata kepada orang-orang dengan sombong bahwa dia yang kamu sukai adalah dia yang selalu memanggilku sayang saat matahari terbit di ufuk timur.

__ADS_1


Ahhh... Ini benar-benar kegilaan dalam percintaan yang telah aku rasakan hingga aku lupa menyebutkan namaku kepada kamu yang sedang membaca ceritaku ini.


Perkenalkan namaku adalah Rhido Padrepio, biasa dipanggil Rhido dan terkadang aku dipanggil Pio oleh orang-orang tersayangku di rumah. Aku lahir tanggal 20 oktober 1999 disuatu tempat yang penuh dengan cinta dan kasih sayang.


Sedikit tentang peribadiku, aku hobby bermain bola volly akan tetapi aku adalah anak yang sedikit pemalu, gengsian dan tidak berani berbicara didepan umum. Karena kebiasaan sering mendiam dan duduk menyendiri, aku menjadi sangat suka menulis sehingga aku menjadi pandai memainkan kata-kata aksara. Namun semua kekuranganku itu telah berubah setelah aku mengenal dia yang sebelumnya telah aku ciritakan.


Dan ini adalah sebuah cerita dan sebuah kisah klasik cintaku dimasa SMA dengan seorang sahabat yang mengajarkanku apa artinya perjuangan. Seorang sahabat yang telah mengubah langkahku dari jalanku yang dulunya berliku, maksudnya dulu pendiam dan lebih suka menyendiri, sekarang menjadi sosok yang banyak bicara dan bercerita. Menjadi yang paling ramah dan menjadi yang paling diinginkan.


Awalnya cerita ini aku hanya ingin menyimpannya secara pribadi dan aku tidak ingin mengumbar-umbarkannya akan tetapi setelah aku pikir-pikir mungkin ini akan bermanfaat bagi orang lain. Dan mungkin dapat dipetik beberapa contoh untuk diteladani.


Ceritaku ini bersama seorang sahabatku yang baru aku kenal. Sahabatku itu bernama Wulanti Mau, biasa dipanggil Wulan dan berulang tahun pada tanggal 26 Oktober 1999. Sahabatku ini hobbinya bernyanyi dan juga suka menulis seperti aku.


Wulan adalah anak yang berani, ramah dan tidak sombong tetapi terkadang cuek dengan hal-hal yang tidak penting. Wulan juga anak yang sangat pintar di kelasku. Dan tentunya dia sangat manis sekali kayak madu yang baru saja diambil dari pohon sehingga masih sangat segar.


Tetapi ada satu hal yang membuatku selalu benci adalah dia itu sukanya ngambek gak jelas dan juga cuek. Tetapi anehnya, hal itu hanya terjadi kepadaku saja sedangkan kepada yang yang lainnya terasa baik-baik saja. Malahan ia terlalu amat sangat ramah dan murah senyum. Aku heran, kenapa dia tega membuatku seperti itu atau mungkin aku spesial kali yaa.

__ADS_1


Ibarat kata Wulan itu seperti Belanda ketika menjajah tanah Indonesia. Menghukum aku dengan selaksa rasa penasaran yang selalu aku cari-cari artinya. Dan untuk memenangkannya butuh perjuangan dan kesabaran tinggi seperti jenderal Soedirman yang berperang dengan cara girilia. Jadi untuk mendapatkan hatinya mungkin harus dilakukan dengan pelan dan perlahan.


Bersamanya hari- hariku semakin indah.


Bersamanya semua hari jadi menyenangkannya. Bersamanya aku selalu merindukan hari esok.


Dan bersamanya aku ingin merangkai kedamaian didalam sebuah bingkai ikatan "Kita telah dipersatukan Tuhan "


Penasarankan dengan ceritaku. Semoga aja sih kamu penasarana. Jika penasaran, ikuti aku terus dalam ceritaku ini ya. Semoga bermanfaat dan kamu menikmatinya.


sekali lagi mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan cerita ini. Sebab ada pepatah lama mengatakan tak ada gading yang tak retak dimuka bumi ini.


Semuanya pasti punya kesalahan karena itu sudah menjadi koadratnya kita sebagai manusia pada umumnya. Sekali lagi trimakasih atas kritik dan sarannya yang tertulis maupun tidak tertulis di komentar. See you.


Dear Wulan.

__ADS_1


From Rhido,


__ADS_2