TERJEBAK CINTA 2 PEWARIS

TERJEBAK CINTA 2 PEWARIS
Kebodohan Alexa


__ADS_3

Beberapa hari kemudian di Salon T'Quila...


"Alexa kamu yakin, setelah penolakan itu Dirga akan tetap mengejarmu..." Tanya seorang wanita berparas cantik keturunan Jepang, wanita itu memiliki rambut yang lurus sebahu, ia duduk di sofa besar berwarna cream yang empuk dimana kakinya sedang di manicure padicure.


"Sudah lama Dirga tergila-gila dengan ku, jelas tidak akan semudah itu ia menyerah. Lagi pula dia sangat kaya mana mungkin aku menerima lamaran yang murahan seperti itu." Kata Alexa dengan bangga.


Alexa sedang berbaring menikmati pijatan-pijatan dari layanan salon langganannya yang cukup mewah.


"Tapi ini sudah beberapa hari sejak kamu menolak lamarannya. Dirga bukan tipe pria yang bisa menunggu tanpa kepastian? Dia pria yang tidak suka basa-basi."


Alexa merenungkan kalimat temannya, sejenak diam dan masih memikirkannya. Memang benar ini sudah beberapa hari lamanya dari ia menolak lamaran Dirga, dan ia harus memastikannya.


Namun Alexa hanya diam tanpa menjawab sepatah kata pun pernyataan Zura, teman nya yang paling setia selama mereka dulu tinggal di Jepang.


Setelah seharian penuh Alexa menikmati perawatan salonnya, kini wanita itu sudah berada di apartemen mewah yang ia tinggali. Sinar sore sudah terlihat memudar dan sebentar lagi akan malam.


Terlihat raut wajah Alexa sangat cemas, ia berdiri mondar mandir dengan meremas hape sekuat kuatnya untuk menghilangkan rasa gemetaran yang melanda dirinya, dan tak lama hape nya pun berdering pertanda panggilan masuk.


"Halo!" Jawab Alexa tegang.


"Sudah beberapa hari tuan Dirga tidak pulang ke rumah utama Nona."  Kata seorang informan di ujung ponsel nya.


"Lalu kemana dia?"


"Maaf belum ada berita atau kabar lebih lanjut Nona saya masih mencari tahu."


"Bodoh!!! Lalu buat apa kamu menelfonku!!!" Teriak Alexa memaki pria informan itu.


Alexa menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa dan memukul kepalanya.


"Bodooohh...!!! Boddoohh... Boddooh...!!!"


"Drrtt...." Ponsel nya berbunyi kembali, dan itu panggilan penting bagi dirinya.


"Papah..." Kata Alexa lemas.


"Ha... Halo pah..."


"Bagaimana hubungan mu dengan Dirga?"

__ADS_1


"Mmm... Ba... Baik pah..."


"Dasar bodoh!! Anak tak tahu diuntung... Idiot!!! Kamu mau bohong!!! Jangan buang-buang waktu dan main-main. Kamu pikir papah mu ini tidak pernah mengawasimu, dia melamarmu lalu kenapa kamu tolak!!! Ya Tuhan.... Kenapa istri ku melahirkan anak perempuan yang idiot dan tidak berguna sama sekali, kenapa dia bukannya melahirkan anak laki-laki dan justru melahirkanmu!!! Tunjukkan kamu bisa berguna, waktu kita sudah tidak banyak, perusahaan di ambang pailid bodoh!!!"


Seketika Farhat Jaya menutup telfonya setelah memaki dan berteriak pada Alexa.


"Aaaargg...!!!" Alexa menjambak rambutnya sendiri hingga membuat rambut panjang itu berantakan.


"Bodoh! Bodoh! Bodoh!" Teriaknya memaki dan mencaci dirinya sendiri.


Saat itu juga Alexa mengendarai mobil nya, dan sudah beberapa kali mencoba menghubungi Dirga namun panggilannya selalu di alihkan dan di tolak.


"Brengsek kamu Dirga!!!" Alexa memukul stir kemudinya.


Alexa benar-benar bingung harus mencari Dirga dimana, akhirnya ia memilih untuk membuang penat nya di sebuah diskotik mewah yang berada di pertengahan kota.


Wanita cantik dengan tubuh yang indah itu memakai pakaian seksi berwarna hitam, sepatu heels tinggi berwarna merah menyala, dengan paha yang mulus dan menggoda, membuat beberapa pasang mata para pria yang lapar tidak bisa berpaling darinya.


Apalagi belahan baju di paha dan dada sangat mengekspose tubuhnya, Alexa memiliki tubuh ramping dan tinggi semampai dengan dada yang padat dan cukup besar membuat nya sangat cantik dan juga seksi dengan kulit nya yang putih dan bersih.


