Terimakasih Telah Mengkhianatiku

Terimakasih Telah Mengkhianatiku
Malam pertama yang sesungguhnya


__ADS_3

Zain menggendong tubuh ramping Zia, menuju kamar mereka yang tak jauh dari sana, tangan Zia melingkar indah di leher sang suami dengan mata tak berkedip memandang wajah tampan suami nya.


"Jangan memandang Mas seperti itu, nanti mas ngak sanggup lagi menahan diri sampai kamar. " Zain mengecup bibir Zia yang terlihat begitu seksi di mata nya. Zia nyengir kuda tanpa rasa bersalah tangan nya malah semakin liar mengusap rahang tegas Zain yang berbulu halus, membelai dengan lembut membuat Zain semakin tersiksa menahan sesuatu yang sudah mendesak di balik celana nya.


"Sayang, " panggil Zain memohon supaya Zia menghentikan tangan nya, Zia tergelak menatap mata sayu Zain yang tersiksa. Zain langsung melahap benda kenyal milik Zia saat pintu kamar tertutup, dengan ganas nya, Zain terus menyerang Zia sampai Zia kewalahan mengimbangi ciuman Zain.


Zain membaringkan tubuh Zia di atas kasur king size, yang di sudah taburi kelopak mawar di atas nya.Menatap dalam mata bening Zia, menyelami ke dalam iris coklat mata Zia, Zain memperhatikan pahatan sempurna wajah cantik yang Zia miliki, sampai pandangan nya jatuh pada bibir ranum Zia. Bibir mungil nan tipis itu membuat Zain tidak mampu menahan diri untuk tidak mencium nya.


Zain menunduk kembali menempelkan bibir nya pada bibir Zia, Zia yang mulai terhanyut dalam suasana pun membalas ciuman dari Zain.Dua insan itu terus berciuman saling membelit satu sama lain, ciuman yang awal nya lembut semakin lama semakin menggairahkan.


Zain melepaskan ciuman mereka, menatap Zia penuh cinta yang masih menstabilkan deru nafasnya yang memburu.


"Boleh sekarang Sayang? " Zain meminta izin pada Zia untuk melanjutkan kegiatan panas mereka.


Dengan ragu-ragu Zia mengangguk kan kepala nya, Zain yang mendapatkan lampu hijau dari Zia semakin semangat 45.


"Pelan-pelan ya Mas! " pinta Zia dengan tatapan memohon melihat wajah berbinar Zain.


"Mas sangat mencintaimu, kalau rasa sakit pasti ada karena ini yang pertama untuk kita, tapi Mas akan berusaha selembut mungkin. "Ujar Zain lembut seraya mencium kening Zia.


" Jangan tegang Sayang, rileks biar ngak terlalu sakit. "Pinta Zain saat merasakan tubuh Zia menegang.


Zain melepaskan pakaian yang membungkus tubuh nya hingga menyisakan celana boxer, Zain kembali menyatukan kembali bibir mereka, tapi kali ini lebih lembut dari sebelum nya. Tangan Zain pun tak tinggal diam memainkan dua gundukan padat milik Zia, membuat Zia menggelinjang ,merasakan sensasi yang membuat nya melayang. Entah kapan Zain melepaskan gaun Zia, tapi yang pasti tubuh Zia sudah polos tanpa sehelai benang pun.

__ADS_1


Melihat Zia yang sudah siap, Zain segera membuka jalan untuk menuju gawang tongkat sakti nya. " Aku masuk Sayang! " Zain mendorong tongkat sakti milik nya memasuki goa basah nan sempit milik Zia.


"Sakit Mas, " Zia meringis, menahan sakit bercampur perih saat Zain mencoba menerobos masuk.


"Tahan sebentar Sayang, " Ujar Zain dengan mata sayu yang berkabut gairah. Zain membungkam mulut Zia dengan ciuman lembut, hingga membuat Zia kembali terhanyut,di saat yang sama Zain kembali mendorong senjata nya hingga tertanam sempurna, Zia menjerit tertahan karena suara nya teredam oleh ciuman dari Zain, Zia mencakar punggung Zain dengan kuku panjang nya, melampiaskan rasa sakit yang sulit di definisikan.


