Terjebak Hasrat Kakak Ipar

Terjebak Hasrat Kakak Ipar
Sejak awal dia lah pengantin nya


__ADS_3

Cukup lama Rihanna mencoba menetralisir perasaan nya, entahlah ini untuk pertama kalinya dia merasa begitu bahagia, rasanya ketika mendapat perhatian manis dari seseorang yang di cintai seolah-olah diri nya diperlakukan dengan begitu istimewa.


Rihanna fikir dia cukup tidak menyangka jika Cooper merupakan sosok laki-laki yang cukup manis dan romantis, dibalik wajah datar dan dingin nya serta kebiasaan Cooper yang mengeluarkan kata-kata yang ter kadang tidak menyenangkan rupanya tersimpan sosok yang begitu romantis dan penuh kehangatan.


Siapa menyangka jika laki-laki itu bisa begitu manis, menghadiahkan sebuah kalung indah.


Bisakah dia mengatakan jika ini begitu luar biasa dan membuat dia Merasa begitu di cinta!?.


"Kamu menyukai nya?"


Bisik Cooper kemudian, laki-laki itu secara perlahan mencium belakang kepalanya dengan penuh kehangatan.


Alih-alih menjawab, Rihanna lebih memilih untuk menganggukkan kepalanya.


Dia masih terharu dan tersentuh, cukup sulit untuk mengungkapkan perasaan bahagia nya saat ini, lebih tepatnya dia nyaris kehilangan kata-kata.


Tangan nya Mencoba meraba-raba Kalung yang ada di leher nya tersebut untuk beberapa waktu secara perlahan.


Tahu-tahu dengan gerakan lembut Cooper mencoba untuk memutar kursi yang diduduki oleh Rihanna.


Kini posisi mereka saling berhadapan, bola mata mereka seketika saling bertemu.


"Apa kamu tidak menyukai modelnya? aku Fikir kamu menyukainya, apa mau aku tukar dengan model lain?"


Tanya Cooper sambil menatap dalam wajah Rihanna, dia fikir apa istri nya tidak menyukai model yang dia pilihkan?!.


Sejujurnya dia memang type laki-laki yang dingin dan datar, mungkin benar sebagian perempuan berfikir dia tidak berperasaan.


Tapi sejujurnya begitu dia menyukai seseorang, dia jelas type laki-laki yang begitu menjaga dan sedikit posesif, dia tidak suka milik nya di ganggu orang lain atau di sentuh Orang lain.

__ADS_1


Bahkan dia selalu berusaha untuk menyenangkan pasangan nya dari berbagai cara.


Dia juga selalu berfikir bagaimana cara nya agar pasangan nya bahagia dan senang ketika bersama dirinya.


Dia tidak suka melihat pasangan nya kecewa atau tidak diperhatikan.


"Tidak...ini begitu cantik, aku..hanya.. terharu"


Seketika suara Rihanna bergetar, dia menatap wajah Cooper dengan bola mata berkaca-kaca.


"Aku hanya tidak bisa mengungkapkan bagaimana perasaan ku saat ini, aku hanya .. bingung"


Tambah nya lagi.


Mendengar ucapan istri nya Cooper jelas mengerutkan keningnya.


"Kenapa?"


"Kenapa kamu begitu baik pada ku?"


Tanya Rihanna sambil terus menatap dalam bola mata suaminya.


Laki-laki itu sejenak mengerutkan keningnya saat mendengar pertanyaan istri nya.


"Bukankah seorang suami memang harus seperti itu?"


Alih-alih menjawab, Cooper malah balik bertanya.


"Aku melakukan hal ini karena kamu Istri Ku hmmm, jika orang lain aku tidak mungkin melakukan hal seperti ini"

__ADS_1


ucap Cooper lagi.


Iya Secara logika tidak mungkin laki-laki itu mencoba menyenangkan orang lain bukan?!.


Dia jelas hanya akan menyenangkan orang yang memang pantas Untuk dia senangkan.


"Tapi... bagaimana dengan kakak?."


Lidah perempuan itu seketika kelu saat dia ingat soal kakaknya, pernikahan Cooper dan kakak nya meskipun tidak pernah ada akad nikah, namun tetap menjadi beban bagi dirinya.


"kenapa harus khawatir? tidak kah kamu ingat? bahkan di pesta pernikahan aku dan Elia, yang berada di atas panggung adalah kamu dan aku bukan?"


Ucap suaminya mencoba untuk mengingat kan.


Sejenak Rihanna terdiam, iya juga dia baru ingat bukankah malam itu yang berada di atas panggung adalah dirinya dan Cooper.


"Tidak kah kamu sadar kenapa aku memaksa mu untuk naik ke atas panggung dan menemani aku hmmm?"


Cooper bertanya sambil sambil mengelus lembut wajah istri nya itu.


"Ya?"


"Karena sejak awal aku ingin semua orang berfikir kamu lah pengantin perempuan nya hmmm"


Yah jika di ingat-ingat benar juga, Malam pada saat pernikahan kakak nya dan Cooper, agak sedikit aneh karena Cooper dan kakak nya membiarkan dirinya yang naik ke atas panggung menemani laki-laki tersebut.


Rihanna seketika menatap dalam wajah Cooper.


"Aku melakukan itu agar orang berfikir kamulah yang sejak awal Menikah dengan ku"

__ADS_1


Setelah berkata begitu, Cooper secara perlahan memajukan wajahnya, dengan gerakan lembut laki-laki melesatkan ciuman nya pada sang istri nya untuk waktu yang begitu lama.


__ADS_2