Terjebak Hasrat Kakak Ipar

Terjebak Hasrat Kakak Ipar
Perlakuan manis


__ADS_3

Anderson company


08.20 AM


Pagi


Rihanna terlihat berjalan mengikuti langkah Cooper yang mulai turun dari mobil mereka, meskipun sepasang suami istri dia tetap malu untuk berjalan beriringan.


Sebab bagi Rihanna istri Cooper tetaplah kakak nya, dia takut orang-orang memiliki prasangka buruk pada nya sebagai penggoda suami orang.


Tapi tiap kali Rihanna Mencoba untuk menghindar, Cooper dengan cepat mensejajarkan langkah dan menarik tangan nya dengan paksa.


"Kak..."


Dia jelas sedikit terkejut, merasa risih saat bola mata beberapa orang menatap kearah mereka.


"Berhentilah menampilkan ekspresi seperti itu, berjalan lah dengan normal dan mendongaklah"


Laki-laki itu memperingati dirinya dengan cepat.


"Tapi..."


Alih-alih peduli dengan ekspresi Rihanna, Cooper semakin mengencangkan genggaman tangan nya, dia berjalan melangkah ke depan membawa Rihanna seolah-olah berkata Perempuan ini adalah miliknya, jadi bersikaplah baik dan jangan macam-macam dengan nya.


"Mereka melihat kita.."


Rasanya saat berkata begitu Rihanna tidak berani melanjutkan kata-katanya, tidak tahu kenapa tapi dia berusaha menundukkan kepalanya, menatap tangan kokoh tersebut yang dengan PD nya membawa dia dari lantai bawah hingga ke lantai atas.

__ADS_1


Beberapa karyawan terlihat menundukkan kepala mereka, ada yang memberi salam dan juga ada yang hanya menampilkan ekspresi wajah penuh rasa ingin tahu.


Hal itu terjadi karena mereka tahu, bos besar mereka itu sebelumnya memang tidak pernah membawa perempuan apalagi hingga memperlakukan mereka secara istimewa.


Desas-desus berkata laki-laki itu telah menikah tapi semua orang sama sekali tidak mendapatkan undangannya, mereka jelas tidak menyangka jika istri bos mereka adalah Rihanna.


Karyawan baru yang menempati posisi sekretaris itu dalam beberapa hari belakangan ini.


Para pegawai perempuan jelas berpikir jika sosok Rihanna begitu beruntung.


Banyak perempuan yang berlomba untuk mencoba menggoda Cooper dengan jutaan penampilan dan cara, tapi siapa sangka tidak ada satupun di antara mereka yang terpilih.


di tengah kegalauan para karyawan, Rihanna terus melangkah tepat di samping Cooper yang sejak tadi masih menyeret langkahnya dan menggandeng telapak tangannya.


hingga akhirnya mereka tiba di ruangan Cooper tanpa banyak bicara, Rihanna memilih untuk melepas genggaman cooper, mencoba untuk duduk di atas kursi sofa, tapi....


"Duduklah disini"


Perempuan itu sejenak diam, mengerut kan sedikit keningnya dengan keadaan bingung.


"Baby please"


Ulang Cooper lagi.


melihat ekspresi yang diberikan oleh laki-laki tersebut seketika membuat Rihanna secara perlahan melangkah mendekati Cooper.


Dia Fikir kenapa Cooper meminta dia untuk mendekat ke sana.

__ADS_1


Rihanna membiarkan Cooper menerima uluran telapak tangan nya, laki-laki itu kemudian secara perlahan menyentuh lembut kedua bahu Rihanna lantas dia membiarkan Perempuan itu duduk di atas kursi kebesaran nya.


Begitu istri nya Duduk di sana, Cooper kemudian membiarkan Rihanna menghadap ke arah depan.


Laki-laki itu berbisik pelan ditelinga kanan Rihanna.


"Tutup mata mu"


Mendengar permintaan Cooper, Perempuan itu sejenak diam, kemudian secara perlahan dia memejamkan bola matanya.


"Sebenarnya ada apa?"


Dia bertanya dengan perasaan bercampur aduk menjadi satu.


Dibelakang tampak Cooper secara perlahan mengeluarkan sesuatu dari saku celananya.


"Ingin mencoba menyenangkan nyonya Cooper Anderson"


Laki-laki itu bicara sambil tiba-tiba menampilkan sesuatu di hadapannya Rihanna, kemudian secara perlahan Cooper meletakkan kalung indah di leher istri nya tersebut.


Rihanna jelas cukup terkejut, mencoba menyentuh leher nya untuk beberapa waktu saat Cooper mulai meletakkan kalung Tersebut di leher nya lantas mulai memasang kalung tersebut dengan baik di leher nya.


"Itu terlihat begitu indah hmmm"


Bisik Cooper lembut, lantas laki-laki itu secara perlahan mencium pipi kanan istri nya secara perlahan.


"I Love you"

__ADS_1


Dan bayangkan bagaimana perasaan Rihanna saat laki-laki itu mengeluarkan satu baris kata yang bisa membuat perempuan manapun terbang melayang mendengar kalimat paling sederhana tersebut.


Seketika bola mata perempuan itu berkaca-kaca sambil tangan kanannya menyentuh lembut kalung yang telah disematkan di leher nya.


__ADS_2