Terjebak Cinta Saudara

Terjebak Cinta Saudara
TCS 57


__ADS_3

Seketika suasana berubah menjadi tegang, saat Alice mendengar mengenai pertanyaan yang dilontarkan oleh ibunya kepada Mike. Ternyata Esme sudah mengetahui mengenai hubungan dirinya dengan pria itu, Alice yang merasa ketakutan dan juga merasa bersalah karena sudah menyembunyikan hal ini dari ibunya.


"Maafkan aku Ma. Aku tahu kalau aku sudah berbuat salah, Aku mohon maafkanlah aku." Alice berjalan menuju ke arah ibunya yang sedang menangis tersedu-sedu.


Alice berlutut meminta maaf kepada ibunya atas kesalahannya sudah diperbuatnya dengan berani menjalin hubungan dengan Mike yang merupakan saudaranya sendiri, melihat Alice yang bersujud di kaki ibunya sontak saja membuat Mike bereaksi atas apa yang dilakukan oleh wanita itu. Mike berjalan cepat dan langsung menarik tangan Alice agar wanita itu kembali berdiri.


"Aku tidak suka jika kau sampai bersujud seperti itu," bentak Mike pada Alice yang sudah membuat satu hal yang tidak disukai oleh pria itu.


Melihat respon putranya yang sudah keterlaluan semakin membuat emosi Haris memuncak, dia pun melakukan hal serupa dengan menarik tangan Alice agar menjauh dari putranya. Kedua mata Haris menatap tajam ke arah Alice yang menangis karena merasa bersalah.


"Jangan kau mengira dengan melakukan hal tersebut bisa mudah memaafkan perbuatanmu itu, sekarang kau masuk ke kamarmu, Alice."


"Pelayan bawa Alice ke kamarnya dan kurung dia." Haris benar-benar murka dan menyuruh pelayan untuk memaksa membawa Alice naik ke atas.


Mike hendak bereaksi dengan menarik kembali tangan Alice, tapi Haris menghalanginya dan menyuruh kepada pelayan agar secepatnya membawa Alice pergi dari ruang tamu. Mike menggeram kesal dia marah atas perlakuan Haris kepada wanita yang dicintainya.

__ADS_1


Mike merasa bahwa situasi seperti ini sudah tidak mungkin lagi untuknya menutupi semua rahasia dari kedua orang tuanya, mungkin ini sudah waktunya mereka mengetahui apa yang selama ini Mike lakukan bersama dengan Alice.


"Kalian tidak bisa melakukan hal seperti ini terhadap kami berdua, aku dan juga Alice sama-sama saling mencintai dan kami menjalaninya dengan penuh kesadaran tanpa ada paksaan dari pihak manapun." Mike yang sudah sadar bahwa dia harus berkata jujur di hadapan ayahnya dan juga ibu tirinya, mengakui semua tentang kebenaran mengenai hubungannya dengan Alice.


Esme menangis semakin kencang saat mendengar pernyataan dan kejujuran Mike, yang disaksikan oleh Haris dan mungkin beberapa pelayan yang mendengar keributan tersebut. Haris nampak semakin murka saat mendengar putranya mengatakan dengan jujur tentang hubungannya dengan Alice.


"Ya Tuhan, Apa kau tahu resiko besar dari apa yang sudah kau lakukan itu, Mike? Kau ini adalah saudaranya Alice, saudara satu Ayah yang artinya saudara sedarah. Bagaimana mungkin kau bisa memutuskannya dan menjalin hubungan terlarang itu, bahkan kau sudah menghancurkan masa depan putriku." Esme berteriak kencang dan juga menunjuk ke arah wajah Mike yang hanya diam saja setelah pengakuan jujurnya.


Melihat istrinya kembali menangis histeris membuat Harris terpancing emosi karena kemurkaannya terhadap perbuatan Mike, dengan langkah cepat, Haris melayangkan tangannya secara membabi buta menghajar wajah Mike bertubi-tubi.


"Aku mencintainya, ayah. Apakah aku salah? Aku tidak meminta cinta ini tumbuh untuk Alice, tapi Tuhan sendiri yang menuntunnya." Mike mencoba membela diri karena dia merasa tidak bersalah dengan mencintai Alice.


