Terjebak Cinta Saudara

Terjebak Cinta Saudara
TCS 26


__ADS_3

Rasa penasaran Johan terhadap perubahan sikap Mike pada Alice seolah terus menghantui pikirannya. Ia bahkan mencari cara untuk berusaha mencari tahu ada hubungan apa sebenarnya antara Mike dengan Alice.


Hari itu setelah jam makan siang, Johan kembali ke ruang kerjanya. Ia terdiam menatap layar komputer, sorot matanya tajam tak berkedip sedikitpun. Brandon yang kebetulan sedang lewat di depan ruangannya, menengok ke arah Johan dengan tatapan heran. Hingga tiba-tiba suara Brandon membuyarkan lamunannya.


“Hai! Wajahmu terlihat serius sekali. Kau sedang mengerjakan apa?” ucap Brandon sambil berjalan menghampiri Johan.


“Eh, tidak,” sahut Johan panik.


Brandon melihat layar komputer yang ada di hadapan Johan, rupanya komputer itu dalam keadaan mati. Brandon tertawa melihat tingkah laku Johan dan semakin curiga jika ada sesuatu yang disembunyikan oleh Johan.


“Kau sedari tadi terdiam dengan wajah tegang, kukira sedang berpikir serius mengerjakan sesuatu, ternyata kau hanya menatap layar komputer yang mati,” ucap Brandon meledek.


“Diam kau!” ucap Johan kesal.


“Kau sedang memikirkan apa? Tunggu. Biar aku tebak. Emm, kau masih memikirkan soal Alice dan Mike?” tanya Brandon.


“Ssstt.. jangan keras-keras bodoh! Kau mau semua orang dengar?” ucap Johan panik.


Brandon semakin tertawa melihat tingkah Johan yang terlihat lucu ketika sedang panik. Johan akhirnya mengakui bahwa ia masih di hantui rasa penasaran tentang hubungan Mike dan Alice. 


“Baiklah, aku mengaku. Aku masih memikirkan soal Mike dan Alice,” sahut Johan.


“Hmm, rupanya rasa penasaranmu sangat besar. Kalau begitu kenapa kau tidak menanyakannya langsung pada Mike?” ucap Brandon.


“Apa? Tidak mungkin,” jawab Johan.


“Kenapa tidak mungkin?” tanya Brandon.


“Tidak mungkin Mike mau berkata jujur. Lagipula, ia pasti curiga jika tiba-tiba aku datang kepadanya yang menanyakan soal hubungannya dengan Alice,” sahut Johan kesal.


Brandon diam sejenak, ia menyadari rasa penasaran Johan memang sudah tak terbendung lagi. Akhirnya Brandon mencari cara untuk menggali informasi dari Mike tentang hubungannya dengan Alice.  Akhirnya Brandon menemukan ide agar meminta Mike berkumpul di apartemen Johan setelah pulang kerja.


“Aku punya ide,” ucap Brandon.


“Apa?” tanya Johan. 


“Kita undang Mike untuk berpesta sore ini setelah pulang kerja di apartemenmu,” ucap Brandon.


“Pesta? Hmm, kurasa itu ide bagus” jawab Johan.


Mike, Johan dan Brandon dulu memang sering mengadakan party kecil-kecilan setelah pulang kerja entah di apartemen Mike ataupun Johan. Sekarang, Johan akan memanfaatkan momen pesta ini untuk menggali informasi langsung dari Mike tentang hubungannya dengan Alice.


Waktu terus berputar, siang berganti sore. Saatnya jam pulang kerja. Johan dan Brandon berjalan menuju ke ruangan Mike, namun di saat yang bersamaan Mike sedang keluar dari ruangannya untuk bersiap-siap pulang.


“Mike,” ucap Johan dan Brandon menyapa.


“Hei, ada apa kalian berdua kemari? Jalan menuju basement ada di sana,” sahut Mike sambil menunjuk ke arah lift.


“Hei..Hei.. Santai dulu, kami ingin mengajakmu berpesta sore ini,” ucap Johan.

__ADS_1


“Pesta? Dalam rangka apa? Seingatku, ulang tahunmu sudah lewat,” sahut Mike heran.


“Bukan pesta ulang tahun sobat, tapi party kecil-kecilan seperti yang biasa kita lakukan sebelum-sebelumnya,” timpal Brandon.


Mike seketika heran, sudah lama mereka berdua tak mengajaknya berpesta. Awalnya, Mike ingin menolak mengingat dia ingin lebih banyak menghabiskan waktu dengan Alice karena sedang berusaha membuat Alice semakin tunduk padanya. 


“Sepertinya aku tidak bisa ikut dengan kalian,” ucap Mike.


“Oh, ayolah Mike.  Apa kau tidak rindu melepas penat ditemani dengan wanita-wanita cantik?” tanya Brandon.


“Ayolah Mike, sudah lama kita tidak berkumpul seperti ini,” ucap Johan berusaha mengajak Mike. 


