Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 51 (Pernikahan Istimewa)


__ADS_3

Hari pernikahan telah tiba, banyak pejabat tinggi terutama dari angkatan militer yang menghadiri acara tersebut. Tak hanya dari angkatan militer saja pesta pernikahan tersebut banyak dihadiri oleh dokter terkenal dan pelukis internasional.


Kini saat nya momen yang di tunggu semua orang yaitu ijab kabul. Seusai ijab kabul di laksanakan Ricko dan Nisa kini telah sah menjadi pasangan suami istri. Setelah banyak perkara yang mereka lalui bersama kini akhirnya usai lah segala rintangan yang penuh kecaman.



Gibran :" Cieee akhirnya sah juga yah,," Ucapnya menepuk pundak Ricko.


Ricko :"Makasih Gib,,"


Nisa :"Lo kapan nyusul Gib??" Ucapnya terkekeh.


Gibran :"Aman ajah,, umpan nya ada di depan mata ku kok." Ucapnya kembali terkekeh.


Selagi mereka berbincang-bincang, Lisa datang memberi selamat kepada Ricko bertepatan saat Gibran ada disana.


Lisa :"Selamat yah my brother yang resek setengah mati." Ucapnya tersenyum lebar.


Ricko :"Tumben ucapin hahahah,,, Gib ini Lisa."


Saat itu lah Gibran dan Lisa saling menumbuhkan perasaan yang sangat dalam. Pasal nya semenjak kejadian berjatuhan bersama, Lisa mulai kepikiran Gibran dan selama itu juga Gibran mulai mengatur dirinya agar berani mengatakan perasaan sesungguh nya pada Lisa.


Lisa :"Ada yang mau di katakan?"


Gibran :"Jangan di sini tapi,,"


Ricko :"Ehh awas lo macem² sama adek gue yah."


Gibran :"Aman." Ucapnya mengacungkan jempol. Gibran berjalan duluan menuju tempat yang tidak terlalu ramai dengan di ikuti Lisa di belakang.


Ranti :"Rickoooo!!!" Teriak nya dari kejauhan.

__ADS_1


"Tente Rantii??" Ucap keduanya terkejut saat melihat bu Ranti dari sisi pagar taman.


Ranti :"Alhamdulillah,, akhirnya kalian sah jugaaa,," Ucapnya memeluk keduanya.


Nisa :"Hehe makasih Tan,,,"


Ricko :"Tante datang sendiri kesini? kapan ke bandara? kok ngak kabarin dulu"


Ranti :"This is suprise." Ucapnya tersenyum lebar. "Tante mau cari mama mu dulu yah."


💐💐💐


Denis :"Ritt ayoo cepatt dong,, "


Rita :"Bentaran napa sih!"


Denis :"Kita sudah terlambat bebbb."


Rita :"Biar aja,,, yang penting makanannya masih utuh."


Rita :" sewot amat." Ketus nya.


Denis segera melajukan mobil menuju rumah Nisa tempat dimana pesta pernikahan diadakan. Sudah 1 jam mereka telat menghadiri pesta tersebut di karenakan adanya perang antara tim biru dan tim putih. Mksudnya adalah baju couple untuk mereka pakai menghadiri pernikahan.


Rita :"Yess masih ada makanan." Ucapnya sesampai di lokasi dan matanya melirik meja prasmanan.


Denis :"Udah itu nanti,, sekarang kita salaman sama pengantin baru." Ucapnya sambil menutup pandangan mata Rita ke arah makanan.


Rita meneguk air liur nya, butuh kesabaran baginya untuk menahan segala nafsu di dalam dirinya, terutama cacing² yang mulai memberontak melawan kesabarannya.


Denis :"Selamat kapten,, sekarang sudah sah." ucapnya menjulurkan tangan.

__ADS_1


Ricko :"Tengkyu nak buah,," kembali menjulurkan tangan.


Nisa :"Kalian ngak nyusul?"


Rita :"Sebenarnya bul,," Ucapnya terhenti sebab Denis memotong nya.


Denis :"3 Hari lagi kita juga mau nikah,, jangan lupa datang yah,," Rita melotot mendengar ucapan Denis.


Ricko :"Wahh,, bener² ekor ku ternyata." Ucapnya terkekeh.


💐💐💐


Lisa :" Mau ngomong apaan?"


Gibran diam sejenak, tatapannya tertuju menghadap Lisa tepat di depan matanya. Dia gugup harus mulai darimana untuk menyatakan perasaanya.


"Lu cwok ckep,kaya dan gentlemen ngak boleh gugup di depan cewek." Batin Gibran menghela nafas pelan nya.


Gibran :"Gue,, ada perasaan sama lo semenjak kita pertama kali bertemu gue kepikiran lo terus, lo mau ngak jadi psangan hidup gue?"


Lisa :"Hmm gitu,," ketus nya.


Gibran :"Gitu?? udah itu ajah jawaban lo?"


Lisa :"Bulan 1 tanggal 26 tahun 99,lo ngerti?"


Gibran :"Gue ulangin secara rinci, kedatangan gue kesini mau tau jawaban lo langsung bukannya main teka-teki! "


Lisa :" Bodoh,, cari arti dari angka yang ku sebut kan, ubah jadi huruf alfabet. Jika kau tau apa artinya itu jawaban ku."


Gibran :"Iya adalah jawabannya, untung gue lulusan universitas harvard."

__ADS_1


Lisa :"Ngak peduli, bodoamat, ngak ada yang nannyak." Ucapnya pura-pura tak peduli namun hatinya berdebar senang.


Lisa kembali menemui kakaknya dan di ikuti Gibran dari sampingnya. Semua sudah berkumpul bersama dan masing-masing mempunyai pasangan sendiri terkecuali Mia yang masih lajang. Mia sekarang sudah bisa melupakan Ricko dan sekarang dia dengan mudah merelakannya.


__ADS_2