Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 69 (Make-up 1 koper?)


__ADS_3

Keesokan paginya Nisa bangun duluan sedangkan Ricko masih tertidur di atas ranjang. Nisa pun beranjak mandi dan setelah itu ia turun kebawah untuk membantu ibunya menyiapkan sarapan di dapur. Pada saat itu juga ia berpapasan dengan Rena, mereka saling memberi ucapan good morning.


" Apa kabar? Tadi malam ngak sempat bicara jadi nanyak sekarang hehehe. " Ucap Rena.


" Eum,, lumayan baik kok, " Balas Nisa.


" Kayak apa rasanya di kejar anggota Mavia? Pasti serem kan? " Ucap Rena.


" Bukan serem lagi, lebih parah dari kata serem malah. " Ujar Nisa.


" Kalau aku jadi kamu, sudah ku lawan mereka semua. " Ucap Rena.


" Kak, aku ini seorang dokter dan kakak mantan tentara. Biar pun mainanku pisau aku tetep ngk bisa lawan orang begitu, apalagi mereka anggota Mavia. " Ucap Nisa.


" Minta Ricko supaya ajarin kamu lawan penjahat. " Ucap Rena. "Oyaah, tpi latihannya jangan di kasur yaaah. " Imbuhnya sambil terkekeh.

__ADS_1


Nisa pun membelokkan kedua matanya dan mencoba menahan tawanya. Sesampai di dapur mereka berdua langsung memotong berbagai sayuran dan buah untuk sarapan. Selepas membantu di dapur, Nisa kembali ke kamar untuk memanggil Ricko. Sesampainya ia di kamar, ia tidak melihat Ricko di kasur dan ia mulai berjalan menuju walk in closet dan ia mendapati Ricko yang sedang memakai baju.


Ricko yang menyadari kedatangan Nisa mulai memanggilnya untuk datang kepelukannya, Nisa pun menuruti kemauan Ricko dan ia datang ke dalam pelukan Ricko. Di saat Ricko memeluk Nisa, kejantanan Ricko bangun dari tidurnya. Nisa yang merasakan ada yang mulai keras langsung melepaskan pelukannya dari Ricko.


Ricko hanya tersenyum melihat istrinya menatap canggung dirinya, pada saat itu Nisa langsung mengatakan mesum kepada Ricko, dan Ricko membalas kalau dia adalah suaminya jadi tidak masalah. Selepas saling bercanda, Savila mengetuk pintu kamar Ricko dan menyuruh mereka berdua untuk turun sarapan bersama.


" Ayok turun sarapan, mas. " Ucap Nisa.


" Terus ini kayak apa yank, sudah terlanjut bangun. " Ucap Ricko.


" Kalau begitu, please kis me madam. " Ucap Ricko sambil menunjuk bibirnya.


Nisa pun menuruti permintaan Ricko dan ia segera memberikan kecupan pada Ricko, untungnya pada saat itu Savila sudah pergi dari sana. Keduanya pun turun bersama menuju ruang makan, di sana sudah terlihat banyak hidangan yang di buat saat subuh tadi.


💐💐💐

__ADS_1


Seusai sarapan Nisa dan Ricko pamit kepada bu Hana untuk kembali pulang kerumahnya. Di perjalanan Nisa sangat tidak sabar menunggu malam tiba sehingga ingin rasanya mensulap waktu agar berjalan lebih cepat. Sesampai di rumah, mereka langsung menyusun pakaian yang akan mereka bawa. Ricko mengeluarkan 2 koper yang akan diisikan pakaian, pada saat Nisa sedang berkemas pakaian, Ricko lupa menutup pintu gerbang depan oleh karena itu ia turun ke bawah untuk keluar menutup gerbang.


Pada saat Ricko menutup gerbang, ia melihat seorang kakek tua yg menjual Cenil keliling, Ricko pun menghentikan kakek tersebut dan membeli sebanyak 1 porsi. Seusai membeli ia pergi menuju dapur untuk mengambil piring dan sendok. Sesampainya di kamar, ia melihat pakaiannya belum tersusun di dalam koper.


" Loh, pakaianku kok belum di masukin yank? " Ucap Ricko.


" Ngak muat mas, hehehe. " Ucap Nisa


" Lah terus itu koper isinya apa? " Ucap Ricko.


" Pakaian sama alat make-up ku semua, hehehe. " Ucap Nisa terkekeh.


" Hmmm, yaudah ini tadi mas beliin cenil, siapa tau kmu suka. " Ucap Ricko.


" Bangedddd, " Ucap Nisa.

__ADS_1


Ricko mulai mengambil koper ketiganya dan Nisa yang mengisi pakaian milik Ricko, sementara itu Ricko membuka bungkusan cenil dan memakannya bersama Nisa.


__ADS_2