Terimakasih Telah Mengkhianatiku

Terimakasih Telah Mengkhianatiku
Acara Lamaran


__ADS_3

Hari ini Zia izin tidak masuk kantor karena sibuk persiapkan untuk acara besok.


Tidak hanya Zia yang libur, ketiga sahabat nya pun ikut libur. Rencana nya mereka hari ini akan ke Salon bersama untuk melakukan perawatan.


Ting.


ponsel Jesika berbunyi tanda pesan masuk.


"Jes, lo jemput Ayu ke Rumah nya ya! gue berangkat sama Zia" isi Pesan di ponsel Jesika dari Clara.


"Oke"


Rumah Jesika searah dengan rumah Ayu.Sedangkang jarak rumah Jesika ke rumah Zia lumayan jauh, jadi mereka memutus kan menggunakan dua mobil.


"Selamat pagi menjelang siang Pak Suryo! " Clara tersenyum ramah menyapa satpam rumah Zia.


"Selamat pagi menjelang siang juga Non Clara,mau ketemu Non Zia ya? "tanya Pak Suryo sopan.


" Iya, Saya masuk dulu Pak, "Clara melajukan mobil nya sampai dihalaman depan pintu utama rumah Zia.


" Kita berangkat sekarang Cla? "Zia mendudukkan tubuh nya disamping Clara.


" Ngak, tahun depan. Ya sekarang dong Zia, "Sahut Clara geram menarik tangan Zia keluar rumah.


" Ma, kita pergi dulu," Zia mencium tangan mamanya sebelum pergi.


" Iya, Clara nyetir nya hati-hati, jangan ngebut! "Mama Jeni mengingatkan sebelum Clara melajukan mobil.


" Sip Tan" sahut Clara sedikit berteriak karena mereka sudah di dalam mobil jaraknya agak jauh dari pintu utama.

__ADS_1


"Kita ke Salon tante gue aja ya Zia," Clara melihat ke arah Zia yang asik bermain ponsel.


"Oke, habis itu temani gue ngambil gaun di Butik Ibu nya kak Jo ya, "Clara mengacungkan jempol nya ke arah Zia sebagai jawaban.


Setelah melakukan serangkaian perawatan di Salon, mereka langsung menuju Butik sesuai yang dikatakan Zia.


"Selamat datang di Butik kami, ada yang bisa saya bantu Mbak? " Salah satu karyawan Butik menyambut kedatangan mereka.


"Saya mau bertemu pemilik Butik ini! " Jawab Zia ramah.


"Ada yang bisa saya bantu? saya pemilik Butik ini. " Ucap seseorang dari belakang Zia


"Saya Zia tante, mau mengambil pakaian yang dipesan kak Zain. " Zia memberitahukan pemilik butik. Zain sengaja memesan kebaya yang akan dipakai Zia di Butik yang sama dengan nya.


Keesokan hari nya, semua keluarga besar Zia sudah berkumpul di ruang tamu,yang sudah di dekorasi untuk acara lamaran tersebut.Acara lamaran sederhana diadakan di rumah sesuai permintaan Zia.Tidak banyak tamu yang di undang,hanya keluarga inti dan beberapa kerabat lain nya dari kedua belah pihak.


Iring-iringan mobil mewah rombongan keluarga Zain memasuki halaman rumah Zia. Mobil pertama dikemudikan oleh Jo yang di dalam nya Zain dan Juna, minus Leo tidak bisa hadir karena perjalanan Bisnis. Mobil kedua dikemudikan oleh Ameera bersama sang Mami. Kakek dan Nenek satu mobil dengan Alex sepupu Zain dari Amerika. Orang tua Alex pun ikut hadir sebagai wali Zain adik kandung Alm Papi Bayu Adhitama.


"Selamat datang di kediaman kami Tuan dan Nyonya, " Pak Samanta dan istri nya menjabat tangan tamu yang datang.


"Terima kasih Tuan Samanta dan Nyonya Jeni" jawab kakek.


Kakek dan nenek Zain sebagai tetua di keluarga Adhitama berjalan lebih dulu disusul oleh Mami dan Zain, terakhir seluruh keluarga yang ikut hadir.