"Cinta itu tidaklah salah, tapi kau yang salah menempatkannya. Bahkan, kau sudah melakukan hubungan intim dengan adik yang darahnya juga mengalir di tubuhmu, apa kau sudah gila, Mike. Ya Tuhan, dosa apa yang sudah aku lakukan sehingga harus menghadapi hukuman seperti ini? Dua darah dagingku sudah melakukan perbuatan dosa besar, telah melanggar aturan bahkan berani melawan Tuhan." Haris menangis penuh kemarahan, dia tidak bisa mengendalikan diri dan kembali menghajar Mike.


Mike tahu kalau yang dia lakukan, semula dia tidak berniat hanya untuk menjebak Alice agar jatuh cinta padanya, kemudian mencampakkannya. Tapi Mike justru terjebak dengan permainannya sendiri, sehingga tidak bisa melepaskan Alice dan mengakhiri perbuatannya yang sudah jelas melenceng dari hukum agama.

__ADS_1


"Sekarang juga, kau pergi dari rumah ini. Aku tak sudi lagi punya anak sepertimu, memalukan dan sudah membuat aku merasa gagal menjadi orang tua. Enyah dari hadapanku!" Haris berteriak, mengusir Mike tanpa lagi peduli hal apapun.


Haris hancur, karena tidak menyadari jika kedekatan dua anaknya bukanlah sebagai kakak beradik, melainkan sepasang kekasih. Bahkan, sudah sangat jauhnya layaknya hubungan suami-istri. Hancurnya seorang ayah, saat anak perempuannya disakiti oleh sekarang pria, dan mencampakkannya setelah menyesap habis madu yang begitu manis, seperti kumbang yang terbang entah kemana, ketika tak ada lagi yang bisa dia hisap.


"Ayah tidak bisa mengusirku dari rumah ini, karena ini adalah rumahku juga. Aku lebih berhak atas rumah ini, camkan itu baik-baik. Ayah tentu tahu akan hal itu." Mike menolak, tapi saat ini. Dia tidak bisa tetap bertahan di rumah ini dulu, mungkin sementara dia akan tinggal di luar. Untuk menenangkan diri.


Pertengkaran ayah dan anak lelakinya, adalah sebuah kehancuran dari yang semula utuh dan baik-baik saja. Berubah menjadi kacau balau. Haris selalu memberikan dukungan penuh atas kemajuan Mike dalam mengelola usaha hotelnya. Bahkan bisa dibilang, jika Mike adalah seperti bayangan Haris, sebab kecerdasan dalam segala hal dalam urusan bisnis, diwariskan semua pada Mike.


"Pergi!" Haris kembali berteriak, agar Mike secepatnya pergi dari rumah.


Mike memutuskan untuk pergi, bukan karena dia takut pada ayahnya. Hanya saja dia sudah lelah, dia butuh waktu untuk istirahat. Apalagi sekarang wajahnya babak belur, akibat serangan dari Haris. Orang ketika dalam keadaan emosi tinggi, tidak akan menyadari kalau tenaganya sangatlah kuat.


Sementara Esme masih menangis, dia menyaksikan langsung bagaimana sengitnya pertengkaran Haris dan Mike. Tapi Esme tidak bisa berbuat apa-apa, karena dia sendiri juga marah pada Mike. Saat ini hati Esme sakit, mengetahui jika putrinya sudah tidak gadis lagi dan merenggutnya adalah kakaknya sendiri.


"Ampunilah aku, Tuhan. Aku gagal menjadi ayah. Aku sudah membiarkan darah dagingku berbuat kotor dengan melawanmu Tuhan. Dengan apa aku harus mempertanggungjawabkan kelakuan anakku ini." Haris terlihat kacau dan putus asa, tidak pernah menyangka kalau semua ini akan terjadi pada keluarganya, pada anak-anaknya.

__ADS_1


Haris menatap Esme yang masih menangis, wanita itu juga pasti ikut sakit menghadapi kenyataan pahit ini.


__ADS_2