Terjebak Cinta Saudara

Terjebak Cinta Saudara
TCS 75


__ADS_3

Flashback on


Setelah memastikan jika Mike  sudah keluar dari apartemennya, Johan segera menghubungi beberapa anak buahnya untuk menculik Alice . Itu juga atas permintaan Esme , sebab ancaman mereka kepada Mike agar memberikan saham praja hotel jika ingin mengetahui Di mana keberadaan Alice. Tapi ternyata Mike sama sekali tidak menggubris ancaman Esme , dia justru menantang dan tidak takut kehilangan semua saham perusahaan miliknya.


"Kalian semua, sekarang juga awasi wanita itu. Pastikan dia benar-benar dalam pengawasan kalian semua, jangan sampai keberadaannya diketahui lebih dulu oleh orang-orang suruhan Mike ataupun Mike sendiri. Jika terjadi apa-apa denganku, kalian harus menculik Alice. Karena hanya Alice satu-satunya alat untuk mengancam Mike dan juga ayahnya." Dengan penuh kemarahan Johan berteriak memerintahkan kepada anak buahnya untuk bertindak secepatnya menculik Alice dari tempat persembunyiannya saat ini.


"Baik Tuan," jawab salah satu anak buah Johan ketika mendapatkan perintah dari bosnya.


Setelah itu, mereka sedang berada di tempat yang biasa digunakan sebagai markas untuk mengawasi gerak-gerik Alice.


"Mereka sudah aku perintahkan mengawasi Alice, barulah setelah itu mereka akan menculik Alice  jika terjadi apa-apa kepada kita, untuk jaga-jaga saat nanti kita dalam situasi terdesak. Jadi kita tinggal gunakan Alice  sebagai ancaman untuk membungkam mulut Mike dan juga Haris." Johan memberitahu ibunya bahwa dirinya sudah melakukan apa yang tadi diperintahkan oleh Esme .


"Bagus, jadi kita tidak perlu merasa khawatir. Jika sampai mereka tidak mau menyerahkan saham Praja hotel, maka jalan satu-satunya adalah dengan menggunakan Alice sebagai ancaman untuk mereka," sambung Esme sambil tersenyum sini bahwa dia meyakini Jika rencananya pasti akan berhasil.


Baru saja mereka merasa tenang, tiba-tiba Haris datang bersama dengan beberapa orang polisi masuk ke dalam apartemennya. Tentu saja hal tersebut membuat Esme dan juga Johan terkejut, apalagi saat ada polisi juga bersama dengan Haris.

__ADS_1


"Haris? Aku bisa jelaskan semuanya padamu." Esme mendekat ke arah Haris yang menatapnya dengan tajam.


"Tutup mulutmu, Esme! Aku sudah tahu semuanya. Jika kau dan pria itu adalah dalang di balik teror dan ancaman yang beberapa hari ini terus saja mendesak agar aku menyerahkan saham Praja hotel, jangan mimpi! Karena aku tidak akan pernah memberikannya pada siapapun, termasuk pada kalian berdua, kau dan anakmu itu benar-benar kurang ajar!" Haris murka, dia marah karena sudah mengetahui siapa dalang dibalik nomor tak dikenal itu.


Kemudian Esme dan Johan ditangkap oleh polisi, tangan keduanya dipasang borgol. Esme berontak, dia tak mau diborgol, tapi tenaganya tentu saja kalah dengan para polisi itu.


Mereka berdua dibawa oleh polisi, sementara Haris merasa sedikit lega. Dengan begitu, orang yang sudah mengancamnya tidak akan lagi mengganggu dan menerornya.


Johan dan Esme sudah sampai di kantor polisi, keduanya langsung dimasukkan ke dalam sel. Esme tidak menyangka jika Haris berhasil mencari tahu pelaku yang mengancamnya beberapa hari terakhir ini. Padahal Johan yang merupakan sekarang hacker sudah berusaha agar datanya tidak bisa terlacak. Tapi rupanya masih ada orang yang jauh lebih pandai dari dirinya.


Esme menganggukan kepalanya dan memberi isyarat agar Johan berhenti tidak lagi membahas tentang Alice, karena saat ini mereka berdua sudah ada di kantor polisi dan tidak bisa leluasa untuk membicarakan hal lain yang bisa saja diketahui oleh mereka dan akan menambah rumit urusan mereka.


