Terimakasih Telah Mengkhianatiku

Terimakasih Telah Mengkhianatiku
Bodyguard Zia


__ADS_3

Daren meregang otot-otot nya yang kaku, ditambah lagi Angela yang agresif membuat nya kewalahan. Ya, semalam setelah Daren tak sadar kan diri, karena bingung tidak tau mau mengantar kemana Angela memutuskan membawa Daren menginap di kamar hotel tempat nya menginap di Indonesia.


Eeenggghh.


"Jam berapa? " tanya Angela yang melihat Daren keluar dari kamar mandi.


"Jam 11.Aku pulang dulu," Daren memakai pakaian nya yang tadi malam.


"Kok pulang? nginap disini aja sama aku. " Angela memeluk Daren dari belakang.


"Ngak bisa Angela, aku harus bekerja. " Daren kembali melanjut kan memakai pakaian nya lagi.


"Nanti malam nginap disini ya! " Angela memainkan jari lentiknya di dada Daren. "Aku akan memuaskan mu seperti tadi malam. " Angela berbisik sensual ditelinga Daren.


"Liat nanti.jangan seperti ini Angela, atau aku akan memakan mu lagi. " Suara Daren terdengar serak.


"Dengan senang hati Honey. " Angela tersenyum genit. Tanpa aba-aba Daren langsung mencium Angela dengan ganas.


"Kamu semangat sekali Honey. " Ucap Angela terengah-engah membalas ciuman Daren.


"Itu belum seberapa, tapi kali ini kamu selamat karena aku ada operasi besar satu jam lagi. Tunggu aku nanti malam! " Ucap Daren sebelum keluar dari kamar Angela.


"Aku akan menunggu, " Angela mencium bibir Daren sekilas.


Di perusahaan Adhitama tepat nya di ruangan CEO, Zain dan Jo sedang berdebat tentang bodyguard untuk Zia.


"Laki-laki aja Zain. " Usulan Jo ditolak mentah-mentah oleh Zain.


"Gue ngak suka Zia dekat dengan laki-laki lain selain gue dan Papa nya.Bodyguard nya harus perempuan. " Sahut Zain tegas.


"Kalau bodyguard nya laki-laki Zia akan lebih aman Zain." Jo kembali protes.


"Itu tugas lo nyari bodyguard perempuan yang jago karate,bila perlu menguasai semua ilmu bela diri dan sabuk hitam. " Jo menepuk kening nya pusing mendengar permintaan Zain.


"Susah Zain, sementara kita mau nya cepat, " Ucap Jo frustasi.


"Gue ngak mau tau, lo minta tolong ke siapa aja terserah lo yang jelas hari ini harus dapat, besok harus bisa masuk. "


"Ahh kau membunuh ku secara perlahan Zain. " Sahut Jo dengan batin menangis.


"Gue kasih bonus double bulan ini, gimana? "Zain memberikan penawaran.


"Terserah deh, pusing gue. " Jo pura-pura menolak, padahal dalam hati nya Jo tertawa bahagia.


Tring tring.

__ADS_1


Telpon kantor dimeja Zia berbunyi.


"Halo, dengan Sekretaris Ziandra di sini," terdengar suara merdu Zia.


"Sayang, keruangan Mas sekarang ya! " ternyata yang menghubungi Zia adalah bos nya sendiri.


Zia langsung menutup telpon nya tanpa menjawab Zain.


Ceklek.


Suara pintu terbuka dari luar, muncul lah sosok bidadari surga milik Zain.


"Ada apa Mas? " Zia berjalan masuk.


"Gitu amat ngomong nya, sini Sayang Mas kangen. " Zain menepuk paha nya supaya dia duduk di pangkuan nya.


"Ngak ah, nanti ada orang yang masuk. " Zia menolak lebih memilih duduk di sofa.


"Kamu ngak kangen Mas Sayang? " Zain memeluk Zia dari belakang,meletak kan dagu nya di ceruk leher Zia.


"Ngak." Sahut Zia cepat tanpa memperdulikan wajah Zain yang berubah dingin.


"Mas aneh deh.Zia kan diluar, ketemu terus ini juga lagi berduaan gini masih bilang kangen, Mas bohong itu. " sambung Zia lagi sebelum Zain marah.


