Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 35 ( Tercyduk mengintip)


__ADS_3

Setelah menempun waktu 2 jam dari bandara dan kemacetan, akhirnya mereka sampai juga di rumah kediaman keluarga Nisa.


Nisa :" Mamaaaaa. " Teriak Nisa saat melihat mamanya membukakan pintu.


Bu Hana :" Alhamdulillah sudah pada datang, ayok masuk makan dulu yok. " ucapnya mempersilahkan ke arah meja makan.


Ricko :" Bu ketemu lagi kitaaa. " ucapnya kegirangan seperti anak berusia 3 tahun.


Bu Hana :" Iyah Rick, sudah 5 tahun lamanya. " Ucapnya sembari menepuk bahu Ricko. " Ini adekmu Rick? " Ucapnya mengarah ke Mia.


Mia :" Kenalin Bi nama saya Mia, saya bukan keluarganya Ricko tapi dekeeet banged. " Ucapnya menatap mata Bu Hana.


" Ya Allah kenapa aku ngerasa ada yang aneh sama ini cwek, ngak biasanya aku ngelihat cwek langsung merinding begini. " Batin bu Hana.


Bu Hana :" Oh gitu, silahkan dimakan sepuasnya. "


" Tenang bi, kalau perlu akan ku makan semua kebahagiaan anakmu, terutama hidupnya. " Batin Mia tersenyum Misterius.


Bu Rahma :" Bu Hana, sebelumnya kami minta maaf sudah repot repot begini, kedatangan kami sebenarnya mau ngelamar Nisa jadi calon menantu kami. " Ucapnya tersenyum.


Seketika ucapan Bu Rahma membuat Bu Hana terdiam sesaat, Ia kaget dengan ap yang baru saja ia katakan.


Bu Hana :" Saya ngak salah dengar kan bu? " Ucapnya tidak percaya.


Bu Rahma :" Ngak kok buu. " Ucapnya menggenggam tangan Bu Hana. " Selama 5 tahun ini Ricko yang tadinya tersenyum jadi pendiam, yang tadinya ramah jadi pemarah, dan ternyata obat perubahan semuanya ada di Nisa, kami nyesal karna dulu sudah jauhin Nisa dari Ricko, saya minta maaf bu. " Ucapnya merasa bersalah.


Bu Hana :" Ngakpp bu, yang penting sekarang sudah kembali bersama. "


" Idih dramatis banged sih, muak jadinya. " batin Mia


Mia :" Nisa antarin ke toilet dong. "

__ADS_1


Nisa :" Sini ikut. " ucapnya mengajak Mia.


" Mampusss kan lo, siapa suruh ikut kesini, pasti lo muak dengerin semuanya. " Batin Nisa menahan tawa.


💐💐💐


Hari mulai malam, semua orang berada di kamar masing masing, kecuali Ricko yang dari tadi berdiri di halaman depan rumah.


Nisa :" Mas Rickooo ngapain berdiri di situ? " Teriak Nisa dari atas balkon tepat mengarah halaman depan, Mia yang mendengar teriakan Nisa mengintip juga dari setitik tirai jendela.


Ricko :" Lagi gabutt habisnya. " Ucapnya sembari melambaikan tangan.


Nisa :" Oke hbis pakai skincare aku turun kebawah yaaa. " ucapnya kembali melambaikan tangan.


Ricko :" Oke. "


" Wah ngak bisa di biarin nih, aku harus duluan sampai di bawah keburu Nisa yang duluan. " Batin Mia cepat gesik lari keluar kamar menuju Ricko berada.


Nisa :" Mia? ada yang bisa ku bantu? " Ucapnya menatap dari atas ke bawah.


Mia :" Eh ini baterai hpku habis. " ucapnya sembari menunjukan handphone.


Nisa :" Oh kamu mau pinjam Charger?bentar ku ambil. " ucapnya hendak masuk ke dalam kamar.


Mia :" ngak aku punya charger kok. " ucapnya menghentikan langkah Nisa.


Nisa :" terus kamu ngpain? " ucapnya merasa bingung.


Mia :" aku mau hirup udara ajah, btw kamu kok keluar? katanya mau pakai skincare? "


Nisa :" tau dari mana? perasaan aku ngak ada ngomong begitu. " ucapnya melipat kedua tangannya.

__ADS_1


Mia :" Itu kamu teriak tadi keras banged. "


Nisa :" Ohh kamu denger, denger ajah kan? ngak sampai ngintip di titik jendela. " ucapnya menatap mata Mia.


Mia :" Ngak lah, aku anaknya ngak kepo gitu sih. " ucapnya pura pura tertawa.


💐💐💐


Setelah selesai berbincang dengan Mia, Nisa langsung turun menemui Ricko, sedangkan Mia kembali ke dalam kamarnya.


Ricko :" Loh kok kesini? katanya mau pakai skincare dulu. " ucapnya sembari duduk dipinggir kolam ikan.


Nisa :" hehe habis stok, lupa beli soalnya. " ucapnya terkekeh.


Ricko :" Yaudah ayok kita pergi beli. "


Nisa :" Ngak usah, udah malam soalnya. " ucapnya merasa tidak enak.


Ricko :" Ngkpp, sekalian singgah kerumahku bentar mau ambil mobil. "


Nisa :" Oke kalau gitu. " Ucapnya merasa malu tapi mau. Tidak lama setelah mereka berbincang Pak Juan keluar dengan membawa secangkir kopi.


Pak Juan :" Ricko Nisa, kalian ngapain? "


Ricko :" kebetulan Pah, Ricko mau temanin Nisa beli Skincare dulu, habis itu kerumah ngambil Mobil. "


Pak Juan :" Yaudah sana hati hati yah, jangan kamu macam macam sama Nisa. "


Ricko :" Oke pah. "


Sementara itu Nisa yang bersemangat ingin pergi dengan Ricko, mengaca di cermin kecilnya sembari memakai lipstik, dan saat mengaca ia melihat bayangan dari kamar Mia, ada seseorang yang sedang mengintip mereka bicara dibalik tirai.

__ADS_1


" Itu pasti ulahmu lagi. " Batin Nisa tersenyum misterius menghadap jendela.


__ADS_2