Orang-orang suruhannya Johan sudah mulai berjalan melakukan perintah Johan, meskipun Johan hanya memerintahkan untuk mengawasi Alice. Tapi mereka langsung menculik Alice  saja karena dia tidak ingin Jika sampai Mike ataupun anak buahnya mengetahui keberadaan Alice lebih dulu.


"Meringkus dia saat tengah malam, biasanya wanita itu akan berada di taman sendirian.  Jadi itulah waktu yang tepat untuk menculiknya." Seorang pria yang menjadi ketua dari orang-orang suruhannya Johan, memberi instruksi pada yang lainnya kapan mereka akan menculik Alice.

__ADS_1


Malam harinya, seperti biasa saat semua para lansia tertidur pulas. Maka Alice akan pergi ke taman, duduk seorang diri sambil merenung hingga dia tidak menyadari bahwa sudah ada beberapa orang pria tengah mengawasinya. 1 jam Alice  berada di taman dan saat kantuk mulai menyerang, dia pun hendak masuk ke dalam dan pergi tidur. Tapi tiba-tiba ada tangan yang bergerak cepat membekap mulutnya, seketika dia tidak sadarkan diri setelah berhasil dibius oleh orang-orang yang entah itu siapa.


Flashback off


Sementara di tempat lainnya, Mike  masih melakukan pencarian dan sekarang dia ditemani oleh Brandon. Mike  sudah menceritakan kepada Brandon tentang kenyataan mengenai Johan yang merupakan anak dari Esme , berita tersebut tentu saja membuat Brandon terkejut dan tidak percaya. Karena selama ini mereka bertiga bersahabat cukup dekat, sehingga apa yang dilakukan Johan adalah sebuah perbuatan yang sangat kejam.


"Aku akan tetap setia menemani kamu untuk mencari Alice , yakin dan percayalah. Jika kita akan berhasil menemukannya, kau tidak sendirian, Mike. Ada aku yang akan selalu bersamamu dalam situasi apapun."Brandon datang ke rumah Mike dan ingin membantu sahabatnya mencari keberadaannya Alice .


"Terima kasih banyak, Brandon. Sungguh aku tidak tahu harus berpikir dan berbuat apa lagi, di waktu yang bersamaan aku seperti di tempat dengan berbagai macam masalah berat, belum selesai masalah Alice  yang hilang. Aku harus dihadapkan dengan sebuah kenyataan tentang Johan yang ternyata adalah anak kandungnya Esme , mereka berdua sudah merencanakan balas dendam ini selama bertahun-tahun lamanya. Esme  menyalahkan ayah atas meninggalnya mendiang suami pertamanya yaitu ayahnya Johan, padahal ayahku melaporkan kejahatan ayahnya Johan sesuai dengan bukti dan juga fakta. Tapi Esme  tidak menerimanya dan dia pun merencanakan pembalasan dendamnya bertahun-tahun lamanya." Mike saat ini benar-benar sedang berada di posisi terendah dalam sejarah kehidupannya.


Dia kembali termenung, teringat semua kenangan manisnya bersama dengan Alice . Betapa indahnya momen kehangatan mereka berdua saat menghabiskan waktu bersama, mengingat hal itu membuat Mike menjadi sedih. Tapi hatinya sangat yakin bahwa Alice  pasti akan berhasil ditemukan.


"Aku sangat mengerti dan juga memahami tentang perasaanmu, Mike. Ayo sekarang kita mencari Alice sama-sama, kita harus tetap yakin bahwa Tuhan pasti akan membantu dan memberikan petunjuk di mana Alice  berada." Brandon merangkul pundak Mike sebagai bentuk kepedulian dan juga memberi semangat pada sahabatnya itu.


Mike merasa bersyukur karena dia masih memiliki sahabat sejati seperti Brandon, meskipun dia sempat sakit hati karena sudah dibohongi oleh Johan. Tapi sekarang Mike kembali bersemangat atas bantuan Brandon yang bersedia menemaninya untuk mencari Alice .

__ADS_1


__ADS_2