Terjebak Cinta Saudara

Terjebak Cinta Saudara
TCS 78


__ADS_3

Mike memutuskan untuk masuk ke ruang inap tersebut, melihat lebih jelas lagi mengenai kondisi Alice . Brandon mengikuti dari belakang, karena dia juga ingin melihat jelas setelah Alice  ditangani oleh dokter di rumah sakit itu. Sungguh, Brandon masih ingat sekali saat detik-detik sebelum Alice  akhirnya pingsan.


Beruntung karena Brandon lewat di jalanan tersebut, sehingga dia bisa menemukan Alice meskipun dalam keadaan mengenaskan. Entah apa yang terjadi pada wanita itu, sehingga mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya yang lumayan cukup parah.


"Apa yang sebenarnya terjadi pada Alice? Kenapa dia bisa jadi seperti ini." Mata Mike masih menatap pada wanita yang terbaring lemah di hadapan.


"Aku juga tidak tahu, karena saat aku melewati jalanan bebatuan itu. Aku melihat seseorang tengah berlari seperti menghindari kejaran orang di belakangnya, kemudian dia pingsan dan saat aku menghampirinya ternyata itu adalah Alice. Jadi aku tidak tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi pada Alice." Brandon menceritakan mengenai apa yang diketahuinya dan juga dilihatnya kepada Mike, sebab dia memang benar-benar tidak mengetahui perihal apa yang terjadi pada Alice hingga harus mengalami kejadian buruk seperti ini.


Mike tidak mengatakan apa-apa lagi, dia sangat terpukul dan juga sedih melihat kondisi Alice yang mengenaskan seperti ini. Hampir seluruh waktu Mike berada di luar mencari wanita itu, apalagi setelah mengetahui bahwa Johan dan juga ibunya berniat buruk pada Alice . Sehingga membuat Mike  bekerja keras untuk mencari dan menemukan Alice, dia juga senang karena akhirnya Alice  bisa ditemukan meskipun dalam kondisi yang buruk.


Brandon merangkul pundak Mike seolah memberikan dukungan juga semangat, karena Alice  masih selamat dan ditemukan meskipun saat ini wanita itu belum juga sadar. Dokter sengaja memberikan obat tidur agar Alice  bisa beristirahat setelah melakukan perjalanan panjang dan berlari hingga kakinya terluka.


"Dia pasti akan baik-baik saja, karena Alice adalah perempuan yang sangat kuat." Brandon memberi semangat dan juga menenangkan Mike agar tidak terlalu terpuruk atau mengkhawatirkan kondisi Alice .

__ADS_1


"Itu sudah pasti, terima kasih banyak karena kau sudah membantuku mencari Alice dan segera membawanya ke rumah sakit." Mike merasa berhutang budi pada Brandon, karena Brandon sudah membantunya mencari dan menemukan Alice .


"Sama-sama, kita ini kan sudah bersahabat sejak lama. Jadi sudah seharusnya aku ikut membantu jika temanku sedang kesulitan dan membutuhkan bantuan." Brandon sedikit lega karena Mike tidak sekacau sebelumnya, sebagai sesama pria tentu saja Brandon memahami apa yang sekarang sedang dirasakan oleh Mike. Melihat kondisi wanita yang dicintainya sedang tidak baik-baik saja tentu berpengaruh pada Mike  yang juga merasa sedih.


Alice yang memang sudah tertidur lumayan cukup lama, perlahan dia membuka matanya dan melihat dua orang pria yang sedang berdiri di sisi ranjang. Alice  mengerjapkan matanya. Dia baru sadar kalau ada Mike  juga di situ, Alice  baru teringat percakapan terakhir Mike  dan dua sahabatnya yang dia dengar saat Mike diusir oleh ayahnya malam itu. Betapa Mike dengan jahatnya sengaja mendekati Alice  hanya untuk dijebak, pria itu juga pura-pura jatuh cinta untuk membalaskan dendamnya.