Setelah semua orang dari kedua belah pihak duduk ditempat masing-masing,Zain duduk diantara Mami dan Ameera. Jesika yang ditunjuk sebagai MC di acara ini segera memulai pembukaan acara lamaran.


"Alhamdullah hirrobbil 'alamin,puji syukur kita panjat kan kehadirat Allah SWT telah memberi nikmat tiada tara kepada kita,sehingga kita dapat bertatap muka dalam kesempatan yang baik ini.Terima kasih atas kehadiran seluruh anggota keluarga yang telah bersedia hadir, dalam acara lamaran sahabat kami Zain Putra Adhitama dengan Ziandra Nugraha pada hari ini." Terdengar suara MC membaca mukadimah dan kata sambutan sebagai pembukaan acara.


Meskipun acara lamaran sederhana, mereka tetap menjalankan segala prosesi lamaran seperti lamaran resmi pada umum nya.

__ADS_1


"Beberapa acara sudah kita lalui bersama,dan kini tiba saat yang kita tunggu. Penyampaian kata lamaran dari pihak mempelai pria. Kepada yang mewakili kami persilahkan! "


Lagi suara Jesika menemani alur acara.


Bima Adhitama selaku adik kandung Alm. Bayu Adhitama yang mewakili keluarga Zain. Bangkit dari duduk nya berjalan menuju panggung mini yang sudah didekorasi berbagai bunga dan hiasan lainnya.


"Terima kasih sebelum nya saya ucap kan pada MC kita. " Ucap Pak Bima sebelum memulai menyampai kan tujuan nya berdiri di sana.


"Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT telah memberikan limpahan dan nikmat kepada kita semua. Sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul dan bersilaturrahmi pada hari yang bahagia ini.


Selamat malam Bapak/Ibu serta segenap keluarga yang berkenan menerima kedatangan kami sekeluarga dengan baik. Pada kesempatan ini perkenankan lah saya untuk menyampaikan maksud kedatangan kami ini.


Pada hari ini kami hadir di tengah-tengah keluarga Bapak/Ibu, dalam rangka bersilaturahmi agar saling mengenal satu sama lain. Selanjut nya kami ingin menyampaikan maksud dari anak kami yang sudah lama mengenal anak Bapak/Ibu.Izin kan saya sebagai adik kandung dari Alm. Bayu Adhitama mewakili Zain Putra Adhitama menyampai kan niat yang tulus untuk melamar Putri Bapak/Ibu sebagai bukti keseriusan kami.


Semoga Bapak/Ibu berkenan untuk meridhoi permintaan anak kami dengan menerima lamaran ini. " Pak Bima berbicara panjang lebar.


sedangkan didalam kamar Zia. "Lo kenapa diam aja dari tadi Zia? " Clara heran Zia mendadak jadi pendiam.


"Gue tegang Clara setan, lamaran aja gue gugup gini apalagi nanti pas nikah nya. Bisa pingsan gue, " Zia menoyor kepala Clara.


"Kalau lo pingsan biar gue yang nikah sama Tuan Zain. " Sahut Ayu santai.


"Enak aja lo, Kak Zain milik gue! " Sentak Zia, Zia berpindah duduk menjauh dari mereka.


"Gue yakin lo ngak bakalan pingsan saat nikah nya, tapi pingsan saat malam pertama. " Ketiga nya tertawa terbahak meledek Zia. "Boleh ngak ya nikah aja ngak pakai malam pertama? " Pertanyaan Zia membuat ketiga teman nya menganga.


Mana ada nikah tanpa ada malam pertama. Ngak mungkin kan nikah sama siapa malam pertama sama siapa,otak Zia udah bergeser.


lanjut ya readers ku.

__ADS_1


Note:


Maaf readers ku semua,kalau acara lamaran nya tidak sesuai ekspetasi kalian, author juga kurang paham tentang lamaran seperti ini. Jadi lah di bikin seperti yang author tahu. sengaja dibuat panjang tanpa di skip biar lebih jelas biar gak gagal faham.


__ADS_2