Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 24 (Sang Peneror)


__ADS_3

Tidak lama saat mereka berbincang, Gibran datang dengan membawa 2 kotak pitza super jumbo.


Denis :"astgaaa, ngak usah repot repot." ucapnya mengambil 1 kotak pitza.


Gibran :"yaudah sini." ucapnya menarik kembali kotak pitza dan membuat Denis bengong terdiam.


Ricko :"ada apa? tumben bawain makanan. " ucapnya memainkan kunci mobil.


Gibran :"ngkpp kali aku bawain makanan, lagi pula ini ucapan terima kasih ku karna kalian udah selamatin klayenku." ucapnya tersenyum sambil memotong pitza 8 bagian.


Ricko hanya mengangguk sedangkan Denis meminum tehnya tetapi tatapannya yg tajam menuju pitza berbalut keju yg tebal.


Ricko :"aku mau nnyak nih Gib." ucapnya menatap arah lantai sambil memegang secangkir teh. "emang suruhannya Stella ngak minta uang tebusan gitu?"


Gibran terdiam dan berhenti memotong pitza sebentar "dia minta sih, tapi ngak banyak cuma 50 juta ajah." ucapnya melanjutkan memotong pitza.


Gibran :"udah lah jangan dipikirin, aku iklas." ucapnya meletakkan potongan pitza di atas piring. "ini makan, habisin yaaa."


Ricko :"bukan masalah itunya, aku heran Nisa kan cwekku kenapa jadinya kmu yg peduli banged?"


Gibran :"aysss makan sudah, kalau misalnya dia ngak kasi tau siapa yg suruh, bisa² aku kehilangan jejak Nisa lah."


Denis :"Sudah ayy, mending makan nah enak sekali lumer banged kejunya."


Ricko :"kamu kalau makanan ngak pernah mundur." ucapnya mengambil sepotong pitza.

__ADS_1


Gibran :"yaiyalah siapa juga yg nolak makanan kalau enak." ucapnya menikmati rasa pitza "kecuali kamu tawarin orang yg sudah dibawah tanah, mana munkin mau."


Ricko :"kok bisa yah otak begini jadi sersan." ucapnya menyandarkan kepala di atas tangan kanan dan menatap lucu.


💐💐💐


Nisa :"Rit sudah hampir malam nih, temanin aku dong, bentar lagi pesawatku berangkat." ucapnya mendorong koper dan memakai syalf berwarna putih.


Rita :"bentar dongg aku mau dandan." ucapnya memakai eyshadow. "gw harus cantik cantik didepan Denis supaya dia ngak main dibelakang." memakai lipstik.


Nisa :"iyyyuh.." ucapnya memutarkan bola matanya dan memiringkan bibirnya.


Rita :"oke udah siap, ayok berangkat." ucapnya menuju luar rumah dan masuk kedalam mobil. saat sudah berada dalam mobil Nisa melupakan kunci mobilnya dan mengambil kembali di lantai 2 rumahnya.


"Aku tarok mana lagi itu kunci aduhh, di meja makan ngak ada." batinnya "oh iyah ada di lantai dua aduh (Memukul keningnya)"


"Siapa itu? Hmm kayaknya orang baru, lagi pula aku kan bukan menetap di negara ini, pasti dia tetanggaku " batinnya dan menunduk mengambil kunci mobil.


Dan saat ia berdiri ia tidak melihat sosok pria itu, tidak lama terdengar suara


"piaaaarrr..." terdengar suara jendela pecah dilempar batu, Nisa segera turun dan menyuruh Rita masuk ke dalam mobil.


Rita :"Ada apaa? kenapa pipimu bisa berdarah!! Heyy jawab aku." ucapnya merasa sangat bingung, Nisa tidak menjawab ia fokus mengendarai. "Loh kok ke arah kantor polisi? bukannya kita temui Ricko?"


Tidak berapa lama ia sampai di kantor polisi dan menjelaskan semua yg terjadi, pihak kepolisian langsung bergerak dan ia membawa anjing pelacak.

__ADS_1


Rita :"Apaa? Tadi ada orang yg mencurigakan?!" ucapnya terkejut. "bentar aku ambilkan kotak p3k." lari ke arah mobil dan mengambil kotak p3k dan air mineral. "Ini minum dulu." menyerahkan sebotol air.


Telpon Nisa Dan Ricko.


Nisa 👩🏻 : Halo, mas kamu dimana?


Ricko🧑🏻 : aku lgi di kamp, mau siap² ini kenapa?


Nisa 👩🏻 : Aku tadi di teror sama orang ngak kenal, sekarang aku di kantor polisi.


Ricko 🧑🏻 : Apa!! kantor polisi? (Turun tangga, lari Menuju mobil., melewati Denis dan Gibran di meja makan.)


Nisa 👩🏻 : Iyah cepat kesini, aku takut.


Ricko 🧑🏻 : iyah ini lagi mau jalan.


Tit.. tit.. tit.. Sambungan dimatikan.


Denis :"Rickk mau kemana?" ucapnya lari mengejar Ricko, namun gagal karna Ricko tidak peduli dan memilih melajukan mobilnya .


Gibran :"Biar ngak kepo, kita ikutin dia." ucapnya memutar kan kunci mobil, dan menuju arah mobil diikuti Denis dari belakang. "Heiss cepet benged sih itu anak bawa mobilnya sampe ngak kelihatan mobilnya. " ucapnya mencari jejak Ricko.


Denis :"Jngan bilang dia pakai sesuatu di mobilnya, makanya cepat banged dia bawa tuh mobil" ucapnya melihat² kesekitar mobil.


Gibran :" Kayaknya kamu suka nnton film shiva yah? keliatan banged kamu kalau bau bau kencur." Ucapnya menutup Hidungnya.

__ADS_1


Denis :"Hehe.. tau ajah kamu." ucapnya tertawa malu.


__ADS_2