Terjebak Hasrat Kakak Ipar

Terjebak Hasrat Kakak Ipar
Sedikit menegang


__ADS_3

Tim Letnan jendral O'Neill bergerak dengan cepat melaju ke depan, laki-laki itu tampak memberikan kode melalui tangannya kepada beberapa anak buahnya.


Satu anak buahnya bergerak menuju ke arah depan dengan cepat, seorang laki-laki mengangkat senjatanya secara perlahan berjalan mengendap-endap dari satu pohon menuju ke pohon yang lainnya.


bisa mereka lihat dua orang penjaga bertubuh kekar di gerbang depan tampak berdiri menatap dari sisi dan kanan secara bergantian.


Ketika O'Neill menggerakkan kembali jemari tangan nya, satu anggotanya langsung mengangkat senjata dan...



Chasssshhh


Brakkkkkk


Satu penjaga tumbang terkena tembakan.


Satu penjaga lainnya terkejut, berniat berteriak tapi.mmm


Chasssshhh


Seketika laki-laki satu nya terbelakang kaget, menatap ke arah dadanya yang tiba-tiba mengeluarkan darah dan..


Brakkkkkk


Laki-laki tersebut ikut tumbang.


Letnan jenderal O'Neill langsung bergerak cepat ke depan menuju ke arah gerbang utama dan mulai menggerakkan jarinya memerintahkan satu bawahnya untuk mengintip ke dalam.


*******

__ADS_1


Disisi lain.


Kapten Havana bergerak dari sisi kiri bangunan, memperhatikan dengan sesama siapa saja musuh yang akan mereka hadapi saat ini, dia memerintahkan bawahannya untuk menghitung musuh yang berjaga di sisi kiri.


Satu jemari bawahannya mengacung ke atas, seolah-olah paham dengan maksud nya, Havana langsung memerintahkan salah satu dari mereka untuk mengeksekusi satu penjaga di sisi kiri tersebut.


dalam hitungan detik seperti angin, satu orang bergerak bergerak kedepan dan...


Chasssshhh


Brakkkkkkk


Setelah sebuah pisau di Lesatkan pada tubuh laki-laki yang berjaga di sisi kiri tersebut, seketika tubuh tersebut roboh tanpa ampun.


Havana langsung memberi kode agar orang-orang nya bergerak dengan cepat untuk mulai menyeruak masuk kedalam.


*******


Jika Disisi kiri Havanna telah memerintahkan bawahannya bergerak masuk kedalam, maka Disisi kanan Cooper dan Roy terlihat terus bergerak dengan perlahan bersiap menyerang musuh dan melumpuhkan nya.


Bisa mereka lihat dua orang laki-laki bermain kartu di atas sebuah meja mendominasi berwarna coklat tua, Cooper secepat kilat mengeluarkan pisau di pinggang nya diikuti oleh satu orang agen CIA yang bergerak disampingnya.


Laki-laki tersebut menganggukkan kepalanya pada Cooper dan memberi instruksi jika mereka akan bergerak bersama.


dalam hitungan detik mereka bergerak langsung secepat kilat menuju ke arah depan, bagaikan angin mereka mendekati kedua orang tersebut yang tampak fokus bermain kartu.


dan bisa dibayangkan bagaimana lincahnya Cooper dan sang agen CIA menggenggam erat leher laki-laki yang kini ada di hadapan mereka dengan posisi memunggungi mereka kemudian mereka langsung memberikan hantaman keras dengan pisau yang mereka gunakan ke leher mereka.


dalam hitungan detik kedua laki-laki tersebut langsung menghilang tanpa ampun.

__ADS_1


Kemudian kedua orang tersebut langsung melesat mengintip ke tembok pembatas menuju ke dalam bangunan tua yang ada dihadapan mereka.


*******


Disisi lain.


Dibagian belakang Felix dan Lexus bergerak dengan hati-hati bersama beberapa agen CIA dan bersiap dengan senjata mereka.


Mereka melihat dua penjaga Tampak hilir mudik bergerak didepan gerbang belakang.


Seketika Felix memberikan instruksi pada Lexus, dengan kompak mereka mengeluarkan senjata api mereka dari pinggang mereka.


Secara perlahan Felix dan Lexus mulai menaikkan senjata mereka.


mereka berdua kompak menatap mangsa dihadapan mereka, dengan gerakan pelan dan pasti mereka mulai mencari Titik tubuh yang akan mereka hantam dengan senjata api di tangan mereka.


dan bisa dilihat dalam hitungan detik.


Chasssshhh


Chasssshhh


secara bersamaan tembakan mereka melesat ke kepala dua penjaga yang ada di ujung sana.


Dan dengan kompak kedua orang yang dihantam timah panas tepat di tengah-tengah kening mereka langsung jatuh dan terbunuh di tempat.


******


Pada akhirnya semua orang berhasil melumpuhkan lawan dan mereka kini mulai bergerak masuk ke dalam bangunan tua yang ada di hadapan mereka secara perlahan.

__ADS_1


__ADS_2