
Mansion utama Cooper
Disebuah kamar mandi mendominasi berwarna hitam putih, Cooper terlihat mengguyur tubuh nya dengan air dan mencoba menghilang kan sejuta perasaan didalam hati nya.
Pada akhirnya dia Fikir semua persoalan terpecahkan semua, kematian Chriss juga terbongkar satu persatu.
Cukup tidak menyangka jika tuan Paulo adalah pelaku pertama nya atas segala kejahatan, bahkan laki-laki itu mengatur Helix agar membunuh Chriss dengan cara yang keji, menjebak Elia dan menekan Keluarga perempuan tersebut.
Menyebabkan dua keluarga menjadi buruk dan seolah-olah tanpa dosa laki-laki tersebut juga membunuh pacar putra nya sendiri (Felix).
Hal tersebut benar-benar diluar dugaan dirinya.
Bahkan tuan Paulo berencana membunuh Kanna, adik kesayangannya itu melalui Helix.
Itu benar-benar mengerikan.
Untung nya mereka datang tepat waktu, jika tidak entahlah apa yang terjadi pada Kanna.
Saat ini yang menjadi sedikit pelik adalah hubungan Kanna dan Felix, mereka seperti nya saling jatuh cinta.
Felix benar-benar jatuh cinta pada adiknya tersebut dan Kanna memiliki ketertarikan yang sama, yang menjadi persoalan selain Helix, orang tua Cooper masih belum ikhlas karena yang membunuh Chriss adalah ayah mereka.
Tidak segampang itu memberikan restu, apalagi keluarga Paulo memberikan satu kesakitan tersendiri pada keluarga Anderson.
__ADS_1
Dia harus mencari Titik Tengah hubungan kedua orang tersebut secepat nya, kemudian ketika Helix sadar mereka harus punya pemecahan permasalahan sendiri untuk laki-laki tersebut.
Ada ketakutan jika-jika Helix menginginkan Kanna juga nantinya.
Cooper harus bergerak menyelesaikan sedikit lagi persoalan.
pada akhirnya setelah menyelesaikan mandi nya, Cooper melesat keluar dari dalam kamar mandi.
laki-laki itu keluar dari arah kamar mandi nya dengan rambut yang masih basah dimana tetesan demi tetesan air masih terlihat melesat turun dari rambut nya mengenai beberapa sisi bahu dan tubuh indah Atletis nya.
Laki-laki itu bergerak maju masih menggunakan handuk mandinya, dia berjalan kearah sisi kanan kamar lantas meraih gelas minuman nya yang terletak di atas meja bartender.
Bisa dia lihat Rihanna masih bergerak meraih sesuatu di dalam lemari walk in closet, bisa dia tebak sang istri mencari pakaian untuk dirinya.
Setelah menyesap Minuman nya, Cooper meletakkan kembali gelas minuman yang telah kosong tersebut keatas nakas, dia kemudian mulai melangkah mendekati sang istri nya.
Rihanna jelas terkejut, mencoba memutar tubuhnya secara refleks.
"Sayang?"
"Hmmm?"
Begitu Rihanna membalikkan tubuhnya, sang suami tiba-tiba melesatkan ciuman manis di bibirnya, perempuan itu jelas terkejut.
__ADS_1
Ciuman lembut tersebut bergerak manis di bibir nya, tangan kanan Cooper tahu-tahu menyentuh lembut ujung telinga dan leher belakang nya.
"Sayang?"
"Malam ini boleh?"
Laki-laki itu bertanya setelah melepas kan ciuman Hangat nya.
Setelah perjalanan panjang memecah semua kasus yang berat, dia fikir ini waktunya mereka melepas kan kerinduan dan keinginan.
Menghilangkan rasa lelah dan penat di dalam malam indah yang panas.
Mendapat kan pertanyaan seperti itu seketika membuat wajah Rihanna memerah.
"Tidak ingin berganti pakaian lebih dulu?"
Perempuan itu bertanya pelan.
Cooper menaikkan untuk bibir nya, dia berbisik lembut.
"Bukankah ini akan semakin memudahkan kita untuk bergerak?!'
Laki-laki itu mulai pandai menggoda.
__ADS_1
Lagi wajah Rihanna memerah.
Sepersekian detik kemudian secara perlahan Cooper kembali menautkan bibir mereka Secara sempurna, bergerak manis memberikan satu sensasi cinta penuh kerinduan yang luar biasa.