"Untuk apa kau datang ke sini? Pergi, aku tidak ingin melihat wajahmu ada di hadapanku. Aku juga tidak ingin berada di rumah sakit ini, aku mau pulang saja." Seketika Alice histeris mengusir Mike  dan juga dia menginginkan pulang serta tidak ingin ada di tempat ini.


"Tenanglah Alice, nanti kau bisa pulang ke rumah. Tapi sekarang kau harus diobati dulu oleh dokter, karena luka-luka di tubuhmu dan juga kakimu lumayan cukup parah dan aku tidak akan membiarkanmu pulang sebelum benar-benar sembuh." Mike  berusaha menenangkan Alice  yang histeris dan terus saja meracau mengusir Mike .


"Berhentilah bersandiwara dan juga pura-pura perhatian padaku, Mike. Aku sudah mendengar semua pembicaraanmu dengan dua sahabatmu itu, kau sengaja mendekatiku dan pura-pura mencintaiku karena kau ingin balas dendam kan? Jadi sekarang juga hentikan semuanya, aku sangat membencimu." Alice  menumpahkan semua kemarahan dan juga kekesalannya kepada Mike.


"Aku minta maaf Alice, tapi kejadian yang sebenarnya bukan seperti itu. Kamu hanya salah paham saja." Masih mencoba untuk membuat Alice  tenang dan tidak histeris lagi, karena hal tersebut dapat mempengaruhi kondisi Alice  saat ini.

__ADS_1


Alice  tetap saja berontak dan dia mengusir Mike keluar dari ruang inapnya, meskipun Mike berulang kali meminta maaf padanya tapi Alice  masih kesal dan marah kepada pria itu, dia tidak bisa menerima kehadiran Mike ada dekat-dekatnya setelah mengetahui apa yang sudah dilakukan oleh pria itu padanya. Alice melihat ke arah Brandon yang sejak tadi hanya diam saja.


"Aku minta tolong padamu, mintalah pria ini untuk keluar dari ruangan ini. Aku tidak ingin melihat wajahnya lagi, aku mohon padamu, tolonglah aku." Alice tahu kalau yang sudah menyelamatkannya adalah Brandon, meskipun dia tidak terlalu kenal dengan pria itu akan tetapi Alice  merasa saat ini yang bisa membantunya untuk mengusir Mike adalah Brandon.


Brandon yang sejak tadi hanya diam saja melihat adegan Alice  yang menolak kehadiran Mike, sementara Mike terus saja berusaha untuk menenangkan Alice  dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi karena saat ini Alice  sedang salah paham pada Mike.


"Sekarang aku minta kau keluar dulu, Mike. Biarkan Alice  tenang, karena jika kau masih memaksa tetap di sini. Hal tersebut malah akan membuat kondisi Alice semakin memburuk, sepertinya dia baru saja mengalami tekanan berat dan bisa mempengaruhi psikologisnya. Nanti aku akan mencoba menjelaskan kepada Alice apa yang sebenarnya terjadi waktu itu." Brandon bicara pada Mike dengan berbisik agar baik bisa memahami situasinya saat ini dan Alice  yang sedang tidak baik-baik saja.


Mike  yang menginginkan Alice  agar cepat pulih dan bisa kembali ke rumah bersamanya, akhirnya Mike memilih keluar dari ruang rawat inap itu, karena dia juga tidak mungkin memaksakan diri tetap berada di dekat Alice  sementara wanita itu sendiri menolaknya.


"Baiklah, tolong jaga dia. Dan juga bantu aku untuk menjelaskan pada Alice  kalau yang dia dengar semua itu sama sekali tidak benar." Mike keluar dari ruang inap Alice  dengan Brandon yang juga ikut mengantarnya keluar.


"Itu sudah pasti, kau tidak perlu mengkhawatirkannya. Karena aku akan mengembalikan Alice padamu dan tidak ada lagi kesalahpahaman di antara kalian berdua, percayakan semua padaku, Mike." Brandon meyakinkan Mike bahwa Alice  akan baik-baik saja dan juga tidak lagi salah paham pada Mike .

__ADS_1


__ADS_2