
* Cerita dari sudut pandang Rhido.
" Aku akan menggunakan Yenny untuk mengetahui isi hati Wulan. "
" Apakah nanti dia akan cemburu kepadaku atau tidak."'
" Wulan, Aku hari ini berubah untuk membuatmu jatuh cinta kepadaku."
Aku mengambil handphone dan mencatatkan nomor Yenny. Aku menghubunginya....
" Hallo!!" Suara Yenny dalam telpon.
"Bisa bicara dengan Yenny??"" Aku bertanya kepada penerima telepon itu.
" Iya, aku Yenny, terus ini dengan siapa???" Tanya Yenny kepadaku.
"Aku Rhido!!" Aku menyebutkan namaku kepadanya.
" Oh,,, Rhido!!! Maaf aku gak tau." Kata Yenny kepadaku.
" Iya gak apa-apa!!" Kataku kepada Yenny
" Oya,, besok kita bisa bertemu sebentar kok.!!" Kataku kepada Yenny.
" Bisa sekali." Jawab Yenny kepadaku masih dengan sikap semangatnya seperti tadi pagi disekolah.
" Oke sampai ketemu besok disekolah." Kataku kepada Yenny.
" Oke,, daa.." Kata Yenny lagi kepadaku.
Wulan kita akan lihat sampai dimana kamu terus bersembunyi seperti itu.
* Cerita dari sudut pandang WULAN.
Hari ini terasa biasa-biasa saja hingga waktu istirahat berbunyi pun kami full dengan pelajaran.
" Permisi!!! " Seorang cewek telah berdiri di pintu kelas kami.
" Cari siapa??? " Kata lili yang saat itu duduk didepan pintu.
" Aku mau ketemu sama kak Rhido. Boleh!!!!" Dia menjawab Lili.
Untuk apa dia mencari Rhido, Sudah sedekat itukah mereka sehingga dia sampai datang menjenguknya kesini. Cewek itu Yenny.
__ADS_1
" Rhido!!! Ada yang nyariin kamu" Lili memanggil Rhido.
Saat Rhido memalingkan...
'' Eh kamu, udah datang iya ". Ayo kita pergi." Kata Rhido sambil membawa tasnya.
* Cerita dari sudut pandang Rhido.
Aku melihat kearah Wulan menatapku yang saat itu akan pergi tetapi kali ini bersama Yenny. "Biarin aja, biarin aja dia melihat." Ucapku didalam hati.
" Ayo ikut aku." Aku berkata kepada Yenny yang saat itu berdiri tepat dipintu kelasku.
" Kemana,,,???" Tanya Yenny kepadaku.
Aku hanya tersenyum dan mengedipkan satu mata kepadanya. Ketika Yenny mendapatkan perlakuan seperti itu dariku, terlihat ia begitu senang.
"Ayo kita ke perpustakaan sebentar untuk ngerjain tugas Mading " Tapi kali ini aku mengatakan itu dengan nada pelan biar gak kedengaran sama Wulan.
Ketika sampai di perpustakaan,,,,,
" Kamu bantu saya nulisin sebuah surat untuk kepala sekolah. Bolehkan???" Kataku kepada Yenny.
Aku mendengar ada gerak-gerik aneh dibelakang diantara beberapa rak buku, namun aku mengabaikannya saja.
" Ayo" Yenny mulai menulis diatas sebuah kertas valio bergaris yang telah saya siapkan.
________________________________________
Kepada,
YTH, Kepala Sekolah SMA Melati
di
Tempat.
Dengan surat ini, aku selaku ketua seksi Majalah dinding SMA Melati mengajukan sebuah permohonan sederhana kepada ibu untuk menggunakan beberapa fasilitas sekolah seperti:
* Satu buah papan tulis.
* Komputer sekolah
* DLL, Yang akan kami perlukan nanti.
__ADS_1
Mohon maaf bila saya telah lancang meminta ini kepada ibu. Dan bila ada kesalahan dalam penulisan dan bahasa pada surat ini, maka sekali lagi saya mohon maaf.
Sekian dan terimakasih.
Yang Bertanggung jawab
Ketua seksi Majalah dinding
ttd
Rhidolti Padrepio
___________________________________________
* Cerita dari sudut pandang WULAN,
Aku terus memperhatikan mereka saat itu dibalik lemari buku dibelakang mereka. Dan aku gak pernah menyangka Rhido benar-benar telah berubah dan dia sampai menuliskan surat untuk kepala sekolah.
" Kamu yang semangat, Rhido!!! Wulan ngapain kamu dukung dia." Bisik suara hatiku.
" Yenny, makasih iya, sudah mau bantuin saya melakukan ini," Kata Rhido kepada Yenny.
"Iya sama-sama" Kata Yenny membalas Rhido.
" Ayo pulang" Ajak Rhido kepada Yenny.
Ketika mereka akan keluar, aku sedikit berjalan kebelakang lemari yang lainnya dan membiarkan mereka pergi.
" Rhido, kamu memang benar-benar telah berubah sekarang" Ucapku didalam hati dengan tanpa disengaja.
Ketika setelah beberapa menit kemudian aku keluar menyusul mereka dan aku melihat Yenny telah masuk ke kelasnya tetapi kok Rhido gak keliahatan iya.
" Ah mungkin dia ke toilet. " Ucapku didalam hati.
Tetapi ketika saya melewati ruang kepala sekolah, aku melihat Rhido sedang duduk berhadapan dengan kepala sekolah. Entah apa yang mereka bicarakan aku tidak mengetahuinya.
Aku pun langsung terus ke kelasku karena saat itu waktu istirahat telah selesai. Sesaat kemudian Rhido datang dengan muka sumringah.
"Ada apa dengan Rhido iya???" Tanyaku didalam hati.
" Rhido .......
__ADS_1