Karena Johan dan Brandon terus memakasa, akhirnya Mike menyetujui ajakan Johan. Johan dan Brandon seketika saling tatap dan menyeringai karena berhasil membujuk Mike. 


“Kalian duluan saja, nanti aku menyusul karena aku masih ada urusan,” ucap Mike.


“Baiklah, sampai bertemu di apartemenku,” sahut Johan lalu berlalu pergi.


Mike memanggil Alice dan berkata jika ia tak bisa pulang sekarang dan menyuruh Alice pulang duluan.


“Kau pulang saja duluan, aku masih ada urusan,” ucap Mike.


“Urusan apa?” tanya Alice.


“Ada urusan bisnis dengan kawan lama. Kau duluan saja, aku akan pulang sebelum jam makan malam,” sahut Mike.


Alice mengangguk dan dia berlalu pergi meninggalkan Mike. Beberapa saat kemudian Mike memacu mobilnya meninggalkan kantor dan menuju ke apartemen Johan. Di sana, Brandon dan Johan sudah lebih dulu sampai, lalu di susul oleh Mike.


“Hai Mike, ayo masuk. Nikmati pesta ini,” teriak Johan sambil menyodorkan segeleas wisky padanya.


“Kau benar-benar mengundang para wanita ini?” tanya Mike.


“Ya tentu saja, untuk memeriahkan suasana. Kau suka bukan?” sahut Johan sambil tertawa.


Suara alunan musik EDM memenuhi seluruh ruang apartement Johan. Brandon sedari tadi asyik berjoget sambil meneguk segelas wisky dengan di temani wanita cantik di sampingnya. 


“Lama tidak berjumpa, Mike,” ucap seorang wanita dengan pakaian seksi.


“Ah, kau lagi,” sahut Mike ketus.


Mike tetaplah Mike, meskipun dia juga pernah beberapa kali menyentuh wanita saat butuh, ia tetap bersikap dingin dan acuh pada wanita di sampingnya.


“Kenapa kau dingin sekali sayang, bukankah kita…” ucap wanita itu lalu di potong oleh Mike.


“Sudahlah, aku tidak mengingat wanita-wanita yang pernah kutiduri,” ucap Mike.


Wanita itu terus menempel dan berusaha merayu Mike. Ia memberikan sentuhan kecil pada Mike supaya ia tergoda. Namun usahanya sia-sia, wanita itu diabaikan bahkan diminta Mike untuk  pergi menjauh.


“Sudahlah aku tidak tertarik denganmu, jadi jangan berusaha untuk menggodaku,” tukas Mike.

__ADS_1


“Kau yakin? Aku bisa memberimu lebih jika kau mau,” sahut wanita itu masih berusaha menggoda Mike.


“Sudah aku bilang, menjauh dariku!” bentak Mike.


Wanita itu terkejut ketika mendengar Mike berteriak, ia lalu memilih untuk pergi menjauh. Brandon dan Johan yang sedang asyik dengan wanita lain sontak saling bertatapan. Lalu Johan mendekat ke arah Mike dan bertanya apa yang terjadi.


“Hei, tenang sobat. Kenapa kau jadi emosi begini? Biasanya kau suka jika di pesta ini ada wanita-wanita cantik,” ucap Johan.


“Aku sedang tak berselera dengan mereka. Lebih baik kau suruh mereka semua pergi,” sahut Mike.


Johan akhirnya mengusir semua wanita itu untuk pergi. Johan yang tak bisa menyembunyikan rasa penasarannya mulai mengulik Mike. Ia penasaran dengan perubahan sikap Mike yang terlihat lebih dekat dengan Alice.


“Mike, ada yang ingin aku tanyakan kepadamu,” ucap Johan.


“Apa?” tanya Mike.


“Kulihat akhir-akhir ini sikapmu terhadap Alice mulai berubah. Apa ada sesuatu?” tanya Johan.


“Ti..Tidak. Kenapa kau bertanya seperti itu?” jawab Mike gugup. 


Mike seketika gugup ketika mendengar pertanyaan Johan tentang sikapnya yang mendadak berubah pada Alice. Ia tak menyangka jika Johan dan orang-orang sekitarnya rupanya memperhatikan perubahan sikapnya. 




Hai kak, ada yang mau ikutan GA Terjebak Cinta Saudara Nggak?


Cara kerjanya pembaca dengan gift, komen dan like terbanyak yang menang. Kenapa harus dinilai dari poin, like dan komen? Karena poin like n komen yang diperhitungkan di Noveltoon. Yok yang mau ikutan. Syaratnya :


1. Hanya poin/gift di atas 2.000 /2k yang di perhitungkan ikut GA ya kak.


2. Follow akun Igeeh aku. Karena pengumuman aku umumkan di sana.



Hadiah GA untuk 5 Orang pemenang yaitu,


1. Rp. 100.000


2. Rp. 50.000


3. Rp. 50.000


4. Rp. 50.000


5. Rp. 50.000


__ADS_1


Di umumkan setiap akhir bulan.


__ADS_2