
dirumah sakit Nisa dibwa ke UGD untuk diperiksa lebih lanjut
setelah sekian lama menunggu. dokter keluar dari ruang UGD
Ricko :" dok bagaiman keadaannya?" ucapnya merasa sangat khawatir lalu berdiri dari kursi depan UGD.
Dkter :"Sangat buruk, dia kekurangan darah dan mengalami kritis, dan stok darah dirumah sakit sedang kosong.!" ucapnya melepas masker dari telinganya.
Pak Johan :" fikry Apa yang dokter ini bilang?! ada apa?" tanya pak Johan yang masih belum mengerti bahasa inggris secara lancar dengan sangat khawatir.
Fikry :"dokter bilang Nisa kekurangan banyak darah, sedangkan stok darah di rumah sakit sedang kosong." ucapnya merasa sangat bingung lalu menoleh setelah dipanggil.
Pak Johan :"beritahu dokternya, darah papa sama dengan dia O." ucapnya menawarkan tangan kirinya itu.
Fikry :"tapi pah, ngak bisa yang tekanan darah tinggi atau yang punya penyakit." ucapnya menggengam tangan pak Johan.
Ricko :"Darah saya saja dok, darah saya O." Ucapnya menawarkan diri setelah mendengar pak Johan dan Fikry berbicara.
Dkter :"Baik silahkan ikuti saya." ucapnya mempersilahkan, Ricko pun mengikuti dokter dari belakang.
3 Jam kemudian Nisa menggerakan jari kelingkingnya, dan bu Hana bersyukur karena anaknya sudah sadar.
Bu Hana :" Nak, kamu sudah sadaaar? alhamdulilahh ya allah." ucapnya mengadakan tangannya di dada bersyukur.
Nisa perlahan membuka matanya dan melihat disekelilingnya, dan mencari Ricko. dia tidak mencari papanya maupun kakanya.
Nisa :"maa,, mas Ricko dimana? kenapa aku bisa disini?" ucapnya melihat sekelilingnya.
Bu Hana :"tadi kamu tertabrak mobil, jadi ngak sadarkan diri, nak Ricko sekarang lagi di ruang sebelah, lagi istirahat tadi dia habis donor darah buatmu." ucapnya sambil mencium tangan anaknya itu, tidak lama kemudian Fikry dan pak Johan datang masuk.
__ADS_1
Nisa :" aku mau lihat mas Ricko." ucapnya hendak turun dari ranjang, tapi ia msih belum kuat dan hampir terjatuh, sehingga Fikry memanggil dokter.
Nisa :"Dok izinkan saya bertemu Orang yang sudah menolong saya.!!" ucapnya duduk di atas ranjang dan memohon ke dokter.
Dkter :"Maaf tapi kondisi anda masih belum stabil, anda tidak bisa menemui orang itu." ucapnya menasehati Nisa.
Nisa :"Tidaak saya mau melihat Dia!!" ucapnya membantah perintah dokter, sehingga dokter memberinya kusri roda dan mengantarnya ke ruangan Ricko. "Mas Ricko!" ucapnya melihat Ricko duduk diatas ranjang
Ricko :" Loh ngpain kesini, kmu masih belum stabill.!!" ucapnya menatap ke arah pintu.
Nisa :" mas Ricko ngkpp kan?" ucapnya menyamperin Ricko.
Ricko :"Ngkpp kok, kmu ngpain kesini, yaudah baring di sini biar aku duduk di kursi." ucapnya turun dari ranjang dan membantu Nisa baring di Ranjang.
Tiba² handphone Ricko berbunyi, ternyata kolonel andi menelpon.
Knel Andi👨🏻:"tugasmu hari ini sudah selesai, kalian pulang menggunakan transit jam 4 bukan?"
Ricko🧑🏻 :"ya seharusnya begitu, tapi Terjadi sebuah kecelakaan, Nisa tertabrak mobil, sehingga harus beristirahat total."
Knel Andi👨🏻 :" Apa?! bukankah kau sudah ku perintahkan jngan sampai ada yang terluka!"
Ricko🧑🏻 :"Maaf Pak, waktu itu saya ceroboh. "
Knel Andi👨🏻 :"Ya sudah saat kau kembali dari sana tulis laporan, lain kali jngn sampai terulang, aku matikan teleponnya." tit bunyi suara sambungan telepon dimatikan.
Ricko berjalan dari pojok pintu ke ranjang Nisa, ia kelihatan sangat lelah ditambah lagi saat pulang nanti ia harus tulis laporan.
__ADS_1
Nisa :"ada apa mas?" tanya Nisa setelah melihat Ricko dengan wajah gugup, karena baru kali ini dia sangat ceroboh.
Ricko :"Ngkpp, tadi kolonel Andi menelpon, katanya aku harus menulis laporan kalau sudah pulang." ucapnya sambil memasukan handphone ke kantong celananya.
Hari berlalu begitu cepat, Nisa sembuh total setelah dirawat 5 hari di Rumah sakit.
Karena pesawat sebelumnya ditunda, maka ia memesan tiket untuk pulang nanti malam.
PERJALANAN PULANG DRI RUMAH SAKIT
Nisa :"Mas temani aku pergi beli tiket yah ntar sore." ucapnya berjalan disamping Ricko.
Ricko :"Okee deh." ucapnya memakan permen dan merangkul pundak Nisa.
DI HOTEL!
"Tingtong" suara bel Kmar Nisa berbunyi setelah ditekan Oleh Ricko. Pak Johan membukanya dan mempersilahkan Ricko masuk.
Ricko :"Nisanya ada pak?"
Pak Johan :"Ada ayo masuk!" ucapnya mempersilahkan Ricko masuk.
Nisa :"ehh mas Ricko, tunggu bentar mas" ucapnya yang sedang memakai lipstik.
Bu Hana :"kalian mau kemana?" tanya bu Hana sambil menyiapkan secangkir teh.
Nisa :"Mau pergi beli Tiket, aku nyari yang cepat, soalnya bentar lagi aku ulangan." ucapnya mengambil tas selempang. "aku pergi dulu ma, assalamualaikum."
Ricko :"Pak, Buk, saya pergi dulu assalamualaikum." ucapnya hendak pamit.
__ADS_1
" Waalaikum salam hati² yahh di jalan." ucap kedua ortunya kompak.