
Hari pertamaku digaris waktu dewasaku. Cerita dewasaku akan terukir mulai dari sekarang.
Pagi ini adalah pagi yang sangat bersejarah dalam hidupku dan pagi ini juga kakiku memulai langkahnya yang baru. Dimana aku akan melangkahkan kaki lagi dicerita Putih Abu-Abu.
" Ya Tuhan, semoga hari ini semuanya baik-baik saja" doaku memulai semuanya.
Oya tahun ini aku baru saja lulus dari bangku SMP dan dua minggu yang lalu, aku mendaftar di sebuah sekolah bernama SMA Melati yang berada di desa Melati. Sebelumnya aku bersekolah di SMP di desa Kembang, tetapi karena di desa Kembang tidak ada SMA jadi aku bersekolah di desa Melati.
Pagi itu aku berdiri di pinggir jalan menunggu ojek ke sekolah. Tidak begitu lama datang seseorang yang sangat aku kenal.
"Rhido, kamu mau ke sekolah'' sapanya kepadaku.
" Iya Bang Adi" jawabku.
Namanya Bang Adi, Dia adalah Tukang ojek disekitar desa kembang dan desa Melati.
"Kamu sekarang sekolah dimana? " Tanya mas Adi.
" SMA Melati, Bang." Balasku lagi.
"Ayo sini saya antar kamu kesekolahmu" ajak mas Adi.
__ADS_1
Kami pun berangkat ke sekolah baruku yang cukup jauh dari rumahku.
Kami pun telah tiba disekolah.
"Berapa Bang Adi?? " tanyaku kepada Bang Adi.
" Dua ribu aja " kata Bang Adi.
" Ini Bang. " aku memberikan uang Rp. 2000 kepada Bang Adi.
Dan inilah kisahku dari langkah pertama aku menginjakkan kaki disekolahku yang baru ini. Aku menarik nafas dan membayangkan cerita apa yang akan terjadi di tempat ini.
Sesampainya didalam kompleks sekolah, aku melihat semua siswa telah berbaris dilapangan.
"Selamat pagi anak-anak" Suara seorang guru diatas panggung.
" Selamat pagi ibu" jawab kami serentak.
" Selamat datang dan selamat bergabung bersama kami di SMA Melati " Suaranya lantang dan berdengung keras di telingaku.
" Apa dia yang paling seram disini? Dan jika benar maka telapak tangan itu akan akan pipiku rasakan lembut dan kasarnya.Tapi cukup tebal juga ya tangan itu. Hhahaahh... Kamu ini ada-ada saja. " Aku bertanya dan berkata kepada diri sendiri didalam hati sambil membayangkan nanti yang masih suram bentuknya.
__ADS_1
" Saya sebagai Kepala sekolah disini mengucapakan trimakasih banyak karena adik-adik sekalian telah bersedia memilih bersekolah disini" kata dia yang memperkenalkan diri sebagai kepala sekolah di SMA Melati.
" Apa?? Dia kepala sekolah disini... Haduhhh, akan benar-benar terjadi bayanganku itu. Habislah kau Rhido. " Kataku didalam hati.
"Dan untuk tiga hari kedepannya, kamu-kamu sekalian akan terlebih dahulu diajarkan dan belajar sendiri untuk mengenal lingkungan kalian yang baru ini. "" kata kepala sekolah itu lagi.
Sambil mendengar, sambil pula aku melihat-lihat aneka ragam warna kulit yang ada di sekelilingku.
" Ini namanya Bhinneka Tunggal Ika " Ungkapan dalam hati.
"Dan hari ini akan diadakan Wawancara lisan untuk pembagian kelas sesuai minat dan kemampuan masing-masing" kata kepala sekolah dengan suara lantang.
" Semua bersiap-siaplah untuk mengikuti wawancara nanti, Sekian dan terimakasih. " lanjutnya dan juga mengakhiri pidatonya.
Barisan pun dibubarkan untuk sementara.
Dan semua siswa bebas melakukan apa saja didalam lingkungan sekolah pagi itu.
" Sampai ketemu lagi di Episode selanjutnya "
" Salam satu hati "
__ADS_1
From Rhido,
Dear Wulan