
Warning !!!
21++++ yaahh,,
Lanjutan sore tadi 😂
yang masih di bawah umur Skip lagi yaa, kecuali yang udah nikah gapapa 🙏😊😂
Mommy akan langsung aja yah, gak pake prank prank kaya sore tadi 🙈😂💃
Cuma ngoceh dikit doang 😂🙏💃💃💃💃💃💃💃
Ci*man Arya kini semakin turun hingga ke Squishy coklat Vanila milik Jenar, Lidah Arya terus menjelajahi Squishy tersebut dengan lihai, menari nari layaknya penari jaipong membuat Jenar semakin blingsatan tidak karuan.
Jenar mendesah kala lidah Arya menemukan Coklat kesukaan nya, Tanpa lama lama Arya pun segera melahap Coklat yang manis itu, lidah nya kembali menari nari disana menikmati betapa manis nya Coklat di puncak gunung himalaya.
Tangan Arya kini mulai turun menyusuri jurang dan menemukan lembah yang sudah terasa sangat lembab akibat ulahnya.
"Kamu sudah sangat basah sayang?" bisik Arya di telinganya membuat Jenar semakin merinding.
Jenar menggigit bibir bawahnya agar tidak menimbulkan suara suara yang menurutnya sangat memalukan namun terkesan sexy di telinga Arya.
__ADS_1
Tangan Arya masih setia bermain di lembah lembab Jenar, lalu ia merobek penghalang yang telah menghalangi aktifitas tangan nya.
Jenar memekik kala merasakan jari Arya mulai mencari cari mutiara di dalam lembah itu, tanpa sadar ia terus mengeluarkan suara suara yang sedari tadi berusaha ia tahan. Arya memang sangat lihat mempermainkan Jenar dengan tangan dan lidahnya.
Pekikan Jenae melengking sambil menggigit bibir bawahnya agar suaranya tidak terlalu kencang saat melepaskan sesuatu dari dalam tubuhnya.
Tubuh Jenar langsung lemas bagai ayam tak bertulang, Untung saja Arya dengan sigap menopang tubuh Jenar karena kalau tidak Jenar pasti sudah terjatuh, arya pun akhirnya membopong rubuh Jenar untuk merebahkan nya ke tempat tidur.
Arya kembali menciumi wajah Jenar dengan intens, lalu turun dan semakin turun hingga menemukan Coklat itu lagi, sedang tangan nya mengajak sang 'Adik' untuk kembali menerobos masuk kedalam lembah hutan untuk menjelajahi mencari jalan menuju Puncak Surga dunia.
Arya memejamkan matanya kala berhasil mengajak adiknya menerobos masuk kedalam lembah itu. "Kamu sempit banget sayang," ucapnya lagi.
Arya kembali menyusuri leher Jenar dengan tangan aktif di dua Squishy Coklat. tubuh Jenar semakin merasa panas dan tidak karuan, Suara suara itu sudah tidak bisa Jenar tahan, begitupun dengan Arya, ia yang tak pernah merasakan puas saat menjelajahi puncak Himalaya dengan Jenar pasti akan selalu mengulangi lagi dan lagi.
"mas Aryaaa ," Jenar terus mencengkram rambut Arya, menekan kepalanya agar lebih dalam menjelajahi gunung kembar nya.
Lidah Arya terus menari nari di Squishy Coklat Jenar dengan pinggul yang terus bergoyang layaknya goyang dangdut, membuat Jenar semakin merasa ada di awan.
Setelah beberapa saat mereka telah sampai di puncak gunung Himalaya, tubuh Jenar langsung lemas karena kelelahan mendaki gunung, begitu pun Arya, Arya langsung menggulingkan tubuhnya ke samping Jenar dan segera menarik Jenar ke dalam pelukan nya dan menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka.
"Terimakasih sayang," ucap Arya mengecup Kening Jenar sambil mengatur nafasnya yang masih terengah engah.
__ADS_1
Jenar tidak menjawab ia semakin menenggelamkan kepalanya di dada bidang Arya.
"Semoga Arya junior atau Jenar junior akan segera tumbuh disini," ucap Arya mengelus perut Jenar yang masih rata.
Jenar menatap kata Arya lekat lekat lalu tersenyum begitu manis, "Amiiinn," ucap Jenar lalu mengecup singkat bibir Arya.
"I Love you," ucap Arya tersenyum.
"Love you to, mas Arya mesum," jawab Jenar tersenyum lau kembali menenggelamkan wajahnya di dada bidang Arya. Akhirnya mereka tertidur dengan berpelukan di bawah selimut.
Bersambung, Mommy gak kuat nulis yang lebih panas lagiihh,,, mommy masih polos, jadi mommy gak sanggup 🙈🙈🙈💃💃💃💃
Uwuu makin mesraaahhh kan,
Mommy Revisi yah, takut pada Kepanasan 🙈🙏😂
__ADS_1