
Flashback on.
"Kakak ayo ayun lagi," teriak Jeje kecil meminta agar Fahmi mendorong ayunan nya lagi. Dan Fahmi pun segera mengayunkan ayunan Jeje hingga membuat gadis kecik itu tertawa riang gembira.
"Kakak janji ya jangan tinggalin Jeje," kata Jenar kecil mengulurkan jari kelingkingnya.
"Hemm gimana yaaa?" kata Fahmi menggoda.
"Kakak," ucap Jenar kecil manja kepada Fahmi.
"Iya, kakak tidak akan meninggalkan kamu," kata Fahmi menautkan jari kelingking nya dengan kelingking Jenar kecil.
"Awas aja kalau kakak tetap pergi, Jeje gak mau temenan sama kakak lagi," ucap jenar kecil cemberut. Jenar ingat saat kemarin ia tidak sengaja mendengarkan pembicaraan orang tuanya dengan orang tua Fahmi bahwa mereka akan pindah, Fahmi akan meneruskan sekolahnya keluar Negri dan Bagas serta Santi akan pindah ke kota. Tentu saja itu membuat Jenar kecil merasa sedih.
__ADS_1
"Fahmi, Jeje ayo makan dulu sayang," panggil Arumi saat menyiapkan makanan di meja yang ada di sebuah taman.
Saat ini Bagus, Arumi, Bagas dan Santi serta Jenar dan fahmi sedang menikmati liburan bersama di sebuah taman yang tidak jauh dari rumahnya yang berada di pelosok desa.
Fahmi adalah anak dari Santi dan juga Andi sahabat Bagas dan Bagus namun, Andi meninggal dunia akibat penyakit yang ia derita, dan di saat terakhir nya Andi meminta Bagas untuk menikahi Santi dan merawat anaknya, hingga akhirnya Bagas menikahi Santi namun membuat Fahmi begitu kecewa.
Fahmi bukan kecewa lantaran Bagas menjadi ayah sambung nya, namun ia kecewa lantaran Bagas dan Bagus adalah saudara kembar yang artinya ia dan Jenar akan menjadi kakak dan adik, Fahmi kecewa akan hal itu, Fahmi yang saat itu sudah berumur 15 tahunan sudah memiliki rasa kepada Jenar kecil namun harus pupus saat sang Bunda menikah dengan adik dari ayah kandung Jenar.
"Pokok nya Ayah gak boleh bawa kak Fahmi pergi," kata Jenar kecil di sela makan nya membuat semua terkekeh.
"Gak mau, Jeje gak mau kakak pergi," tiba tiba Jenar kecil menangis histeris sambil memeluk Fahmi dengan erat, entah mengapa Jenar kecil sangat menyayangi Fahmi.
Siang itu mereka sangat menikmati waktu waktu bersama nya, waktu terakhir yang mereka habiskan berenam dengan tawa dan canda, karena seminggu setelah kebersamaan itu, Arumi meninggal dunia karena penyakit yang ia derita, membuat Jenar begitu terpuruk dan selalu menyendiri, Jenar berubah menjadi sosok gadis kecil yang pendiam dan selalu menyendiri, namun Fahmi selalu ada saat saat Jenar menyendiri dan Fahmi tidak pernah membiarkan Jenar kesepian, hingga akhirnya Datanglah Arini cs yang menjadi ibu sambung buat Jenar, membuat Jenar kembali ceria lantaran memiliki dua saudara perempuan, dan ia tidak lagi sedih karena di tinggal sang bunda.
__ADS_1
"Gus, sini gantian aku aja yang nyetir," ucap Bagas kepada Bagus, kini mereka tengah melakukan perjalanan untuk mengirim hasil kebun nya ke kota.
"Kamu tidur aja dulu, nanti gantian kalau aku sudah tidak kuat," jawab Bagus sambil menyetir.
"Ya sudahlah," kata Bagas akhirnya ia tertidur, hingga akhirnya ia terbangun kala mendengar suara klakson mobil yang begitu nyaring di telinga nya dan matanya melihat sebuah sinar yang sangat menyilaukan matanya, lalu tiba tiba ia tidak sadarkan diri.
Kabar kecelakaan Bagas dan Bagus langsung terdengar di telinga Andini, dan anak anaknya, Dan sejak saat itu sifat Arini cs langsung berubah drastis kepada Jenar, karena Arini merasa kesal dan marah, ia menikah lantaran untuk membantunya mengurus kedua anaknya dan ini dia malah di tinggal mati serta di tambahin satu anak, tentu saja Arini merasa sangat terbebani dengan adanya Jenar, itulah sebab nya ia selalu menyiksa dan memarahi Jenar lantaran untuk melampiaskan kekesalan nya pada Bagus yang belum apa apa sudah mati ninggalin anak.
Bagus meninggal di tempat Sedangkan Bagas mengalami koma hingga harus di larikan ke rumah sakit yang lebih besar di kota, Setahun lebih Bagas mengalami koma hingga saat ia terbangun, ia mengalami hilang ingatan, hingga beberapa tahun kemudian ia sudah mengingat semuanya namun ia sangat terpukul dan merasa bersalah saat tau bahwa saudara kembarnya tidaks selamat.
Bagas selalu di hantui rasa bersalah kala mengingat kejadian dulu, mengapa ia tidak memaksa agar Bagus memberikan setir kepadanya. Dan kini untuk menebus rasa bersalahnya, Bagas terus mengembangkan usahanya dan memakai nama Jenar dalam nama perusahaan nya, Bagas serta Fahmi sudah berencana akan menjemput Jenar nanti saat Jenar lulus SMA dan akan membawanya ke kota, namun saat Fahmi datang ke desa itu lagi ia sudah terlambat karena Jenar sudah pergi meninggalkan desa itu lantaran perjodohan yang tidak ia inginkan.
Fahmi masih terus mencari dimana keberadaan Jenar hingga saat ia tidak sengaja melihat Jenar di Jf resto kala itu.
__ADS_1
Flashback off.
Hayoo yang pada nuduh kakak Fahmi pembinor cung 💃💃💃 padahal mommy udah berusaha tidak menghadirkan orang ketiga loh 🙈