
Catatan \=
Disarankan baca setelah berbuka atau sebelum sahur, yang masih kecil boleh kabur Makkk🤭🤭🤣🤣.
Yang cukup u..mur Monggo merapat🤭🥸.
*******
Begitu mendapat kan izin, Cooper langsung menyambar bibir Rihanna tanpa banyak Bicara, menikmati manisnya bibir yang masih terlalu baru untuk dia nikmati.
3 kali, awal per..gu..Mulan panas di rumah keluarga Pratama, kedua di garasi mobil keluarga Pratama dan ini adalah yang ketiga kalinya.
Ciuman lembut yang dia Lesatkan menghantarkan satu desiran didalam hati dan tubuh Rihanna.
Jika pertama dilakukan dengan cara memaksa dan terburu-buru, kali ini jelas lebih lembut dan hangat.
Tidak ada paksaan sedikit pun Dan semua gerakan dilakukan dengan penuh perasaan.
Cooper secara perlahan mulai mengungkung tubuh rihann di bawahnya, sembari dia terus melesat kan Ciuman nya yang semakin lama semakin menggebu dan memanas.
Rihanna awalnya terlihat bingung harus melakukan apa.
"Ikuti saja kata hati mu, bergerak sesuai kemauan"
Bisik Cooper sambil melepas kan ciuman nya sejenak.
Mendengar ucapan Cooper wajah Rihanna terlihat memerah, Hingga akhirnya secara perlahan perempuan itu mencoba untuk mengimbangi tautan bibir yang Cooper ciptakan.
Pelan tapi pasti perempuan itu mengimbangi gerakan sang suami, awalnya cukup tidak seimbang hingga akhirnya Rihanna mulai terbiasa, ciuman mereka semakin lama semakin mendominasi, saling menggerakkan diri mereka secara bergantian, bahkan saat cooper dengan lembut mencoba masuk kedalam rongga mulutnya mengajak Rihanna untuk saling membelit lidah, perempuan itu secara perlahan mengikuti gerakan sang suami dengan lincah.
Suara demi suara sesapan terdengar memenuhi ruangan kamar itu, terdengar cukup mampu saling berlomba dengan suara detak jarum jam yang ada di dinding kamar itu.
Kedua tangan suaminya dengan lembut menyentuh cuping telinga Rihanna disisi kiri dan kanan nya, jempolnya bergerak lembut menggesek sudut telinga istri nya tersebut sedangkan 4 jemarinya mulai bergesek dibelakang lehernya.
Dari sana pada akhirnya ciuman itu bergeser menuju ke dagu istri nya, bibir laki-laki itu kini menyapu hingga turun menuju ke leher Rihanna.
Sapuan demi sapuan dan sesapan demi sesapan terdengar memenuhi keadaan, belum lagi suara Rihanna yang terus terdengar indah seperti angin surgawi yang menembus cak.rawala.
"Akhhh"
Beberapa kali Suara indah itu memenuhi seluruh pendengaran cooper, membuat laki-laki itu mulai bergerak semakin lincah.
Tangan laki-laki itu mulai melepaskan satu persatu penutup tubuh Rihanna hingga pada akhirnya tubuh indah itu tidak menyisakan apapun.
Cooper mulai menyapu bibir nya di ke dua da..da Rihanna secara bergantian, persis seperti anak bayi yang mendapat kan apa yang dia inginkan.
Kini tanpa Rihanna sadari tangan kiri laki-laki itu mulai turun ke bawah sana,menyapu dari perut, pusar, hingga ke bawah sana, di antara kedua belah pahanya, tangan laki-laki itu terus menyapu lembut kulit indah Rihanna secara perlahan hingga akhirnya secara perlahan pula satu jemari cooper mulai bergesek dan melesat masuk ke dalam benda paling berharga nya secara perlahan.
"Akhh"
Seketika Rihanna terpekik, bola matanya membulat sembari dengan spontan dia mengeluarkan suara manja nya, kedua tangan nya dengan gerakan cepat meremas kepala cooper yang masih sibuk bermain di kedua bukit kembar nya.
"Kakkkk please...ahhh...."
Mendengar suara manja itu, membuat Cooper semakin gencar bergerak dibawah sana, memaju mundurkan jemari nya dengan begitu lembut dan menciptakan sensasi bak aliran listrik yang menyambar tubuh Rihanna dari bawa sana hingga ke puncak ubun-ubun kepala nya.
Hingga akhirnya tiba-tiba bibir coopee sudah melesat masuk di bawah sana.
"Kak..."
__ADS_1
Rihanna lagi-lagi Terkejut, dia menggenggam kepala suami nya itu dikala dia merasa sesuatu menyeruak masuk kedalam intinya.
Rihanna mencoba menjepit kepala Cooper dengan kedua pa..ha nya, tapi Cooper menahan gerakan kedua belah pa..ha Rihanna dengan cepat agar tetap terbuka.
Dan bisa dibayangkan bagaimana rasanya ketika secara perlahan lidah laki-laki itu bergerak ke inti nya secara perlahan.
Lagi-lagi sensasi aliran listrik dengan tegangan cukup tinggi menghantam kepalanya, isi perut Rihanna Seketika terasa berputar kemana-mana, sesuatu jelas mengaduk-aduk di dalam perut nya.
