
Disela sela acara bu Rahma menyarankan bermain putaran game kejujuran, dimana saat botol mengarah pada seseorang maka ia harus menjawab dengan jujur pertanyaan yang diberikan.
Bu Rahma :" Ayok semua kita main game kejujuran yok. "
Ricko :" Mama apaan sih kayak anak kecil ajah. "
Bu Rahma :" Ih kmu kalau ngak mau ikut main ngak usah banyak komen yah. " Ucapnya mengambil sebuah botoh kaca.
Ricko :" Tenang aku sama Nisa ngak bakalan ikutan. " Ucapnya terkekeh sambil merangkul bahu Nisa yang tepat berdiri disampingnya.
Nisa :" Sorry sorry ajah aku mau main huu. " Ucapnya melepaskan tangan Ricko dan pergi duduk di samping Bu Rahma. Ricko yang tadinya tertawa lebar menjadi terdiam malu.
Mia :" Udah sini duduk ih. " Ucapnya menarik Ricko duduk disampingnya. Nisa yang melihat Ricko berdua dengan Mia merasakan api yang membara didalam dadanya, sedangkan Ricko yang melihat Nisa menatap tajam dirinya langsung bertindak.
Ricko :" Ehh, aku duduk dekat Nisa. " Ucapnya pergi mengambil posisi.
Bu Rahma :" Dah sekarang putar botol (Menutar botol) dan berhenti di arah.. " Ucapnya melihat kepala botol. " Ricko. "
Ricko :" Hah aduh bahaya ini, jangan tanyak macam² yah. " Ucapnya cengengesan.
Ranti :" Hal apa yang kmu sukai dari Nisa? "
Ricko :" Senyumnya, Matanya, tatapan tajamnya teruss cemburunya. " Ucapnya saling menatap dengan Nisa.
Ranti :" aaaa, jadi pengen muda lagi deh, yah ngak kak? " Ucapnya kepada bu Rahma sambil menaikan satu alisnya.
__ADS_1
Bu Rahma :" Udah ih kmu menghalu muluk, percuma menghalu ngak bakalan putar ulang waktu, Sekarang kita putar lagi dan giliran .... Nisa. "
Mia :" aku bii. " ucapnya mengangkat tangan.
" menurutmu mas Ricko itu ganteng apa ngak? sifat apa yg kamu suka dari dia? "
Ricko :" Udah keliatan ganteng paripurna gini masih ajah nanyak. "
Mia :" Shut up! " Ucapnya menatap Sinis.
Ricko :" Woh marah mamak. " ucapnya terkekeh.
Nisa :" Menurutku memang ganteng, sifat yang ku sukai dari mas Ricko dia perhatian, Cool, Cowok banged terus ngeselin. " ucapnya menatap Ricko dengan senyuman, Membuat Ricko mengedipkan satu mata.
Ricko :" Apa itu ngeselin? ngak ada dikamus ku bahasa ngeselin? " Ucapnya pura pura berpikir.
Ricko :" Oh dia lagi bercanda, emang suka bercanda anknya. " Ucapnya melepas tangannya dan mencoba mengalihkan perhatian.
Pak Juan :" Ma, ada kabar buruk sore ini kita ngak bisa pergi, waktunya di undur jadi kita berangkat jam 10 malam. "
Ricko :" Loh kenapa pah? "
Pak Juan :" Perkiraan nanti cuaca buruk, ngak munkin kan kita pergi terus ada petir nyambar pesawat terus kita semua meninggal. " Ucapnya mengupas kulit kacang.
Bu Rahma :" mending kita semua makan dulu yuk, rawonnya nanti selak dingin ngak enak. "
__ADS_1
💐💐💐💐
Ricko :" Kamu ngapain sendirian diluar? " ucapnya menyamperin Nisa yang tengah duduk di pancuran air depan Hotel.
Nisa :" Ngakpp lagi pengen duduk ajah. "
Ricko :" kamu cemburu yah tadi aku ditarik sama Mia? "
Ditengah tengah mereka berbincang, Mia memantau mereka dari depan ruang dansa yang berdekatan dengan Air pancur.
Nisa :" Ngak. "
Ricko :" Maaf yah. " Ucapnya nada lembut karna melihat Nisa dengan mata berkaca kaca. "Maafin aku yah. "
Nisa :" Kamu ngak makan? kok malah kesini. " ucapnya iseng iseng main air.
Ricko :" Maafin aku yah. " Ucapnya tidak tega dan segera menggenggam Kedua tangan Nisa dengan sangat erat. " Maafin aku, dia itu teman pas aku kuliah, aku sama sekali ngak ada perasaan sama dia suwer deh. "
Nisa :" Oh teman. " Ucapnya senyum terpaksa.
Ricko :" Iyah itu temanku, Maafin aku yah. "
Nisa hendak pergi meninggalkan Ricko namun ia ditahan oleh Ricko yang tiba tiba memeluknya.
Xx :" Ehh lihat itu bukannya tuan muda pemilik hotel ini yah? " Ucap seorang jurnalis dari Indonesia yang sedang berwisata dan tidak sengaja melihat Ricko dan Nisa berpelukan.
__ADS_1
Xx :" Iyah itu kan Ricko? Kapan dia kesini, pelukan sama cwek lagi waah berita besar ini, cepat kita foto. " Ucap seorang rekannya yang segera munkin mengeluarkan Kamera.
Xx :" Cepat berita besar gini harus kita beritahu bos supaya disiarkan di Media. "