Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 23 (Rasa Curiga)


__ADS_3

Denis :"Telinganya yg dipasang baik² maimunah." ucapnya terkekeh


Ritaa :"sukak ku dong ihh." ucapnya tidak mau kalah.


Nisa :"Benar aku ngak mimpi." ucapnya mengedipkan matanya berulang kali.


Tanpa disadari Ricko langsung memeluk Nisa yang tepat berada di depannya, namun Nisa masih belum merespon.


Ricko :"akhirnya kita ketemu lagi." ucapnya memejamkan matanya dan mengelus punggung Nisa.


Nisa :"papanya mas Ricko bagaimana? berhenti peluk aku mas." ucapnya mendorong perlahan tubuh Ricko.


Ricko melepaskan pelukkannya dan ia mulai mengeluarkan sebuah tiket yang ia beli sebelum pergi ke taman hollywood.


Ricko :"aku minta kosongkan semua jadwalmu, dan kita akan pergi ke Rusia malam ini." ucapnya menyodorkan 2 tiket.


Nisa :"Maaf, aku tidak bisa meninggalkan Rita sendirian disini." ucapnya menatap tiket.


Denis :"tenang, Rita akan pergi kembali bersamaku." ucapnya melangkah maju.


Rita :"benar jadi kalian pergi ajah , aku akan pulang dengan Denis." ucapnya memeluk lengan Denis.


Gibran hendak pergi meninggalkan mereka dan membeli minum, namun langkahnya dihentikan dengan ucapan Ricko.


Ricko :"Gibran,semua ini tidak akan pernah terjadi tanpa Gibran, dia yang sudah membantuku selama ini."


Nisa menatap terkejut, tak disangka selama ini gerak geriknya selalu dimata² oleh Gibran.


Gibran :"heii santai ajah, kita ini teman ngak usah merasa segan² gitu." ucapnya menepuk pundak Ricko.

__ADS_1


Ricko :"bagaimana, setuju ngak? kita pergi malam ini? "


Nisa :"baiklah, aku akan mengemas pakaianku." ucapnya tersenyum lepas menatap Ricko.


💐💐💐


Rita :" Nis, kok kmu ngak pernah cerita sama aku sih kalau cwokmu tentara." ucapnya membantu Nisa memasukan pakaian di koper.


Nisa :"sebenarnya aku ngk mau ingat masa itu, ternyata mencoba move on selalu gagal." ucapnya menggulung dan mengikat rambutnya hendak pergi mandi


Rita :"tapii aku masih mikir yg dipesawat, kenapa dia mencoba menyerangmu? apa ini ada hubungannya dengan Ricko juga yah?"


Seketika perkataanya membuat Nisa berhenti, dan mulai berpikir kembali duduk di kasur.


Nisa :"itu sudah yang aku gtw, kenapa ada orng yang sengaja ingin menyerangku, yang aku tau aku ngak punya musuh sama sekali."


Rita :"coba inget² siapa tau ada kejadian sebelumnya yang ganjal gitu saat kmu sama Ricko?" ucapnya memainkan handphone dan berbaring di atas kasur.


Rita :"Whaaat Rebutt!!" seketika membuat dia terkejut dan terbangun dari kasur. "Salahmu juga sih ngpain rebut cowok orang." ucapnya meremehkan Nisa dan kembali berbaring dikasur.


Nisa :"ehh sapi kesasar, aku ngak ngerebut yah, mereka itu putus karna Stella ninggalin Mas Ricko sebab ngak ada duit, jadi aku ketemu mas Ricko itu dibandara, ehh tau²nya dia mau nyuri tasku waktu itu hih."


Rita :"Hmm jadi gitu, mending kita cari tau ajah keberadaannya Stella itu yuk? yah daripda Hidup lo di gentayangan muluk."


Nisa :"iyah juga sih, yaudah mulai sekarang kmu bantuin aku yah." ucapnya menghadap kesamping.


Rita :"Wani piro?" ucapnya menjulurkan tangannya.


Nisa :"Ngak jadi." ucapnya berdiri dan pergi mandi.

__ADS_1


Rita yang melihat Nisa meninggalkannya malah tertawa bahak² dan ia mulai mengeluarkan laptopnya, dan mencari tahu tentang Stella.


💐💐💐


Denis :"Rick, ngeteh dulu yok." ucapnya memanaskan air. "Rick kmu kenapa?" ucapnya melambaikan tangannya tepat di depan wajah Ricko.


Ricko :"Haa, oh iyah ayok." ucapnya berdiri dari meja makan dan mengambil kunci mobil hendak pergi.


Denis :"oi, oi, oiii kmu mau kemana? kan aku bilang ngeteh bukan sere sere." ucapnya menghentikan langkah Ricko.


Ricko :"hah, oh ini aku mau tarok kunci mobil di (menatap bingung mencari alasan) sini di atas lemari." ucapnya menyimpan Kunci mobil.


Denis yg melihatnya mulai terasa heran. ia segera mematikan kompor dan membuat 2 cangkir teh.


Denis :"sebenarnya kmu kenapa? kok akhir akhir ini sering mikirin sesuatu?" ucapnya membawa teh di meja makn. "Ini diminum tehnya supaya rilex." ucapnya menyodorkan segelas teh.


Ricko :"gini loh, sekarang Nisa dia kejar² Stella, kemaren ajah di bandara katanya Gibran, Nisa hampir di intimidasi sama suruhannya Stella." ucapnya menatap serius Denis. "aku takut dia serang Nisa pas lagi sendirian."


Denis :"terus? suruhanny dipenjara?"


Ricko :"Ngak sih, dia sudah ngaku kalau Stella yg nyuruh, sekarang dia kembali ke Indonesia disuruh Gibran."


Denis :" Hmm gitu emang ngak minta tebusan gitu? biasa orang² begitu buka mulut kalau di gosok pke duit."


Ricko :" Gibran ngak ada bilang tuh?" ucapnya merasa heran.


Denis :"yah munkin ajah dia ngak mau buat kmu repot jadi dia yg selesaikan mslahnya." ucapnya menseruput teh.


Ricko :"tapi kan Nisa cewekku? kenapa jadi dia yang repot² begitu? "

__ADS_1


Denis :"I don't Know." ucapnya menaikan kedua bahunya.


__ADS_2