Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 56 (Kehancuran seseorang)


__ADS_3

Malam hari tiba, saat Ricko pulang bersama Nisa dimana mereka habis pergi berbelanja disambut oleh sekotak kecil di depan pintu rumah mereka. Saat Ricko membukanya terlihat di dalam kotak tersebut berisi bangkai burung mati beserta darah yang masih segar.


"Mass,, itu maksudnya apaaa?" Ucap Nisa langsung memeluk erat Ricko.


"Halah,, palingan orang cuma iseng aja, udah jangan hiraukan kita masuk ajah." Ucap Ricko sambil memeluk Nisa dan membawanya masuk ke dalam rumah.


Pada tengah malam, Nisa dan Ricko yang sedang tertidur pulas kedatangan tamu tak diundang. Tamu itu berbaju putih dengan berlumuran darah dimana secara sengaja ia menggedor keras pintu depan tersebut.


"Mas,, siapa itu gedor-gedor pintu tengah malam?" Ucap Nisa.


"Bentar yah aku cek dulu, kamu disini ajah jangan keluar." Ucap Ricko memegang tangan istrinya.


Saat Ricko beranjak turun tangga, Nisa yang menungu kedatangan Ricko di atas kasur malah ia yang kena imbasnya. Secara sengaja seseorang masuk melalui jendela kamar Ricko yang letaknya di lantai 2.


Kedatangan orang tersebut yang menggunakan pakaian serba hitam ingin mencoba menghabisi nyawa Nisa yang tengah hamil. Entah kiriman dari siapa lagi yang akan mereka hadapi.

__ADS_1


"Siapa kamu!!" Ucap Nisa memeluk erat selimut yang ia kenakan.


"Harga nyawamu berapa?" Ucap sosok lelaki tersebut.


"Masss!! Mass Ricko!! Mass tolong aku mass." Teriak ketakutan Nisa dimana lelaki tersebut melangkah lebih maju menuju Nisa.


Sedangkan diwaktu yang sama, sebelum Ricko membuka pintu ia melihat melalui kaca kecil yang terpasang di depan pintunya, ia tidak melihat seorang pun disana.


Ricko mendengar teriakan Nisa dan ia langsung berlari menuju lantai atas tepat dimana kamarnya berada, saat membuka pintu ia melihat istrinya sudah terbaring pingsan dengan darah yang mengalir dari Puncak kepala dan keluar dari rahimnya.


Ricko meletakkan Nisa di atas kasur dan ia mencoba mencari pelaku yang menyerang istrinya namun ia gagal sebab lelaki tadi sudah pergi dari sana sebelum Ricko datang ke kamar. Tidak berpikir lama Ricko membawa Nisa langsung menuju rumah sakit, sambil di jalan ia menelpon polisi menggunakan handsfree dan menceritakan semua yang terjadi di rumahnya.


Sesampai di rumah sakit Ricko langsung menggendong tubuh istrinya menuju IGD, dokter di sana pun terkejut melihat Nisa pingsan pasalnya dokter yang menanganinya adalah dokter Welly.


"Kenapa Nisa pingsan Rick?!" Ucap dokter Welly.

__ADS_1


"Ada yang neror rumahku lagi bii,, tolong selamatin Nisa bii tolong!!"


"Iyah Rick sabar yah, kamu tunggu di luar dulu."


Sambil menunggu hasil perkembangan kondisi Nisa, Ricko membaca ayat kursi. Setelah menunggu selama setengah jam, dokter Welly memberitahu kepda Ricko bahwa Nisa harus di operasi, Ricko menyetujui syarat dokter Welly dan ia langsung mengurus biaya administrasi.


💐💐💐


"Bagaimana kondisi istriku?! aku boleh liat ke dalam kan! " Ucap Ricko dengan gelisah saat melihat dokter Welly keluar dengan raut wajah kelelahan.


"Maaf Rick, untuk saat ini Nisa masih dalam keadaan kritis jadi belum boleh masuk. Kabar buruknya Istrimu keguguran dan yang lebih parah dia menderita Amnesia akibat pukulan keras yang menghantap kepalanya." Ucap dokter Welly menjelaskan kondisi Nisa.


Pada saat itu juga kedua orang tua Nisa yang baru tiba di sana sangat syok mendengar keadaan putri mereka. Bu Hana mencoba menenangkan suaminya yang hampir pingsan, sedangkan Ricko menatap istrinya melalui kaca luar dengan pandangan kosong.


"Aku akan bunuh siapa pun yang telah menyakiti istri dan anakku!" Batin Ricko dimana kedua jari-jemarinya saling mengepal dan mengeluarkan tetesan air mata.

__ADS_1


__ADS_2