
di hotel, Ricko langsung menurunkan belanjaan, diikuti oleh Nisa dri belakang.
"Tingtong" suara bel kamar Nisa berbunyi. bu Hana segera membuka pintu, dan membawa belanjaan yang di pegang oleh Ricko.
Bu Hana :"ngapain ajah di maal tadi?" tanya bu Hana penasaran.
Pak Johan :"ehh itu kalung baru yah? bukannya itu kalung yang paling mahal? kamu beli kalung itu nisaa?!" ucapnya menatap kalung Nisa.
Nisa :" Bukan pa, Nisa ngak beli mas Ricko yang membelikan ini untukku." ucapnya tersenyum bahagia.
Pak Johan :" waduh, nak Ricko, Nisa minta buat beliin yah? maafin Nisa yah nak Ricko, mending uangnya buat ditabungin deh daripda beli kalung bgituan." ucapnya ngk enak hati.
Ricko :"ngk kok pak, itu semua karena aku yang mau belikan buat Nisa pakai, supaya kalau dia jauh dari aku dia selalu ingat kalau aku ngk pernah jauh dari dia." ucapnya mengusap dahi.
Fikry :"hmm aku jadi obat nyamuk sialan dah." ucapnya Menghela napas dalam.
Nisa :"Oh iyah ma, nanti malam jam setengah 7 kita siap² ke bandara, karena pesawat ke kota Los Angeles berangkat jam 7 malam." ucapnya mengeluarkan sebuah cereal fruit dan susu.
Bu Hana :" Loh acaranya bukan disini? kita naik pesawat lagi?" ucapnya kaget sembari menyiapkan makanan.
Nisa :" ngak maaa, kita disini cuma istirahat bentar." Ucapnya menuang susu ke dalam mangkuk yang sudah ada cerealnya.
Tidak terasa hari mulai sore, Fikry dan Ricko kembali ke kamar mereka, Nisa hendak pergi mandi dan bgitu juga dengan yang lainnya.
Fikry :" Nisa tadi di maal ngk minta macam² kan?" ucapnya sambil memainkan handphone.
__ADS_1
Ricko :" ngak kok, emang ada apa?" ucapnya mengambil haduk.
Fikry :" soalnya dia itu kalau dirumah apa² harus diturutin, kalau ngk dia nangis."
Ricko :" Wah aku suka tipe cwek yang begituu hahaha. " ucapnya tertawa bahak.²
Saat semua siap, mereka segera turun ke bawah dan melihat mobil penjemputan sudah menunggu dari tadi.
Nisa :" maaf pak sudah menunggu dari tadi." ucapnya sambil menarik koper.
spr :"Tidak masalah nona." ucap sopir itu sambil memasukan koper di bagasi.
Dalam Perjalanan Nisa duduk dengan Ricko, sedangkan orang tuanya dan kakaknya berada di mobil belakangnya.
"Emm kenapa aku ngk nanyak tentang keluarga mas Ricko aja yah? Dari pada diem kek patung ajah." tiba² terlintas dalam pikirannya yang ingin tau latar belakang Ricko sebenarnya.
Ricko :"nanyak ajah ngkpp kok." ucapnya melihat Nisa yang sangat gugup.
Nisa :" papanya mas Ricko emang tinggal dimana?"
Ricko :" papa sama mamaku tinggal di Rusia, sedangkan aku dengan adikku tinggal di Indonesia, emang ada apa?"
Nisa :"ngkpp kok mas, jadi ldr sama orang tua yah? Adiknya mas Ricko cwek atau cwok?"
Ricko :"iyah udah 3 tahun ldr sama papa dan mama, adeknya mas itu cwek namanya Lisa, dia kerja jadi meneger di Bandung."
__ADS_1
Nisa :"owhhhh gituu, orang tuanya mas ngpain ajah Rusia?" Ucapnya yang semakin ingin tahu tentang keluarga Ricko.
Ricko :"Mama urus Restaurant, papa dulu seorang jendral di Bandung tapi sudah pensiun, karena keadaan berubah jadi mereka mengutuskan untuk tingggalkn Indonesia, jadi urus perhotelan dan perkebunan bunga di Rusia."
Nisa :"Jdi restaurant, hotel dan kebun bunga milik Mas Ricko yah?" ucapnya mengacungkan jari telunjuknya ke atas.
Ricko :"punya orang tuaku bukan punyaku." ucapnya tersenyum.
Nisa :"yang penting kan milik keluarganya Mas Ricko." ucapnya mengejek sambil menjulurkan lidah.
Ricko " Hmm iyah sudah deh iyah." ucapnya tersenyum lucu sambil menarik hidung Nisa pelan.²
Tidak terasa mereka telah sampai di Bandara, dan mereka langsung masuk ke ruang tunggu, dan menunggu hingga pesawat ke Los Angeles berangkat.
Nisa "mama ngak haus ma? ini aku bawa minum." ucapnya sembari memberikan botol air mineral.
Bu Hana :"okedeh makasih nak." ucapnya menerima air minum itu.
Setelah lama menunggu, Nisa sangat gabut, dan akhirnya meminta Ricko berfoto dengannya.
Nisa:"mas mending kita foto ajah, aku bolehkan post di instagram?"
Ricko:"iyah ngkpp." ucapnya mengelus rambut Nisa.
"Ckrikkk.." Bunyi kamera.
__ADS_1
"Oke aku akan post di Ig." batinnya sambil membuka Instagram dan menulis hastag "my sweet boyfriend." lalu mengirim.