
Pagi harinya Arya terbangun lebih dulu, padahal biasanya Jenar yang akan bangun terlebih dulu, mungkin efek kecapean kemarin sehingga membuatnya telat bangun,
Arya mengamati wajah Jenar yang begitu tenang saat tidur, ini kali kedua Arya memandangi wajah Jenar sedekat ini,
Tanpa sadar Arya mendekatkan wajahnya ke wajah Jenar, semakin dekat dan semakin dekat,
Cup.
Sebuah ciuman pertama yang Arya berikan di bibir Jenar, Manis, batin Arya sambil tersenyum, lalu Arya menyibakan rambut Jenar dengan lembut,
Arya masih tersenyum saat memandang wajah Jenar lalu tiba tiba mata Jenar terbuka membuat Arya membulatkan matanya dan segera beranjak bangun dari tidur nya langsung ke kamar mandi tanpa mengucapkan kata apapun.
"Bodoh, bodoh bodohhh," umpat Arya kesal pada dirinya sendiri,
"Bisa bisa nya gue nyium itu bocah, astaga mau di taruh dimana muka gue," geram Arya menyadari kebodohanya karena mencuri ciuman Jenar saat Jenar tertidur.
Sedangkan Jenar masih terdiam dengan beribu fikiran yang melayang layang sambil memegang bibir nya yang tadi di cium oleh Arya,
'Ciuman Pertama ku,' gumam Jenar lirih sambil tersenyum dan memegang bibirnya, sebenernya Jenar sudah bangun dari tadi cuma dia enggan membuka matanya, namun saat ia merasakan sebuah benda kenyal menyentuh bibir nya ia merasa jantung nya berpacu begitu kencang seperti sedang lari maraton, dan saat ia membuka mata ternyata Arya sedang memandangnya dengan lekat,
Ceklek,
pintu kamar mandi terbuka menampilkan Arya yang baru selesai mandi dan hanya menggunakan Handuk yang di lilitkan di pinggang nya serta tanganya memegang handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya,
__ADS_1
"Mas Arya gak bisa apa pake baju sekalian di kamar mandi," ucap jenar kesal sambil menghadap membelakangi Arya yang sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil,
"Kenapa, Suka suka lah," kata Arya cuek,
"Mas Arya itu udah menodai mata Jenar dengan pemandangan itu," pekik jenar,
"Pemandangan apa?" tanya Arya pura pura tidak mengerti,
"Au ah buruan pake baju nya, Jenar mau mandi,"
"Ya udah tinggal mandi,"
"Yaaa, mas Arya masih berdiri disitu gak pake baju, gimana Jenar mau ke kamar mandi,"
"Tinggal turun dari ranjang trus jalan ke kamar mandi," ucap Arya enteng
"Apa mau di mandiin," Arya kembali mengumpat dalam hati, bisa bisa nya kata itu ia lontarkan,
"Yaaa, mas Arya jangan mesum sama bocah," Pekik Jenar,
"Kan kamu sendiri yang bilang Bocah bisa bikin bocah," ucap Arya santai dan semakin mendekat ke arah Jenar tanpa Jenar sadari,
"I itu, itu cuma bercanda," kilah Jenar,
__ADS_1
"Bercanda atau enggak, gimana kalau kita buktikan," ucap Arya sambil memegang bahu Jenar dari belakang membuat Jenar terkejut bukan main,
"Yaaa! mas Aryaaa," teriak Jenar karena kaget dan merinding saat di sentuh Arya dengan keadaan seperti itu,
Arya terkekeh dalam hati, 'Seru juga ngerjain nih bocah,' batin Arya
Arya semakin gencar menggoda Jenar, membuat Jenar segera berlari menjauhi Arya dan langsung masuk kedalam kamar mandi,
"MAS ARYA MESUUUMMM," teriak Jenar sesaat sbeelum menutup pintu kamar mandi, membuat Arya tertawa terpingkal pingkal,
'Huh huh huh, jantungku kenapa cepet banget sih kerjanya, nanti kalau aku jantungan gimana huh huh," gumam jenar sambil mengatur deru nafasnya yang terengah engah akibat perbuatan Arya,
Pagi ini Jenar benar benar di kerjain dua kali oleh Arya.
Bersambung lagiii****
Keadaan pagi ini anggap aja begitu yaa 😊😂
__ADS_1
Anggap aja itu Aiden waktu kecilnya belum segede sekarang yang pinter ngomong, jadi mas Arya mau main sama Aiden 😂😂