Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 43 ( Mulainya perang antara sakit hati dan cinta)


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul 12 malam, Ricko segera melajukan mobilnya untuk menemui Nisa dirumah sakit, namun saat diperjalanan tepat ditengah tengah hutan ia melihat seorang perempuan melambai- lambaikan tangan tepat dipinggir jalan. Ricko segera menghentikan mobilnya.


Ricko :" Apa yang anda lakukan ditengah malam begini? "


Xx :" Bolehkah aku menumpang? aku dikejar kejar oleh orang yang aku tidak kenal, tolong bantu aku. " Ucap seorang perempuan yang sedang berbicara dibalik pintu kaca mobil Ricko.


Ricko akhirnya mengizinkan perempuan tadi masuk kedalam mobilnya karena ia tidak munkin membiarkan seorang perempuan berada di hutan saat tengah malam. Saat di perjalanan perempuan yang disangka Ricko hanyalah seseorang yang butuh pertolongan ternyata adalah suruhan Stella.


Xx :" Aduh,, cuaca disini dingin sekali yah. "


Ricko :" Di dalam laci dasbor ada minyak angin, kalau mau pakai saja. "


Xx :" Terimakasih. "


Saat perempuan itu mengambil minyak angin, ia menyimpan lipstik yang sudah di rencanakan oleh stella terlebih dahulu.


Ia mulai merencanakan aksinya yang kedua yaitu memasukan obat tidur kedalam sebuah air mineral, Stella sudah tau kebiasaan Ricko kalau sedang mengemudi ia pasti mencari air minum sebab Ricko tidak pernah sediakan air minum di dalam mobilnya.


Ricko :" Aduhh lupa lagi. "


Xx :" Ada apa? "


Ricko :" Bukan apa-apa, hanya haus itu saja. "


Xx :" Ohh, ini aku tadi membeli 2 botol kau bisa meminumnya. " Ucap perempuan itu sembari menyodongkan sebotol air.


Ricko :" Tidak terimakasih, nanti akan ku beli sendiri. "


Xx :" Anggap ajah ini terima kasihku, karena kau sudah menolongku. "


Ricko :" Baiklah akan aku minum. "


Ricko segera menghentikan mobilnya ia mulai menelan setetes demi setetes air yang sudah dicampur obat tidur itu. Saat Ricko hendak menancapkan gas ia mulai merasa pusing.


Ricko :" Aduhh kepalaku pusing.. " Gumam Ricko sambil memijat keningnya.

__ADS_1


Xx :" Ada apa? apa kau baik-baik saja? "


Tak lama Ricko melirih ke arah perempuan itu, ia melihat perempuan itu sedang tersenyum jahat. Dan akhirnya tidak lama Ricko tertidur.


📞📞📞


*Xx “ Halo bos, dia sudah tertidur. ”


Stella “ Kerja bagus, aku akan membawanya menuju Hotel*. ”


Stella segera mendatangi letak posisi Mobil Ricko berada. Ia mulai duduk di kursi penumpang dan memindahkan Ricko juga di kursi penumpang, seolah olah Ricko sedang melakukan pelecehan padanya. Seseorang diutus untuk mengambil foto mereka berdua untuk disebar luaskan kepada media.


Setelah selesai berfoto, Stella segera meluncur menuju hotel yang sebelumnya ia pesan. Ia langsung menidurkan Ricko diatas ranjang dan membuka pakaiannya dan juga pakaian Ricko. Stella langsung melakukan aksinya.


💐💐💐


" Mas Ricko kok belum ada nelpon yah dari tadi, apa dia lagi bertugas? " Batin Nisa sembari duduk kewalahan di atas kursi kerjanya sebab ia baru selesai melakukan operasi transplantasi hati. Saat ia sedang bersantai sambil menseruput setetes kopi hangat, Rita datang bersama Denis.


" Tok.. Tok.. Tok.. " Suara ketukan pintu.


Rita :" Nis, kan ngak ada jadwal operasi lagi, aku izin pulang duluan yah. "


Nisa :" Okedeh. " Saat Rita hendak pergi Nisa langusng menghentikannya. " Ehh Denis,, "


Denis :" Iya? "


Nisa :" Emang kamu sudah selesai tugas? kok ada disini? "


Denis :" Sudah 1 setengah jam yang lalu malahan. "


Nisa :" Ohh gitu,, yaudah makasih infonya. "


Nisa segera menghubungi Ricko, namun handphone Ricko tidak ada jawaban. Nisa segera melajukan mobilnya menuju rumah Ricko sebab ia sangat khawatir. Saat sampai rumah Ricko pun ia tidak melihat adanya mobil Ricko.


" Ting tong,, ting tong,, "

__ADS_1


Bu Rahma :" Aduhh siapa sih bertamu malam begini. " Gumamnya begitu juga dengan pak Juan yang terbangun sebab mendengar bunyi bel.


Pak Juan :" Ricko palingan itu.. "


Bu Rahma :" Bukan, kalau Ricko dia bawa kunci cadangannya sendiri. "


Mereka berdua pun akhirnya segera bangkit dari kasur dan menuju lantai bawah, Mia yang mendengar bunyi bel berulang kali ikut terbangun dan menuju lantai bawah.


Bu Rahma :" Iya sebentar.. " Teriak bu Rahma dari tangga. Saat di bukakan pintu mereka terkejut kedatangan Nisa ditengah malam begini.


Pak Juan :" Nisa? ada apa nak? "


Nisa :" Semuanya sebelumnya aku minta maaf sudah bengunin kalian semua, Mas Ricko ada apa ngak? "


Bu Rahma :" Loh dia ngak sama kamu?? Katanya dia habis jaga langsung ke rumah sakit buat ketemu kamu. " Ucapnya merasa bingung.


Mia :" Bentar aku cek dulu. " Ucapnya kemudian pergi menuju kamar Ricko. " Bi,, Ricko ngak ada di kamar maupun di kamar mandi. " Ucapnya sehabis memasuki kamar Ricko.


Pak Juan :" Apa kamu bilang?? kemana lagi itu anak. " Ucapnya merasa khawatir.


Bu Rahma :" Munkin terjebak macet paling. "


Pak Juan :" NGAK ADA MACET TENGAH MALAM!!! " Bentak pak Juan yang tengah tercampur khawatir dan emosi.


Nisa segera menghubungi Ricko dan akhirnya handphone Ricko berdering, Stella mengangkat telpon dari Nisa.


Nisa :" Bu, ada jawaban. " Ucapnya merasa senang.


Bu Rahma :" Kasi keras, biar semua dengar. "


Nisa segera mengaktifkan pengeras suara dan ia keget setelah mendengar suara desahan seorang wanita.


**Hai Kakak,,, Maaf yah kalau author jarang up, Author juga punya kesibukan yang lainnya, jadi jangan bosan bosan yah like, komen, dan votenya 😘 Baca juga ya karya temen aku, yang berjudul Aku Mengagumimu. Ditulis oleh Author velia26 💞


SELAMAT MEMBACA KAKAK KESAYANGAN AUTHOR 😘**

__ADS_1


__ADS_2