"Mana ada. Mas tu beneran kangen sama kamu, Mas galau sekarang memikir kan besok kita ngak bisa kayak gini lagi. "


"Barang-barang nya udah disusun semua Sayang? "


"Udah Mas, tinggal angkat aja nanti kalau udah pulang. "


"Ngak usah dibawa Sayang, simpan aja kamar itu! " ucap Zain menunjuk pintu kamar yang ada dalam ruangan nya.


"Tapi foto kita berdua yang dimeja kamu pindahin ke meja kerja Mas aja. " tambah Zain lagi .


"Iya Mas ."


***********


Keesokan harinya,Zain datang menjemput Zia Ke rumahnya untuk berangkat bersama ke kantor Zain terlebih dahulu.


"Sayang,pagi ini kita ke kantor Mas dulu ya! "Zain berbicara dengan tangan masih fokus ke setir mobilnya .


"Ngapain lagi? kan kemarin urusannya udah selesai Mas. " Zia menatap Zain penuh tanya.


"Ketemu sama Bodyguard kamu,Cocok apa nggak seperti yang Mas minta." Zain menjelaskan.

__ADS_1


Zia menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan "Emang nya udah ada Mas ? " Zia kembali bertanya.


"Kata Jo sih udah tapi mau di liat dulu. Kalau sesuai kriteria yang Mas minta, deal.Kalau ngak terpaksa cari lagi. "


Zain dan Zia sampai di lobby Perusahaan, mereka turun dan langsung menuju lift khusus petinggi Perusahaan.Lift berhenti di lantai teratas tepat nya lantai dimana ruangan CEO berada.


"Jo,ke ruangan gue sekarang! sekalian bawa bodyguard nya. "Setelah mengatakan itu Zain langsung memutuskan panggilan nya.


Tok tok tok .


"Masuk."Terdengar suara tegas nan dingin dari dalam ruangan CEO.


Masuk lah Jo di ikuti seorang perempuan dibelakang nya.Dengan perawakan tinggi semampai dan berpenampilan agak tomboi.


"Tuan,ini Bodyguard yang Tuan minta. " Jo menunjuk wanita yang bersama nya.


"Perkenalkan dirimu! "Ucap Zain datar.


"Cindy Tuan. "


"Ilmu beladiri apa yang kamu kuasai ? " Zain bertanya masih dengan ekspresi yang sama.


"Taekwondo, karate, sama pencak silat Tuan . "


"Saya akan melihat kemampuan kamu dalam sebulan ke depan, kalau kamu bisa menjalankan tugas mu dengan baik, saya akan mempekerjakan kamu dengan gaji tinggi. "Zain kembali menegaskan.


"Di sini saya tugaskan kamu untuk menjaga tunangan saya sekaligus jadi sopir pribadinya. Paham? " Zain menunjuk Zia yang duduk disebelahnya.


"Paham Tuan. "


"Udah selesai kan Mas? Zia mau ke kantor. " Beru


"Udah Sayang, ayo Mas antar! " sahut Zain meraih tangan Zia.


"Ngak usah di antar,Zia sama Cindy aja Mas. " tolak Zia lembut. "Kamu bisa kerja hari ini kan Cindy? "Zia bertanya pada bodyguard baru nya itu.


" Bisa Nona. " Jawab Cindy sopan.


"Zia berangkat dulu, Mas. " pamit Zia, tapi belum juga Zia beranjak Zain lebih dulu memeluk dan mencium bibir Zia sekilas.


"Ihh, kamu apaan sih Mas, ada orang di sini kan malu. " Ucap Zia memukul pipi Zain pelan.


"Gak papa Sayang,mereka tidak melihat ." Zain jelas berbohong, mana mungkin tidak melihat sedangkan Jo dan Cindy masih dalam ruangan yang sama.


Zia pergi menuju Perusahaan keluarga Nugraha bersama Cindy bodyguard nya. Dengan berat hati Zain pun membiarkan Zia pergi.

__ADS_1


Selamat hari raya idul adha, minal aidzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita bertemu lagi dengan lebaran haji tahun depan nya. Amin.


Mampir yuk Say, jangan lupa like, komen dan vote nya .


__ADS_2