TERJEBAK CINTA 2 PEWARIS

TERJEBAK CINTA 2 PEWARIS
Perjanjian Maryam dan Hartono Jaelani


__ADS_3

KALIAN BISA MEMBACA INI DENGAN MENDENGARKAN LAGU GUYON WATON 'KELANGAN' DAN AKAN LEBIH TERSALURKAN.


Namun, semakin hari dan semakin lama tabungannya semakin menipis, Yasmine yang sudah tidak kuat dengan terpaan badai ekonomi pun terpaksa menghubungi Hartono kembali.


Yasmine bukan ingin menjual bayinya, ia sangat menyayangi anak yang baru saja ia lahirkan, namun Hartono yang sudah dari dulu menginginkan seorang anak, pastilah juga akan senang, Yasmine akan meminta agar anaknya di rawat seperti apa yang Hartono janjikan padanya.


"Mungkin ini akan lebih baik untukmu nak, kamu akan hidup dengan baik dan layak, hidup berkecukupan dengan ayahmu, kamu akan nyaman tinggal di rumah yang besar dan bagus. Maafkan ibu nak, tapi ini semua demi kebaikanmu." Kata Yasmine mencium bayinya yang bahkan belum ia beri nama.


Saat itu juga, bersamaan dimana hubungan Hartono dan Maryam Husein sudah di ujung tanduk dan goyah akhirnya pun runtuh Ketika Hartono Jaelani mendengar Yasmine menghubunginya.


"Aku kembali, untuk menagih janjimu, bahwa kamu akan merawat anak ini, aku melahirkan seorang bayi laki-laki yang mirip denganmu..." Suara Yasmine terisak karena menangis melalui saluran telfon pribadi Hartono Jaelani.


Saat itu juga Hartono pergi melesat, menjemput Yasmine dan anaknya, pria itu tidak sabar ingin melihat bagaimana wajah anak laki-lakinya, dengan dada gemuruh dan rasa tidak sabarnya ia berjanji akan menyayangi anak itu.


Sesampainya di sebuah pelosok desa yang jauh, mobil Hartono berhenti di rumah yang lebih tepatnya di sebut pondok kayu yang cukup memprihatinkan.


"Yasmine, tega sekali kamu mengandung dan mengasingkan diri di sini." Kata Hartono prihatin, matanya memerah.


Hartono masuk tanpa melepas sepatunya, karena lantai itu terbuat dari ubin yang sudah rusak. Pria paruh baya itu sedikit menundukkan kepalanya karena gawang pintu yang pendek, ia melihat Yasmine duduk bersandar dan menyusui bayinya.


Yasmine berada di atas dipan kayu yang sederhana.


Dengan wajah pucat pasi, dan keadaan tubuh yang lemah beberapa hari selepas melahirkan, bahkan jahitan dari bidan belum mengering Yasmine tetap melakukan pekerjaannya sebagai buruh cuci harian. Sesekali ia berhenti untuk memberikan asi pada bayinya ketika bayinya menangis.


Saat itu juga Hartono menangis melihat keadaan Yasmine dan meminta maaf.


"Aku tidak akan membiarkanmu pergi lagi." Kata Hartono memeluk Yasmine.


"Aku tidak ingin merusak rumah tanggamu." Yasmine menangis dalam pelukan Hartono.


"Rumah tangga ku sudah rusak sebelum kehadiranmu, dan aku akan meresmikan hubungan kita."


Yasmine hanya menangis tidak tahu harus berkata apa.

__ADS_1


"Aku akan memberinya nama DIRGA HARTONO PUTRA JAELANI." Kata Hartono yang menggendong anaknya kemudian menciumnya.


****


Akhirnya Hartono sampai di kediaman utama dengan membawa seorang bayi dan tentunya membawa Yasmine pula bersamanya.


Semua orang terkejut dengan kedatangan Yasmine, ia hanya meminta agar anaknya di rawat, namun kali ini Hartono Jaelani justru mengajaknya kembali dan tidak akan melepaskan Yasmine.


Sebelumnya Maryam Husein telah mengetahui dari informannya jika Hartono akan membawa pulang seorang bayi dan wanita yang sering Hartono temui.


"Anak itu boleh tinggal di sini, tapi dengan syarat aku yang menjadi ibunya." Kata Maryam Husein saat itu ia di landa amarah hingga sampai ke ubun-ubunnya.


Gahari Yani pun sangat syock mengetahui semua fakta yang terjadi. Semua kartu di buka di sana. Semua kartu AS milik mereka di buka di "atas meja". Sedangkan gahari Yani yang melihat keributan itu semakin tidak bisa mengendalikan mentalnya.


Tentang fakta bahwa menantu kesayangannya melakukan banyak hubungan dengan para pria, mengetahui tentang seorang pelacurr yang datang membawa bayi dan meminta pertanggung jawaban. Gahari Yani pun pingsan di papah masuk ke dalam kamarnya.


