
Beberapa Minggu sebelum nya
Kepulangan awal Kanna dari London
Bandar Udara London Heathrow
Kanna, Gadis muda tersebut berjalan sambil menarik Koper kecil Miliknya beserta sebuah tas yang tidak begitu besar menuju ke salah satu kursi yang memang seharusnya dia tempati.
Dengan menggunakan masker gadis tersebut menelisik nomor kursi pesawat satu persatu, sepersekian detik kemudian dia terlihat cukup lega karena pada akhirnya Kanna menemukan nomor kursi yang dia lafalkan sejak tadi.
Begitu tiba di kursi Sesuai dengan nomor tiket penerbangan yang dia miliki,gadis itu dengan sedikit kesulitan mencoba menaikkan koper nya ke kabin atas pedas yang terletak tepat di atas kepala tempat duduk para penumpang.
Dia sama sekali tidak memperhatikan ada sosok laki-laki yang ada di hadapannya tersebut tengah duduk bersandar di kursi pesawat tersebut
Terlihat agak terganggu karena Kanna bergerak tepat di samping nya, menampilkan bagian perut dan pusarnya ketika gadis itu mencoba menjinjit dan menaikkan koper nya.
Laki-laki itu sejenak mencoba memejamkan bola matanya.
"Eh.."
Kanna tiba-tiba mengeluarkan suara terkejut nya saat tiba-tiba heels gadis tersebut menjadi tidak seimbang hingga membuat tas kecil yang belum sepenuhnya masuk ke kabin pesawat terjatuh ke lantai bawah dan tubuhnya seketika nyaris jatuh karena hilang keseimbangan.
"Akhhhh..."
Seketika gadis tersebut berteriak kecil, mencoba mencari pegangan dan nyaris ambruk kebawah.
Rupanya seseorang langsung dengan cepat berdiri dan meraih pinggang Kanna dengan gerakan refleks.
Bak adegan film Korea, laki-laki yang duduk di kursi samping Kanna berdiri dan tangan kirinya mencoba menahan pinggang nya, sedangkan tangan kanannya menahan bahu Kanna.
Banyangkan se estetik apa keadaan mereka berdua saat ini, terlihat begitu manis membuat iri setiap Mata yang memandang.
__ADS_1
Laki-laki itu tampak menatap bola mata indah gadis dihadapannya itu untuk beberapa waktu, dan secara perlahan dia menghirup aroma manis dari tubuh gadis itu.
Cukup lama adegan tersebut berlangsung hingga akhirnya suara seseorang menyadarkan Kanna dan laki-laki tersebut.
"Tuan Felix, anda tidak apa-apa?"
"Miss?"
Seketika dua orang itu terkejut, yang di panggil Felix mencoba menarik tubuh gadis itu agar segera berdiri dengan sempurna dan tidak terjatuh.
Alih-alih menjawab, Felix langsung bertanya pada Kanna.
"Anda baik-baik saja?"
Dia bertanya sambil mencoba terus manatap bola mata gadis tersebut, menelusuri wajah yang belum bisa dia lihat karena masker yang digunakan oleh Kanna.
"Aku baik-baik saja"
"Ada apa?"
Tiba-tiba seorang laki-laki muda berusia sekitar 30 tahunan datang mendekati Kanna.
"Apa sesuatu yang buruk terjadi?"
Nada bicara laki-laki itu sedikit terdengar penuh kecurigaan, dia menatap kearah Felix untuk beberapa waktu.
"Dia mengganggu mu?"
Laki-laki itu terus bertanya sambil mengerutkan kening, tatapan matanya jelas menandakan ketidaksukaan nya pada Felix.
"Aku baik-baik saja, ini semua kesalahanku, Orang ini hanya membantu ku, Jack"
__ADS_1
Setelah berkata begitu Kanna melepaskan masker nya secara perlahan, dia mengembangkan senyuman nya kearah laki-laki yang dia panggil Jack.
Begitu gadis itu melepaskan masker nya, Felix sama sekali tidak bisa melepaskan pandangannya, wajah itu seolah-olah mengingatkan dirinya pada seseorang.
"Itu bagus,aku fikir dia menggoda mu"
Jack terlihat menatap kearah Kanna, dia menyentuh lembut ujung rambut gadis tersebut kemudian kembali berkata.
"Dimana tempat duduk mu?"
Saat Jack bertanya begitu, Kanna menunjukkan Kursi yang dia duduki.
"Sir, anda baik-baik saja?"
Felix yang terus memperhatikan wajah Kanna seketika terkejut saat seseorang kembali mengejutkan dirinya.
"Kursi Anda di..."
Seorang pramugari Perempuan yang terus berusaha bicara kearah Felix mencoba untuk berkata soal kursi VVIP milik felix yang dipesan nya sudah bisa di tempati, dia ingin bilang jika Felix bisa berpindah posisi saat ini juga namun tiba-tiba Felix berkata.
"Kembalilah, aku akan duduk disini. Katakan pada asisten dan sekretaris ku, tidak usah menunggu ku hingga waktu nya landing nanti"
Mendengar ucapan Felix jelas saja membuat pramugari tersebut bingung.
"Ya?"
"Kembalilah, aku ingin beristirahat sekarang juga"
Awalnya Perempuan itu terlihat bingung, melirik ke arah gadis cantik yang duduk tepat di kursi samping sementara dimana Felix tadi duduk.
Seolah-olah paham apa yang terjadi akhir nya pramugari tersebut mengembangkan senyuman nya sambil menunduk kan perlahan kepalanya.
__ADS_1
"Baik, tuan"