 "Lexa..." Sapa seorang pria dan duduk di samping Alexa.


"Ferdi..." Kata Alexa lirih dan meminum alkoholnya lagi.


"Kamu sendirian, mana Dirga?"


"Entah... Aku juga lagi nyariin dia... Kamu tahu dia dimana?" Alexa mendorong tubuh seksi nya untuk bersandar pada dada bidang Ferdi yang atletis. Wanita itu sudah mabuk.


Sebagai pria normal jelas saja Ferdi bereaksi ketika Alexa menempelkan dadanya yang besar ke tubuhnya, pria itu memegang pinggul Alexa dengan kedua tangan kekarnya dan menelan ludah nya.


"Kamu mabuk, aku antar pulang ya..." Kata Ferdi datar.


Alexa tidak menolak dan justru semakin mendekat ke dalam tubuh Ferdi ketika berjalan menuju mobil.


Saat perjalanan pulang Alexa benar-benar tidak bisa diam, wanita itu terus saja menggoda Ferdi dan selalu meracau bahwa tubuhnya terasa sangat panas.


Ferdi memarkir mobilnya dengan cepat hingga bunyi roda saling berdecit di lantai basement apartemen milik nya.


Sesaat yang lalu ketika Ferdi ingin mengantar Alexa untuk pulang ke apartemen wanita itu sendiri, dengan gerakan cepat ia memutar kemudinya dan beralih menuju apartemen milik nya karena Alexa benar-benar sangat menggoda.

__ADS_1


Bibir sensual, dada yang padat dan berisi serta sedikit menyembul, paha yang mulus dan sudah tidak bisa di ragukan lagi karena Alexa selalu membuka rok nya ke atas.


"Kamu yang minta Alexa." Sahut Ferdi melumaat bibir Alexa.


Mereka masih di dalam mobil dan saling bergumul, dimana Ferdi dengan tidak sabar menekan dada padat Alexa dengan tubuh besarnya, merubah posisi kursi mobil dan membaringkan Alexa.


"Jangan di sini..." Goda Alexa dengan suara mendesahh.


Jemari Alexa masih meraba perut kekar milik Ferdi.


"Sesuai maumu." Jawab Ferdi.


Pria itu mengangkat tubuh Alexa masuk ke dalam lift, dan untung saja saat itu sedang sepi, setelah sampai di dalam apartemen milik Ferdi. Pria itu benar-benar sudah tidak bisa menahan gejolak nya.


Ferdi melemparkan Alexa di atas ranjang dan menelannjanginya dengan sangat kasar. Sesuatu hal yang sudah Ferdi nantikan sejak lama, saat ia pertama kali bertemu dan di perkenalkan oleh Dirga.


Saat itu Ferdi terpesona pada pandangan pertama dengan kecantikan Alexa, namun ia tidak akan berani menyentuhnya karena Alexa adalah pacar temannya sendiri.


"Kamu menikmatinya...?" Kata Ferdi menciumi tubuh Alexa.


"Yaahh... Teruskan sayang... Aku frustasi dengan semua sentuhanmu. Kamu sangat pandai Fer..." Kata Alexa


sembari terengah menikmati sentuhan-sentuhan Ferdi.


Alexa memang wanita yang sangat berani, dan ini bukanlah pertama kalinya ia tidur dengan seorang pria. Wanita itu ingin membuang sejenak frustasi di dalam kepalanya memikirkan kebodohan nya yang telah menolak lamaran Dirga.


Dia menganggap dirinya sudah gila dan kerasukan sesuatu saat ia menolaknya, sekarang Alexa hanya ingin bersenang-senang menikmati gelombang gairah yang menguasai urat syarafnya.


"Kamu akan menyukainya..." Kata Ferdi menuruni perut Alexa, menyapu dengan mulutnya hingga terus turun dan turun ke pangkal paha dan membuka paha Alexa agar lebih lebar.


Wanita itu berteriak histeris bagai jalangg yang sudah kerasukan akal sehatnya. Memanggil manggil nama Ferdi berulang kali dan tidak kuat lagi dengan segala permainan pria yang juga sahabat Dirga.


"Aku sudah tidak tahan lagi Ferdi..." Teriak Alexa lirih.


Ferdi tersenyum melihat Alexa penuh dengan peluh dan keringat bercucuran membasahi leher dan tubuhnya.


"Setelah ini kamu akan berada di dalam genggaman tanganku Alexa...." Kata Ferdi dalam hati dan terus melilitkan lidah nya , kemudian menyapu seluruh tubuh Alexa.


 

__ADS_1


~bersambung~


__ADS_2