
Setelah selesai makan, Bu rahma mulai mengemas barang untuk ia bawa ke Indonesia, namun di tengah ia sedang melipat pakaian, Mia mengirim pesan kepada Bu Rahma.
📩📩📩
Mia :" Bi, aku mau ikut boleh ngak? "
Bu Rahma :" Iyah ngkpp, sebentar lagi mau berangkat, cepatin yah. "
Mia :" Oke bi. "
Setelah semua berkemas mereka segera menuju bandara, dan disaat itu juga Mia datang dengan membawa 2 koper.
Ricko :" Loh mah, Mia ikut juga? " Ucapnya melihat Mia dari kejauhan.
Bu Rahma :" Iyah dia ikut. "
" semoga Ricko terpukau lihat aku pakai Dress warna kesukaannya, ditambah rambutku diurai hihi. " Batin Mia merasa bahagia seakan akan Ricko bisa terhasut kecantikannya dan terpukau saat melihat ia.
Mia :" Rickooo aku juga ikutt. " Ucapnya tersenyum lebar sangat gembira dan tebar pesona.
" Idih kijil kali, cengar cengir kayak kambing pamer gigi , udah gitu pakai dress lagi disangka mau ke undangan. " batin Nisa merasa jijik dan menunduk ke bawah dan menutup mulutnya menahan tawa.
Ricko :" Oh Ya. " Ucapnya Cuek.
" Hiss cuek banged sih, orang sudah dandan cantik cantik juga masih di cuekin, cantikan aku lagi di banding Nisa. " Batin Mia merasa kesal karena terabaikan.
Pak Juan :" Sudah disini semua kah? " ucapnya tiba tiba muncul dari belakang.
Bu Rahma :" Of course. "
setelah semua berkumpul mereka langsung masuk kedalam pesawat dan mengambil posisi duduk.
__ADS_1
Nisa :" Mas kita naik pesawat apaan? kok ngak ada penumpangnya sih? " ucapnya melihat area tempat duduk yang masih kosong.
Ricko :" Pesawat pribadi lah. " ucapnya sambil menarik pipi Nisa.
Nisa :" Sakit tau, mau ku tarek juga kah hah! "
Ucapnya mengancam mencubit Ricko, dan membuat Ricko semakin gemes akan candaan Nisa.
selama diperjalanan Ricko dan Nisa terus saja bercanda tertawa bahagia sehingga membuat Mia yang dari tadi memantau mereka menjadi panas dan tidak tahan dengan Ricko dan Nisa.
Mia :" Paman, Bibi aku boleh ngak pindah tempat? mau lihat pemandangan soalnya. "
Pak Juan :" Iyah ngkpp. "
💐💐💐
Rita :" pasti pesawatnya Nisa sudah berangkat. " ucapnya merasa kecewa.
Denis :" yah baguslah bentar lagikan kita juga berangkat, udahlah napa wajahmu itu jelek kali ku lihat. " ucapnya sambil memainkan handphone.
Denis :" Tenang beib ada abang yang selalu temanin eneng kapan pun dimana pun. " Ucapnya menepuk dadanya.
Rita :" di kuburan mau ngak? "
Denis :" Tunggu ajalku tiba. " Ucapnya tersenyum.
Rita :" Lihat apaan sih itu, jangan bilang chetingan sama cwek lagi. "
Denis :" Ihh gini gini aku ngak fake boy yah. " ucapnya menatap sinis.
Rita :" apaka mau marah kau. " ucapnya kembali menatap sinis Denis.
__ADS_1
saat Rita bersandar di bahu Denis sambil membaca berita terbaru di Indonesia, mereka melihat berita yang baru saja di terbitkan malam itu juga.
" Putra konglomerat keluarga Zinus yang dikenal terkaya di Indonesia kini tengah menjalani hubungan dengan seorang wanita, padahal ia sudah memiliki tunangan, Sedikit informasi Tuan Juan Zinus Beserta keluarganya akan terbang dari Rusia ke Indonesia untuk melakukan sesuatu yang penting. "
Dikala itu juga Gibran yang tadinya sedang duduk di dalam Bar setelah membaca kabar terbaru itu segera berlari kerumah Nisa yang dimana selama ini mereka tinggal.
Gibran :" Kalian sud.. " belum selesai Gibran bicara, Rita dan Denis bersamaan saling mengangguk kepala. " Hufft (menghempaskan nafas kasar) baru baru ajah Nisa masuk berita udah datang berita baru lagi tentang Ricko, emang yah wartawan itu kayak ngak ada kerjaan lain gitu. "
Denis :" Jangan lupa pekerjaan mereka ada 3 hal. " ucapnya menepuk bahu Gibran. " 1. mereka cari berita yang hot hot supaya perusahaan mereka berkembang tinggi 2. Incaran mereka selalu orang terkaya, karna disitu banyak rahasia. 3. mereka tertarik pekerjaan begitu lah. "
Gibran :" Jangan bilang kamu mantan wartawan? " Ucapnya mengacungkan telunjuk.
Denis :" tapi sayang, gitu gitu aku ngak tertarik. " ucapnya kembali memainkan handphonenya.
💐💐💐
Nisa :" Ehh ada pesan dari Rita. " Ucapnya sembari mengaktifkan data.
Ricko :" Apaan dia bilang? " ucapnya mendekatkan wajahnya dengan Nisa.
Nisa :" Nih baca coba, maksudnya apaan? "
Ricko :" Rumor apa yang dimaksud? " ucapnya saling tatap menatap bingung.
Pak Juan :" Ricko, kita ngak bisa lewat depan karna banyak wartawan, papa ngak tau apa yang terjadi. "
Bu Rahma :" Berita apa apaan ini!! " ucapnya kaget melihat berita yang muncul di semua media sosial.
Pak Juan :" Sialan!! siapa yang sudah sebarin berita hoax itu semua. " Ucapnya merasa emosi dan mengepal kedua jari jari tangannya kuat kuat. " Ricko, cepat kau panggil pasukan angkatan militer kesini. "
Ricko :" Pah ngapain ribet ribet gitu sih, tinggal lewat belakang ajah. " Ucapnya tidak mau ribet.
__ADS_1
Pak Juan :" Bodoh. " Ucapnya mengetuk kepala Ricko membuat ia mendesah dan seketika mengedipkan kedua matanya." klau lewat belakang itu lapangan bandara mau lewat mana pun tetap ada wartawan.
" Kapok kalian rasakan itu haha. " Batin Mia terkekeh.