"Kamu tidak berhak atas apapun Maryam. Hubungan kita sudah berakhir dan aku akan menceraikanmu."


"Tidak semudah itu Hartono!!!"


"Tanda tangani itu..." Kata Maryam Husein dengan menunjuk sebuah kertas kosong di atas meja menggunakan matanya yang melotot. Kertas yang sudah di berikan stempel pribadi Hartono Jaelani.


Perjanjian yang belum di tulis, membuat Hartono kalut apa yang akan wanita gila itu lakukan, akhirnya Hartono Jaelani menandatangani kertas kosong tersebut.


Kemudian Maryam Husein melepaskan Yasmine. Mendorongnya dan pergi meninggalkan mereka.


****


Beberapa hari kemudian...


Hartono berada di dalam ruangannya sedangkan anaknya serta Yasmine berada di rumah lain milik Hartono.


Maryam Husein mengetuk pintu ruang kerja Hartono dan menyerahkan sebuah kertas copy perjanjian. Wanita itu tersenyum menyeringaikan ujung bibirnya merasa puas.

__ADS_1


Saya, Hartono Jaelani tidak akan pernah menceraikan istri saya Maryam Husein dan tidak akan menikahi wanita lain secara sah di mata Negara. Saya hanya bisa berpoligami secara siri.


Saya, Hartono Jaelani memberikan hak asuh penuh anak saya yang bernama Dirga Hartono Putra Jaelani kepada istri saya Maryam Husein.


Saya, Hartono Jaelani memberikan dan mewariskan seluruh dan semua harta saya yang bergerak maupun harta tidak bergerak pada anak saya Dirga Putra Hartono Jaelani dan harta itu akan di kelola oleh Istri saya Maryam Husein.


Saya, Hartono Jaelani tidak akan pernah mencantumkan nama Yasmine sebagai ibu dari Dirga Hartono Putra Jaelani dan tidak akan pernah memberikan warisan sedikitpun pada Yasmine beserta anak yang akan ia lahirkan jika itu adalah anak saya.


Saya, Hartono Jaelani akan tetap menjaga rahasia bahwa Dirga adalah anak Yasmine, jika saya melanggarnya maka saya siap menjadi budak Maryam Husein seumur hidup.


Saya, Hartono Jaelani dengan sadar menulis wasiat ini, dan wasiat ini tidak akan bisa di rubah meski diriku sekalipun.


^^^Tertanda^^^


^^^Hartono Jaleani^^^


"Dasar gila kamu!!! Kenapa kamu lakukan ini semua!!" Bentak Hartono.


"Aku ingin membalas mu!! Aku ingin membuatmu terpisah tanpa ikatan dengan Yasmine, aku ingin menyiksa Yasmine dan memisahkannya dengan anaknya, dan aku pastikan kalian hancur, aku pastikan Dirga menjadi anakku dan akan berpihak padaku..."


Pada akhirnya, dengan terpaksa Dirga di bawa ke rumah utama dan di asuh oleh Maryam Husein, namun semua nya tidak sesuai yang Hartono inginkan, Maryam Husein justru memperlakukan Dirga yang masih bayi tidak manusiawi yang akhirnya berbuntut di masukkannya Maryam Husein ke rumah sakit jiwa dengan secara paksa.


Hartono sebisa mungkin harus membuat seolah-olah Maryam Husein memang gila karena mereka terikat perjanjian secara hukum, dan itu adalah pilihan terakhir menjauhkan wanita itu dari keluarganya.


Hartono yang telah di karuniai seorang anak kemudian memperistri Yasmine secara siri, mereka tetap berhubungan dan akhirnya pun melahirkan seorang anak laki-laki lagi yang di beri nama Dino Arman Putra Jaelani.


Sedangkan Gahari Yani ibunda Hartono masih tetap merasakan syock, ia belum bisa menerima kenyataan menantu kesayangannya Maryam Husein mandul dan justru melakukan hubungan dengan banyak pria agar ia bisa hamil.


Namun, kabar ini pun tetap di tutup rapat oleh keluarga itu. Syocknya semakin berat tatkala mendengar, Hartono kini mendapatkan anak lagi justru dari seorang pelacurr.


Memori itu menjadi terbalik-balik, mana kenyataan mana fakta dan mana impiannya yang ingin menimang cucu dari menantu kesayangannya Maryam Husein.


Membuat Gahari Yani pun pada akhirnya tidak dapat membedakannya, hal itu menyebabkan kebingungan bagi Gahari Yani dan akhirnya ia mengalami Demensia dan Alzheimer selama bertahun-tahun, kemudian meregang nyawa saat ia berada di rumah sakit ketika Dirga kecelakaan.

__ADS_1


Lalu untuk para pelayan, setelah kedatangan Dirga, pelayan-pelayan yang sekiranya mengetahui permasalahan itu pun di ganti dengan pelayan yang baru agar tidak mempengaruhi mental Dirga saat tumbuh besar.


..."FLASHBACK OFF"...


__ADS_2