Tentaraku Bodyguardku

Tentaraku Bodyguardku
Episode 17 (Gombal)


__ADS_3

Sesampainya mereka di Jakarta, Nisa memesan kamar hotel sementara karena tidak munkin ia langsung kembali kerumah setelah perjalanan jauh.


"Tingtong" terdengar bunyi bel dan Bu Hana segera membuka pintu.


Ricko :"Nisanya ada bu?" ucapnya menatap senyum ke bu Hana


Bu Hana :"Nak Ricko, ada nak masuk ajah dia lagi di teras minum teh, nak Ricko mau dibuatin teh juga?" ucapnya mempersilahkan masuk dan menawarkan teh.


Ricko :"ngak usah buu hehe malah ngerepotin, yaudah saya temui dia dulu yah bu." ucapnya menuju teras.


"aku tau kamu pasti kepikiran terus apa yang aku bilang, makanya aku ajak jalan²" batin Ricko sambil mengintip Nisa dari jendela.


Ricko :"nanti kita jalan² lagi yah." ucapnya duduk diteras hotel,disamping Nisa yang sedang minum teh.


Nisa :"emang mas Ricko ngak capek yah? kuat amat ih." ucapnya sambil meniup teh yang pans.


Ricko :"tentara itu harus kuat, buat kamu ngak ada capeknya kalau aku mahh hahhaha." ucapnya tertawa bahak²


Nisa :"yaudah mas aku mandi dulu, tunggu aku yah." ucapnya berdiri dan meninggalkan teh yang masih anget di atas meja.


Ricko :"ini teh ngak diminum Nis?" ucapnya mengangkat cangkir teh tersebut.

__ADS_1


Nisa :"minum ajah mas kalau mau." ucapnya mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.


Ricko juga memikirkan penyebab dari papanya tidak setuju hubungnnya itu, dan tiba² disusul oleh pak Johan diteras.


Pak Johan :"Nisa dulu adalah anak yang super super nakal, super super bandel, keras kepala, tapi dikala itu juga dia sering menangis entah itu yang menyakiti batinnya maupun yang menyakiti fisiknya." ucap pak Johan tiba² menjelaskan sifat Nisa dan beberapa kali menseruput teh.


Ricko :"Hmm sebelumnya saya minta maaf pak, saya sudah menyakiti hati anak bapak, hubungan antara saya dan Nisa sudah ditau Papa saya dan dia tidak setuju, jadi mau ngak mau saya minta putus." ucapnya merasa bersalah.


Pak Johan :"Hmm tidak apa² nak Ricko, munkin belum jodoh ajah." ucapnya menaruh segelas teh di meja.


Tidak lama Nisa datang dengan penampilan yang siap untuk terakhir kalinya jalan bersama Ricko.


Ricko :"pak, buk, kita mau pergi jalan dulu assalamualaikum. " ucapnya berpamitan.


"Waalaikumsalam. " ucap kedua orang tuanya.


Sesampainya di dalam taxi, Ricko mencoba mengajak ngomong Nisa supaya ia tidak sakit hati dan kepikiran terus menerus.


Ricko :"kalungnya masih dipakekan?" ucapnya menatap leher Nisa.


Nisa :"masih emang kenapa mas?" ucapnya menyandarkan kepalanya di pundak Ricko.

__ADS_1


"Ya Allah aku sudah nyaman didekatnya, sekarang engkau malah ingin kami pisah, apakah munkin takdir sedang ingin bermain denganku." batinnya yang merasa nyaman disamping Ricko.


Ricko :"Soalnya kamu kalau pake kalung itu, kelihatan mirip Cinderella yang difilm kapal tenggelam itu nah, yang cantiknya kebangetan." ucapnya mencoba mengasa pikiran Nisa.


Nisa :"emang cinderela ada pernah dikapal apa, itu mah film titanic om." ucapnya mengejek Ricko dengan memanggil Om.


Ricko :"Hisss aku bukan om yaaah, besok aku oplas ku kasi putih kayak mayat biar ngak dipanngil om lagi deh." ucapnya menarik pipi Nisa yang sangt kenyal.


Nisa hanya tertawa dan tidak terasa mereka menuju mall, ternyata Ricko ingin membelikan Nisa pakaian baru.


Nisa :"kita kesini mas?" ucapnya menggenggam tangan Ricko.


Ricko :"iyah aku mau belikan baju baru buatmu." ucapnya membawa Nisa menuju kedalam mall.


Nisa :"Mass,, emang aku kelihatan gendut yah? sampe² mau belikan aku baju baru.?" ucapnya menatap tubuhnya itu.


Ricko :"ngak ihh, kamu ituu ngak gendut cuma pendek ajah dari aku." Ucapnya menertawakan Nisa.


Nisa :" Hiss jahat aaa malas, ngak teman kita." ucapnya memukul lengan Ricko.


Ricko :"loh memang kita ngak teman ih, kita loh pacaran huuu." ucapnya mencolek kepala Nisa terus tertawa nakal.

__ADS_1


Nisa :"Hmm,, tapi bentar lagi hubungan kita berakhir hehe." ucapnya kembali cemberut.


Ricko hanya terdiam dan tawanya terhenti saat mendengar Nisa berkata seperti itu saat ada seseorang yang memanggilnya ia terkejut dan tidak menyangka.


__ADS_2