Setelah beberapa saat Zain mendiamkan senjata nya dalam goa hangat milik Zia, sengaja Zain berhenti sejenak agar Zia terbiasa dengan kehadiran benda keramat itu.Zain mulai menggerakkan maju mundur dengan ritme yang pelan, membuat Zia mendesah alami merasakan kenikmatan yang baru kali ini ia rasakan.


"Masih sakit, " Tanya Zain melihat Zia yang mendesah nikmat dibawah kungkungan nya, tanpa bersuara Zia hanya menggelengkan kepala,membuat Zain tersenyum puas. Zain mempercepat gerakan nya, sampai Zia merasakan ada sesuatu yang ingin keluar dari inti tubuhnya.


"Mas.Ah Zia pingin pipis, " ujar nya terbata, merasakan sensasi yang mampu membuat Zia melayang,disaat Zain terus memompa tubuh nya, bahkan kali ini dengan gaya yang berbeda.


"Keluarkan Sayang! " Zain menyahut tanpa menghentikan gerakan nya, bahkan Zain menambah kecepatan gerakan, sampai Zia tak mampu menahan sesuatu keluar dari milik nya. Zain tersenyum bangga, melihat Zia terkulai lemas karena perbuatan nya, setelah Zia mendapatkan pelepasan,sekarang giliran Zain.


"Terima kasih Sayang, "mencium kening Zia lembut, kemudian membaringkan tubuh nya disamping tubuh sang istri. Zia hanya mengangguk tidak lagi bicara karena kelelahan dan juga kantuk yang menyerang.


"Good night my wife," Zain pun ikut berbaring menyusul sang istri ke alam mimpi.


Zain terbangun karena merasakan ingin buang air kecil,Zain bangkit tanpa menghiraukan tubuh polos nya langsung berlari ke kamar mandi.


Ceklek,


Zain keluar dari kamar mandi ,mata nya langsung di suguhkan pemandangan tubuh polos sang istri,yang membuat senjata nya berdiri sempurna.

__ADS_1


"Astaga! kenapa selimut nya bisa jatuh sih? " monolog nya sambil berjalan mendekati Zia.


"Kalau liat Zia seperti ini, aku jadi ngak tahan. " Zain mencium leher Zia dan memainkan lidah nya di punggung polos Zia, membuat tidur Zia terusik.


"Mas mau lagi Sayang, " Suara Zain terdengar serak, menatap Zia penuh harap supaya di izinkan. Zia yang di tatap seperti itu merasa tidak tega menolak, biar bagaimana pun ini adalah tugas nya melayani Zain.


"Masih sakit? " tanya Zain lagi disela ciuman panas mereka.


"Sedikit, " jawab Zia jujur."Memang masih sakit tapi nanti lama-lama juga hilang berganti nikmat, " sambung nya cepat, meskipun malu mengatakan hal itu, Zia hanya tidak ingin Zain menahan diri karena merasa tak tega, toh mereka berdua juga sama-sama menikmati.


🌸🌸🌸🌸


Hai hai readers semua,Author ada novel baru nih baru terbit. Mampir ya say! Ayo ramai kan.



Menceritakan kisah seorang gadis yang harus terikat dalam sebuah pernikahan dengan seorang laki-laki yang dingin dan juga sangat arogan.Ditengah kesulitan nya laki-laki tersebut menawarkan bantuan dengan imbalan sebuah pernikahan. Bagaimana kehidupan Keyla setelah menikah dengan seorang Edgar Emiliano Addison? Apakah Cinta bisa hadir dalam pernikahan mereka atau sebalik nya.


Kira-kira siapa yang akan jatuh cinta duluan? penasaran dengan cerita nya?dari pada bingung memikirkan jawaban nya,hayuk kepoin novel baru author kita cari sama-sama jawaban nya..


Mampir ya Say.


Tolong bijak dalam membaca, yang masih bocil harap menyingkir.

__ADS_1


__ADS_2