Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 19 (Perpisahan Selama 5 Tahun)


__ADS_3

Saat tiba didepan bandara, Ricko sudah ditunggu oleh sersan Denis yang tidak lain adalah teman seperjuangannya selama menjdi tentara.


Rasa takut kehilangan mulai membesar didalam hati Nisa,


Dan benar saja ketakutannya terjdi dalam sekejap, saat Ricko mengantar Nisa menuju mobil pribadi milik Nisa yang ia beli saat ia ada di Amerika,ia bertemu dengan Gibran yang kebetulan 1 pesawat hanya beda Kelas.


Gibran :"Ricko?" ucapnya menepuk pundak Ricko dari belakang. "kamu ada dibandara juga?Kapan terbang? barusan ajahkah?"


Ricko :"ehh Gibran, iyah Gib ini baru sampe kok." ucapnya memasukan Koper kedalam mobil Nisa.


Gibran :"kamu pulang bareng Nisa?" ucapnya membantu Ricko memasukan Koper.


Ricko :"ngak, itu lagi ditunggu sama nak buah." ucapnya Menunjuk ke arah Dennis berdiri. saat selesai memasukan Koper ia langsung berdiri di hadapan Nisa.


Ricko :"saatnya kita berpisah, ingat pesanku jangan sedih, jangan merasa kesepian, pasti nanti kita bertemu kok." ucapnya dengan mata berkaca² dan mengelus² punggung Nisa.


Nisa :"tapi kenapa harus berpisaaah." ucapnya menangis langsung memeluk Ricko dengan sangat erat begitu juga Ricko membalas pelukan dengan sangat erat.


Ricko :"sudah jangan nangis." ucapnya menahan tangisnya.


Denis :" salam hormat(beri hormat ke Ricko) anda ditugaskan menuju tempat kolonel Andi berada." ucapnya tiba² muncul di hadapan mereka.


Ricko :" baik antarkan aku kesana." ucapnya melepas pelukannya dari Nisa. "Aku pergi dulu, jangan lupa kuat, solat 5 waktu, gapai cita²mu yah." mengusap air mata Nisa.


Nisa pun mengangguk saja, dan melihat kepergian Ricko dengan mobil yang beranjak semakin jauh darinya.

__ADS_1


Nisa POV


Aku ngak boleh nyerah, aku harus bisa bangkit, aku harus bisa menggapai cita²ku, ngak boleh stres hanya karna Cinta, aku yakin kita pasti bisa ketemu suatu saat nnti, aku harus yakin sama diriku sendiri."


Disaat itu Nisa mengingat semua pesan Ricko dan membuat ia semakin hari semakin pintar, ia juga menyelesaikan kuliahnya selama 5 tahun dalam bidang kedokteran.


Tak disangka dalam jangka panjang itu ia dijuluki sebagai "Leader Of Doctors In The World" karena kepintarannya yang membuat ia sering keluar negeri untuk mengobati pasien dengan bayaran tinggi.


🎆 5 TAHUN KEMUDIAN 🎆


Nisa :"Semua persiapan sudah disiapkan ngak?" ucapnya kepda Rita (asistennya) yang bersiap² pergi ke LAX.


Rita :"Sudah semua dok, tinggal pergi ke Bandara ajah."


Nisa :"Oke, ayok kita pergi." ucapnya masuk kedalam Mobil.


"Snow globe itu mengingatkanku kembali dengan masa lalu." batinnya dan menjatuhkan beberapa air mata yg tiba² keluar dari matanya itu.


"Triling,,, triling,," suara handphone Rita tiba² berbunyi dan seseorang menelponnya.


Rita 👩🏻 :"Halo Den? ada apa?" ucapnya kepada pacarnya yang tidak lain adalah Sersan Denis.


Denis🧑🏻 :"kok manggil Den sihh, ngambek aku niiih, manggil yang romantis dikit dong kayak sayang akuh."


Rita 👩🏻 :"Isss alay banged, ada apa kok nelpon (cuek)"

__ADS_1


Denis🧑🏻 :" yaelah nelpon ajah, masih marah apa yang tadi malam?"


Rita👩🏻 :" yaiyalah masih mrah, make nnyak lagi, udah ah ku matikan kalau ngak penting."


Denis🧑🏻 :"eitss maaaf bah, yaudah sekarang lagi dimana?"


Rita👩🏻 :"Lagi dijalan mau ke bandara kenapa?"


Denis🧑🏻 :"mau kemanaa?udah makn belom, kalau belum ntar ku kirim mke drone yah."


Rita👩🏻 :"emang harus ku kasi tau yah mau kemana, udah jelas nyari pilot yang ganteng² dong, urusan makan ntar kalau laper makan sendiri."


Denis🧑🏻 :" isss kejam banged nih cwek, yaudah kalau begitu, aku matikan yah, ntar kalau ngak marah telp yahh."


Rita👩🏻 :"Mlas kamu bau."


Denis🧑🏻 :"Hmm iyah udah kamu harum,aku matikan yah byee i lop...." Belum selesai Denis bicara sambungan sudah diputuskan oleh Rita.


Nisa :"Siapa yang telpon Rit? kelihatannya kesel banged tuh?" ucapnya sambil menyetir mobil.


Rita :" my boyfriend, emng yah cwok itu suka banged ngeselin, masa aku diejek dibanding²kan sma mantannya, dibilang aku itu gendut lah apa lah, yah wajar ajah lah aku gendut kan aku suka makan emang. " ucapnya menyimpan Handphonenya didalam tas.


Nisa :"Seriously? dia bilang sambil ketawa ngak?" ucapnya serius mengemudi.


Rita :"Sambil ketawa sih sebenarnya, But I Don't Like That." Ucapnya Sok mengkibas rambutnya dengan tangannya.

__ADS_1


Nisa hanya tertawa dan tersenyum saat mengingat sesuatu lagi yaitu saat dimana Ia bertengkar dengan Ricko masalah cewek.


__ADS_2