
"Ya allah kenapa engkau membiarkan ini terjadi pada hambamu, padahal hamba sudah bekerja keras untuk berubah." Batin Nisa dimana ia sedang mengeluarkan pilu tangisanya.
Tanpa dipikir panjang, Nisa yang mulai sakit hati akan perilaku ibu dan kakaknya, ia mulai memasang tali gantung di dalam kamarnya. Ia berniat untuk bunuh diri agar semua terselesaikan.
"Niss buka pintunya cepatt, aku mau ambil chargerku." Ucap kakaknya sambil mengetuk keras pintu.
Karena tidak ada respon dari Nisa, kakaknya pun langsung mendobrak pintu dan terlihat Nisa tergantung dengan tali di leher serta badan yang mulai dingin.
Fikry teriak histeris sehingga membuat bu Hana mendatangi kamar Nisa. Saat ia melihat ke atas bu Hana tdak bisa mengontrol diri dan akhirnya jatuh pingsan.
Pak Johan yang mendengar putrinya bunuh diri segera pergi kerumah sakit dan menanyakan apa yang terjadi sebenarnya sampai membuat Nisa memutuskan untuk bertindak bodoh.
__ADS_1
"Apa terjdi? kenapa sampai begini?!" Tanya pak Johan yang mengekspresikan rasa marah dan sedih.
"Ini semua aku yang salah mass, aku banding²kan dia sma Fikry, aku yang salah aku yang bilang kalau seandainya aku tidak hamil aku tidak akan mempunyai anak yang merepotkan." Ucap bu Hana menangis histeris setelah mengetahui kesalahannya.
Semua orang yang hadir disana termasuk teman, keluarga serta tetangga mereka ikut sedih sebab Nisa masih belum sadarkan diri dan saat ini ia sedang koma. Setelah menunggu kurang lebih 8 jam, keajaiban tuhan memihak pada Nisa, ia akhirnya bisa melewati masa komanya dan kini kembali bernafas. Dokter menyarankan agar tidak boleh ada yang masuk keruangan Nisa.
Setelah kejadian tersebut, bu Hana tidak pernah menganiaya anaknya lagi. Ia sadar bahwa Nisa adalah titipan dari yang maha kuasa, baginya ini adalah ujian yang di berikan Allah apakah dia tahan menghadapi perilaku putrinya atau tidak.
Ia bekerja sama dengan perusahaan yang mencetak banyak lukisan, keberuntungan datang padanya sehingga membuatnya memperoleh uang yang banyak. Pihak perusahaan menelponnya bahwa uang yang ia peroleh dari lukisannya tersebut sudah di transfer melalui rekening bank. Nisa pun mengajak pak Johan untuk menemaninya mengambil uang tersebut.
Sesampai dirumah, Nisa melihat ibunya sedang mengobrol bersama tetangganya di teras depan rumah. Bu Hana mulai menghentikan Nisa dan bertanya ia darimana saja, Nisa pun menjawab dengan jujur serta memperjelas kegiatannya selama ini. Fikry yang mendengar perkataan Nisa tidak mempercatainya dan membuat Nisa membuktikan dengan menyuruh mereka masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
💐💐💐
Ditempat lain, Ricko yang seharusnya memulai dunia perkuliahan malah memasuki dunia militeran. Ricko tidak kuliah melainkan lulus SMA ia langsung menginjak tanah militer, ia di latih selama 2 tahun untuk persiapan menjadi kapten dalam kopasus.
Banyak orang yang sebelumnya tidak setuju dengan keberadaan Ricko yang menjadi kapten, namun karena semangat serta tekat ia akhirnya perlahan-lahan mulai diterima dalam angkatan darat.
"Selamat datang, kapten." Ucap Denis menyodorkan tangannya yang sekarang menjadi sersan. Sebelumnya ia juga tidak setuju dengan kedatangan Ricko, namun ia mulai menerimanya.
"Terimakasih, sersan Denis." Ucap Ricko membalas jabatan tangan Denis.
Sekarang Ricko menjadi orang yang paling di hormati tidak seperti dulunya. Tugas pertama yang akan mereka lakukan adalah penyamaran di dalam hutan, dalam perintah ini mereka akan berlatih untuk saling menembak menggunakan pistol antara satu sama lain. Sebelumnya mereka akan menggunakan baju anti peluru agar tidak ada yang terluka seorang pun.
__ADS_1