TEMAN RASA PACAR

TEMAN RASA PACAR
BUAH KESABARAN


__ADS_3

* Cerita dari sudut pandang WULAN.


( Di tempat tinggal baruku.)


Hari ini adalah sebuah catatan baru bagiku, sebuah catatan yang belum pernah kujalani sebelumnya. Dalam hidupku aku tidak pernah tinggal sendiri. Meski ayah telah meninggalkanku selamanya tetapi selalu ada ibu yang menemaniku.


Tetapi kini aku harus menjalani kesendirian disebuah tempa yang masih asing dimataku.


Sebuah kehidupan dengan dinamika tantangan yang baru.


Hari ini, 1 September 2014, akan selalu tercatatkan didalam memori ingatanku tentang langkah yang baru dalam album perjalananku.


Dan dia yang kini berada disampingku ini akan ku jadikan catatan terpenting dalam hidupku.


" Rhido, mulai sekarang aku milikmu" ungkapku didalam hati seraya menatap Rhido yang saat itu mengikuti dari belakang.


" Ada apa kamu melihatku begitu??? Terpesona iya dengan ketampananku!!" kata Rhido menggodaku.


" Ihhh,,, ngaur aja kamu!!!" Kataku kepada Rhido.


Tetapi jujur aja Rhido sejak aku melukai hatimu saat itu, aku mulai menyukaimu. Kesabaranmu menantikan cintaku kini telah meluluhkan hatiku. " Rhido, aku mencintaimu." ungkapku didalam hati kepada pria disampingku itu.


" Wulan!!!" Kata Yanti dari dalam kamarnya.


" Yanti!!!" Kami berpelukan.


" Kamu mau kemana pagi-pagi begini!!!" Tanya Yanti kepadaku.


" Hay, Yanti!!!" Kata Rhido menyapa Yanti.

__ADS_1


" Wulan, Aku masukin koper kedalam dulu iya." Kata Rhido kepadaku dan aku membalasnya dengan menganggukan kepala.


" Aku sekarang jadi tetanggamu!!" kataku kepada Yanti.


Rhido membawa koperku kedalam kamar yang ada disamping kamar Yanti itu. Tentang kamar kosku yang baru ini Rhido sudah mengatur semuanya dan Rhido juga sudah membayar bulan pertama dengan uangnya.


" Benar-benar Calon suami yang baik!!!" Kata Yanti mengejekku.


" Aminnnn" Ucapku didalam hati sambil senyum-senyum.


" Anak ini ditanya kok malah senyum-senyum sendiri.!!! Kamu jatuh cinta iya sama Rhido." Kata Yanti saat itu kepadaku.


Aku tidak menjawab pertanyaan Yanti tetapi aku tidak menolak karena kenyataannya aku telah jatuh cinta kepada kepada Rhido.


" Yanti, aku kedalam dulu iya,!!!" Kataku kepada Yanti.


Didalam kamar Rhido sedang asik mainin Handphonenya. Sedang serius mengetik sesuatu pesan.


" Asik banget dengan HP " Kataku kepada Rhido saat itu. Iya sedikit kaget dengan suaraku itu.


" Ini ada pesan dari Yenny, katanya semua karya sastra teman-teman sudah terkumpulkan." Rhido menjelaskannya kepadaku.


Jujur aja saat mendengar nama Yenny dari bibir Rhido, hati terpukul mataku kosong, pikiranku berkelana tentang Yenny.


" Oooo" Jawabku singkat kepada Rhido.


" Kenapa,??? Cemburu iya.!!" Kata Rhido kepadaku.


Waktu itu masih sangat pagi dan bahkan ada yang belum bangun saat itu.

__ADS_1


" Wulan, aku keluar sebentar, Kamu siap-siap aja dulu." Kata Rhido kepadaku.


" Kamu mau kemana???" Tanyaku kepada Rhido yang saat itu hendak pergi, tetapi Rhido tidak menjawabku.


Aku membiarkannya pergi saat itu, aku mengeluarkan pakaian didalam koperku terus mengenakan pakaian seragamku. Aku menunggu Rhido karena katanya dia akan kembali cepat.


Gak lama kemudian Rhido telah kembali dengan ditangannya memegang sebuah kantong berisi dua bungkus makanan dan sebotol air minum.


" Rhido, gak usah repot-repot,!!" Kataku kepada Rhido.


" Ayo sini ikut makan atau gak saya habisin semuanya nanti." Kata Rhido sambil membuka bungkusan nasi itu.


" Iya deh, aku ikut makan" Kataku kepada Rhido.


Serunya pagi itu, bersama Rhido begitu bahagianya aku dalam kesederhanaan itu. " Rhido, kamu sudah berhasil membuatku jatuh cinta kepadamu" ucapku didalam hati dengan menatap Rhido.


" Cieee,,,, suami istri lagi makan iya..!!! " Ejek Deta yang tiba-tiba muncul dibalik pintu.


" Deeeeta" Kataku dengan nada malu.


" Sudah-sudah, ayo dilanjutin makannya, saya pergi mandi dulu." Kata Deta saat itu.


" Rhido, makasih iya.!!!" kataku kepada Rhido sambil mengambil nasi yang lengket dibawah bibirnya.


Rhido sedikit kaget dengan tingkahku itu dan langsung menepis tanganku.


" Itu ada nasi dibawah bibirmu." Kataku kepada Rhido dan dia sendiri langsung membersihkannya.


Setelah selesai kami pun berangkat kesekolah, tetapi aku memilih berjalan kaki bersama Yanti dan Deta. Sedangkan Rhido aku menyuruhnya pergi dahulu karena dia membawa motornya.

__ADS_1


__ADS_2