TEMAN RASA PACAR

TEMAN RASA PACAR
Perjuangan Cinta 5


__ADS_3

Aku tidak tahu apa yang akan terjadi dengan sore ini. Dan apakah Wulan akan datang sore ini untuk mendukung kami dan semoga saja dia mau mendengarkan penjelasanku tentang semua perjanjianku dengan Rudy.


Sore ini aku harus bisa tampil semaksimal mungkin untuk memperjuangkan cintaku.


____________________________________________


Dear Wulan,


Bukan maksudku


Menyakiti hati kecilmu


Dengan kata-kata dari bibirku


Hanya ketakutan ku


Kehilangan dirimu.........


Aku tersakiti


Kulihat kamu disayangi


Kekasih dari lain hati


Mencintai bidadari


milikku, Wulan................


Dengarkan bibirku berkata


Hatiku sungguh tak berdusta


Aku tak bisa menutup mata


Menatapmu bersama dia, disana

__ADS_1


Karena aku juga, Cinta


Dirimu, Wulan.............


Rhido


_________________________________________


* Cerita sore Di lapangan,


Aku telah disana bersama pemain yang lainnya, berlatih pasing bersama dan servis bola. Saat itu belum ada siapapun karena kami sengaja datang lebih awal untuk berlatih sebentar.


Tidak lama kemudian datang para pemain dari desa Klatun dengan seragam putih mereka Dan melakukan pemanasan sebentar.


Saat ini aku benar-benar berharap akan hadirnya Wulan disini, namun aku masih belum juga melihatnya saat itu. Mungkin sebentar lagi Wulan baru datang.


Sore itu para penontonnya sudah banyak sekali dilapangan menyaksikan pertandingan perebutan posisi kedua untuk mendapatkan satu tiket untuk lolos kedelapan besar.


PERTANDINGAN PUN DIMULAI.


Untuk set pertama kami benar-benar dihajar habis-habisan oleh mereka yaitu Desa Klatun. Tetapi itu adalah rencana kami untuk membuat mereka kelelahan terlebih dahulu.


Saat kami turun minum ternyata disana sudah ada Wulan sedang membagi-bagikan minum kepada anak-anak. Saat aku mengambil minum, Wulan memperhatikanku dan memberikan kepadaku segelas air.


" Ini untuk kamu, biar kamu lebih semangat" Kata itu yang keluar dari bibirnya dengan nada sedikit cuek. Tapi gak apa-apalah yang penting aku bisa mendapatkan suaranya.


" Pluittt" Setelah beristirahat lima menit, wasit memulai pertandingan itu kembali.


Aku telah mengambil tempat menunggu pukulan bola dari mereka. Permainan dimulai dan kali ini seperti Dewi Fortuna turun kepada kami. Kami menghajar mereka habis-habisan. Hingga pada akhirnya kami memenangkan set itu. Sungguh om Lexi, om Ale dan Riko menampilkan penampilan terbaik mereka dengan menjaga diposisi belakang.


Kami turun minum untuk kedua kalinya. Wulan masih disana memberikan semangat kepada kami, sebagai perwakilan dari om Tinus selaku kepala desa, karena saat itu beliau sedang berhalangan.


Kami beristirahat sebentar untuk minum dan saling memberikan pendapat.


" Jadi kita akan bermain seperti yang tadi iya," Kataku pada mereka.

__ADS_1


"Iya jadi kita jangan sampai merubah posisi dan untuk om Ale, Om Lexi kalau dapat bola langsung bagikan kepada kami, dan juga untuk Riko iya." Kata kak Alex memberikan instruksi kepada kami.


Wulan juga ikut berdiri disana mendengarkan kami. Dengan tanpa sepatah kata apapun saat itu karena memang Wulan tidak mengerti tentang Bolavolly sama sekali.


Setelah selesai kami melakukan yel-yel dengan mengumpulkan tangan semua.


"Desa kembang" Teriak kak Alex.


" Jaya " Kami menjawab serentak.


Untuk kali ini, belum juga aku bergegas kelapangan Tiba-Tiba wulan mendekatiku, membisikan kata...


"Kamu harus menang"


Lalu aku membalasnya dengan satu kedipan mata.


(Pertandingan pun dimulai)


Set terakhir ini memang benar-benar seru. Kami sempat tertinggal namun dapat kembali mengejar mereka dan pada akhirnya,,,,,


"Pluittt"" wasit mengakhiri pertandingan sore itu dengan skor 2:1. Aku begitu senangnya dengan kemenangan ini.


"Eh,,, tapi tunggu, jangan senang dulu kamu, Rhido!!!" Bisik suara hatiku.


Oya, aku harus menjelaskan semua kepada wulan, tentang semua perjanjian dengan Rudy.


Aku mencari Wulan tetapi aku tidak menemukannya di kerumunan itu.


" Apa dia udah pulang.?? Ah,,, gak mungkin!!!" Aku berguman didalam hati.


Pada akhirnya aku bergabung bersama teman-teman kembali untuk merayakan kemenangan kami sore itu.


" Iya Wulan mungkin udah pulang. Semoga aja Wulan gak marah lagi sama aku.!!!" kataku didalam hati.


" Sampai ketemu lagi di episode selanjutnya "

__ADS_1


From Rhido


Dear Wulan


__ADS_2