
Setelah menuju parkiran mereka langsung melajukan mobil pulang kerumah, Sesampainya mereka dirumah, mereka tidak melihat Bu Rahma dan Pak Juan.
Nisa :" Kok sepi rumah mas? " ucapnya melihat sekeliling. "Apa kita di tinggal yah? "
Ricko :" Kayaknya sih gitu, ngkpp lah aku tau hotelnya kok, sudah siap siap sana ngak pke lama yah, kalau lama ku tinggal. " ucapnya menatap gemes.
Nisa :" Oke bos. " ucapnya mengacungkan jempol.
💐💐💐
Ranti :" Ricko belum datang kak? " ucap adek bu rahma yang sedang memegang Jus.
Bu Rahma :" munkin lagi di jalan. "
Ranti :" Oh itu dia datang, tapi itu cwek siapa? Kok gandengan sama Ricko? " Ucapnya melihat ke arah Pintu depan.
Saat Ricko masuk kedalam hotel sambil menggandeng tangan Nisa, semua mata orang disana tertuju pada Nisa, mereka bingung siapa yang sedang bersama Ricko. karena selama ini yang mereka tau semenjak Ricko putus dari Stella iya tidak pernah berniat untuk mengencani seorang wanita.
Bu Rahma :" Ini dia tamu spesial yang sudah kita tunggu² " Ucapnya menyamperin Nisa dan Ricko.
Ranti :" itu siapa? " Ucapnya melihat kearah Nisa.
Bu Rahma :" namanya Nisa, dia adalah Calon menantu keluarga Zinus, Nanti sore kami akan pergi ke Indonesia untuk melangsungkan pertunangan. "
Ranti :" mendadak banged kak berangkatnya?" ucapnya mengambil buah dimeja prasmanan.
__ADS_1
Bu Rahma :" mendadak bilangnya bukan mendadak rencanainnya, kalau rencananya sudah lama. "
💐💐💐
Semua orang disana terlihat bahagia kecuali Mia yaitu seseorang diluar keluarga Ricko namun sudah dianggap seperti keluarga karna kedekatannya dengan keluarga Ricko.
Mia :" Hay, Perkenalkan namaku Mia, aku temannya Ricko tpi sudah seperti keluarganya. " ucapnya sambil menjulurkan tangan.
Nisa :" Saya Nisa. " ucapnya tersenyum sambil kembali menjulurkan tangan.
Mia :" Oh jadi gitu punyak cwek ngak kasi tau yaah, sekarang mainnya rahasia rahasian. " ucapnya melipat kedua tangannya dan menyenggol bahu Ricko.
Ricko :" Hehe kan kamu tau aku jarang ketemu sama kamu. " ucapnya tersenyum senang.
Mia :" Terus gunanya handphone apa? kan bisa chet sama aku. " Ucapnya kesal.
Nisa yang melihat keakraban Ricko dengan Mia memilih duduk sendiri di meja paling belakang.
Nisa :" Mas aku permisi bentar. " ucapnya pergi meninggalkan mereka berdua.
" Sabar nis sabar, itu cuma temennya doang kok. " batinnya sambil mengelus dadanya menahan kemarahan dan membuatnya sperti ingin mencabik cabik jantung salah satu di antara mereka yang sejak dari tadi terlihat berbincang dan tertawa tiada henti.
Bu Rahma yang melihat Nisa sedang menyendiri berinisiatif membuat Nisa tidak bosan. ia memperkenalkan Nisa dahulu dan bermain game kemudian.
Bu Rahma :" Para saudara dan saudariku semua pasti ada yang kepo dengan asal usul Nisa kan? " ucapnya yang sedang berdiri di antara kerabatnya tersebut.
__ADS_1
Ranti :" Pastinya dong. "
Bu Rahma :" Jadi kita akan tahu siapa Nisa sebenarnya. " Ucapnya menghampiri Nisa di kursi belakang. "Ayok nak kita kedepan. " Menarik tangan Nisa menuju depan panggung. " Perkenalkan Dirimu. "
Nisa :" Perkenalkan nama saya Nisa, Saya adalah seorang Dokter, saya sering keliling Dunia untuk mengobati pasien, Umur saya 25 tahun. " Ucapnya percaya diri.
" Oh jadi dia dokter, bisa bisanya dia rebut posisiku menjadi calon menantu keluarga Zinus, aku yang sudah lama tunggu ngak dikasi gelar apapun, sedangkan dia orang baru sudah dikasi gelar menantu. " Batin Mia mengepal tangannya dan menggenggam erat gelas yang ia pegang seperti ada dendam dengan gelas itu.
Tom :" Waah hebatt. " Ucapnya sambil tepuk tangan yang tiba tiba muncul dari belakang membuat semua orang bingung karna ini adalah acara keluarga.
Pak Juan :" Tom? ngapain kmu kesini? " Ucapnya berbalik badan merasa bingung.
Tom :" Maaf tuan saya lancang masuk kesini, ada sesuatu penting yang ingin saya sampaikan secara pribadi dengan anda." Ucapnya tertunduk.
Pak Juan :" Oh iyah ngkpp, sekarang kau Ikut aku. " Ucapnya berjalan dengan diikuti Tom dari belakang.
💐💐💐
Pak Juan :" Ada perlu apa? "
Tom :" Begini Tuan, pesawat yang seharusnya berangkat nanti sore tidak bisa berangkat di perkirakan nanti akan terjdi cuaca yang buruk ditambah lagi Guntur yang sangat besar. "
Pak Juan :" Jdi kapan pesawat diperkirakan bisa berangkat? "
Tom :" Sekitar jam 10 Malam tuan. "
__ADS_1
Pak Juan :" Baiklah, kau juga harus ikut dengan kami ke Indonesia, pastikan keamanan harus ketat, tidak ada yang boleh ceroboh sedikit pun. "
Tom :" Baik Tuan. "