Rihanna mencoba untuk tidak bersuara, namun apa daya.semakin dia mencoba menahan suaranya, semakin gencar cooper bergerak dibawah sana.
"Oh no kakkkk.."
Rihanna Terus meracau tidak jelas, tangannya terus berusaha meremas kepala suaminya, ingin sekali dia meminta laki-laki itu untuk berhenti tapi Realita nya Cooper semakin mempercepat gerakan nya.
Cukup lama lidah laki-laki itu bermain di bawah sana hingga akhirnya Rihanna merasa seolah-olah dia ingin menumpahkan sesuatu yang entah apa.
"Kakkkk... Akh"
Perempuan itu mengencang kan pegangan nya.
dan benar saja tiba-tiba Rihanna merasa ada sesuatu di bawah sana yang memaksa dirinya untuk menumpahkan nya saat ini juga.
"Itu terlihat begitu indah"
Ucap Cooper sambil menatap lembut wajah Rihanna begitu dia melepas kan bibir nya dari bawah sana.
Setelah menyakini Rihanna telah sampai pada puncak nya, cooper dengan gerakan cepat membuka pakaiannya satu persatu, lantas secara perlahan laki-laki itu mulai naik ke atas tubuh perempuan tersebut, mereka kembali bertaut lidah untuk beberapa waktu.
Sejenak laki-laki itu melepaskan tautan nya kemudian menatap dalam bola mata Rihanna.
"Ready?"
Rihanna menggigit bibir bawahnya, terlihat begitu sek..si dan meng..gai..rahkan.
Perempuan itu mengangguk.
Setelah mendapatkan izin, Cooper secepat kilat
kembali menyambar bibir Rihanna sembari dibawah sana mulai bergesek secara perlahan.
Sang tongkat ajaib mencari sarung untuk tempat nya bersarang.
Seketika Rihanna menggenggam erat telapak tangan cooper saat dia merasakan sesuatu di bawah sana mulai menyeruak masuk.
Awalnya biasa saja, namun ketika tiba-tiba Cooper semakin kuat mencoba melesat masuk ke dalam sana seketika jemari-jemari Indah Rihanna menancap ke kulit-kulit punggung Cooper.
"Akh..."
Laki-laki itu tampak menghentikan gerakan nya, bola matanya secepat kilat menatap wajah istri nya yang terpejam meringis menahan sakit.
"Masih saki?"
Dia fikir ini bukan yang pertama, apakah begitu menyiksa.
Saat ingat hal pertama yang dia lakukan secara Brutal, membuat Cooper merasa bersalah.
"Tidak apa-apa, teruskan lah"
Ucap Rihanna cepat.
__ADS_1
Mendengar jawaban Rihanna, Cooper terlihat mengangguk pelan.
"Hmm"
Begitu Cooper mencoba untuk kembali menyeruak masuk dengan utuh, Seketika Rihanna menarik leher Cooper.
Dia mengencangkan pelukan nya dan membiarkan Cooper menautkan bibir mereka, dia fikir mungkin itu akan mengurangi rasa sakit dan perih.
Laki-laki itu jelas menurut, mengerakkan bibirnya dengan cepat, menyesap lembut bibir Rihanna, sedang kan dibawah sana milik nya kembali bergerak menyentak hingga ke ujung sana.
"Akhhhh"
Rihanna berteriak kecil, suara desa..Han dan rengekan saling bersahutan.
Cooper terus bergerak, mulai memompa milik nya ke milik Rihanna dengan penuh kelembutan, dia bergerak secara teratur sambil beberapa kali bibir mereka saling bertautan antara satu dengan yang lainnya.
Laki-laki itu begitu pandai membuat Rihanna terbuai, membawa sang istri menikmati indah nya malam kedua mereka setelah pernikahan sah.
Semakin cepat pompahan nya, semakin Rihanna terus mengeluarkan suara-suara indah nya.
Hingga akhirnya bisa Cooper rasakan sang istri merasa akan tiba pada puncak nya.
"Want spill?"
Tanya Cooper pelan.
Rihanna mengangguk cepat, dia mulai memeluk erat punggung Cooper.
"I give you Cu..m hmmm"
Bisik Cooper kemudian.
"Bersama"
Lanjut nya lagi
laki-laki itu terus memompa sambil meraih kedua belah tangan sang istri, dia menunggu Rihanna masuk pada pelepasan nya, dan benar saja saat sesuatu yang hangat terasa tumpah dibawah sana diiringi semakin eratnya genggaman istri nya.
Detik selanjutnya di susul oleh pelepasan milik cooper.
Laki-laki mengejang sejenak, rasanya begitu memabukkan dan membuat dia begitu lega.
"Kamu luar biasa, baby"
Bisik laki-laki itu penuh cinta.
"I love you"
lantas Cooper menjatuhkan tubuhnya tepat disamping Rihanna.
Alih-alih menjawab, Rihanna lebih suka menatap wajah penuh peluh dan ke.pua..san tersebut.
Perempuan itu menyentuh lembut wajah suaminya untuk beberapa waktu.
"Something wrong?"
Tanya Cooper sambil menatap balik wajah Rihanna.
Sang istri langsung menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Cooper dengan gerakan lembut menyambar tubuh istri nya, membiarkan Perempuan itu masuk kedalam dekapannya.