
Setelah Rapat selesai, Arya dan Arlan masih berada di ruang meeting karena ada hal yang akan Arlan bicarakan dengan Arya.
"Kau kembali saja dulu," kata Arya kepada Keysa.
Setelah Keysa keluar dari ruangan itu, kini hanya ada Arya dan Arlan yang ada disana, "Bos lo pasti akan kaget kalau gue kasih tau ini," kata Arlan membuat Arya mengernyitkan dahinya.
"Ada apa sih? gak usah bertele tele" ucap Arya.
"Sekertaris lo yang lo puji puji kerjaan nya itu kakak ipar lo" kata Arlan menggebu.
"Hah, ngaco lo," ucap Arya tak percaya, lalu Arlan memperlihatkan sebuah video dimana Keysa, dan ibunya tengah menyiksa dan memarahi Jenar karena tidak becus melakukan pekerjaan rumah, Jangan tanya darimana Arlan mendapatkan itu, sudah pasti dari salah satu sahabat Jenar yang dulu sempat mengintip dan merekam kejadian itu, (Hayoo siapa tebak) dulu ia berencana akan menjebloskan Arini ke penjara karena telah melakukan kekerasan kepada Jenar, namun apalah daya, apa yang bisa di lakukan bocah SMP, dan Jenar pun melarang nya. Jenar bukan nya lemah dan beg* yang sudah di tindas tidak mau membalas, Jenar itu hanya anak kecil yang Haus akan kasih sayang. ia berharap dengan menuruti semua kemauan Arini suatu saat ia akan kembali meluluhkan hati Arini kembali, meskipun entah sampai kapan itu.
"Ayah mertua lo nikah sama nyokap Keysa sekitar 11 tahunan yang lalu, dan ayah mertua lo meninggal setahun setelah menikah dengan nyokap nya Keysa," Arlan menjelaskan sesuai yang ia dengar dari sahabat Jenar, Awalnya Arlan tidak tau bahwa Keysa adalah kakak tiri Jenar namun saat melihat video yang di tunjukkan sahabat Jenar, Arlan langsung terkejut kala melihat wanita ular itu kini bekerja satu gedung dengannya dan satu lantai juga.
"Lo tau kan alasan Jenar ke kota J kenapa? karena dia mau dijual sama si Keysa dan ibunya untuk membayar hutang nya ke juragan jengkol disana dan dijadikan istri ke 5 nya, tapi Jenar berhasil kabur karena pertolongan MUA dan istri pertama si juragan jengkol,"Jelas Arlan.
"Gue gak bisa bayangin kalau si istri pertama tu juragan jengkol gak sekongkol sama MUA tulang lunak itu, apa yang bakal terjadi sama Jenar ckck," sambung nya sambil berdecak, membayangkan si Jenar gadis polos nan lugu menjadi Istri ke lima dari seorang aki aki JURAGAN JENGKOL.
Tangan Arya mengepal kuat dan Rahangnya mengeras hingga membuat giginya bergemurutuk karena menahan amarah,
Braakkk.
Arya menggebrak meja di depan nya "Kenapa lo baru kasih tau gue sekarang hah" pekik Arya marah.
"Gue aja baru tau kemaren saat lo nyuruh gue ngurus itu tanah," jawab Arlan santuy.
"Shiittt" Arya langsung pergi meninggalkan ruang meeting dan segera kembali ke ruangan nya.
__ADS_1
Ting.
Pintu Lift terbuka dan seketika Arya dan Arlan syok melihat pemandangan di depan nya, Kemarahan Arya semakin memuncak kala melihat Istrinya di tarik paksa oleh dua orang Security.
"APA YANG KALIAN LAKUKAN HAH!"teriak Arya marah, wajahnya kini terlihat sangat merah dan menakutkan, nafasnya sampai terengah engah menahan gejolak emosi di dalam hatinya.
"Maaf tuan, kami kecolongan, maafkan kami telah membiarkan orang luar masuk sembarangan," ucap Salah satu security itu.
"LEPAS!" ucap Arya dingin dan menatap tajam ke arah security itu.
"Tapi tuan, nona ini sudah berani masuk kesini tanpa izjn, bahkan resepsionis juga tidak mengetahuinya," ujar Security lagi.
"SAYA BILANG LEPAS," teriak Arya lagi, membuat kedua Security itu langsung melepaskan cekalan tangan nya pada lengan Jenar, Sedangkan Jenar hanya menatap Arya datar, hatinya juga bergemuruh saat mengingat foto tadi.
Arya menghampiri Jenar dan segera menarik jenar kedalam pelukannya. "Sayang peringatkan kalian, ingat baik baik, Dia adalah ISTRI saya jadi jangan pernah memperlakukan nya seperti kalian memperlakukan tadi, MENGERTI." ucap Arya penuh penekanan dan tatapan nya begitu tajam.
"A ampun tuan, maafkan kami, maafkan kami, kami tidak tau bahwa nona ini istri anda, kami hanya melakukan perintah tuah, maafkan kami maafkan kami," ucap Security.
Arlan segera menyuruh kedua security tadi untuk segera pergi sebelum kemarahan Arya memuncak, Arlan tau bahwa security itu hanya menjalankan tugasnya saja, yang perlu di salahkan ialah yang menyuruh mereka, tapi siapa Arlan akan mencari taunya nanti.
Arya tak mengidahkan ucapan security itu ia fokus menatap istrinya yang sedari tadi diam tanpa ekspresi. "Sayang, kamu gapapa kan?" kata Arya lembut membuat Jenar langsung menatap mata Arya, Jenar seolah ingin mengatakan bahwa hatinya sangat terluka namun mulut Jenar terasa kelu dan tidak bisa berucap apapun.
"Sayang," ucap Arya lagi saat menatap mata Jenar yang seperti menahan luka, Arya mengira bahwa Jenar sakit hati karena telah di perlakukan seperti itu oleh karyawan nya.
Jenar masih menatap mata Arya dengan wajah datar, lalu tiba tiba setetes air mata mengalir di pipinya, tanpa berkata apapun Jenar langsung melepaskan rengkuhan tangan Arya dan berlari meninggalka Arya dan Arlan yang mematung disana.
"Sayang, Sayang tunggu" panggil Arya berlari mengejar Jenar namun Jenar tetep berlari menuju Lift.
__ADS_1
"Sayang, maaf karena membuat mu menunggu lama, aku beneran gak tau kamu mau kesini, jangan marah pliss, aku akan segera mengurus security sialan tadi ku mohon jangan marah," ucap Arya yang berhasil mencekal tangan Jenar.
"Apakah aku memiliki Hak untuk marah mas?" hanya Jenar dengan suara serak, Jenar menatap mata Arya begitu dalam dan air matanya semakin lolos membasahi pipi mulusnya.
"Siapakah aku untuk mu mas, apakah aku ada hak untuk marah kepada mu?" Jenar menghapus air matanya, "Aku sadar akan posisi ku mas, dan aku tak akan melewati batas nya, aku cukup sadar diri." ucap Jenar lalu segera masuk ke dalam lift, meninggalkan Arya yang masih diam dan mematung di tempat, mencoba mencerna setiap ucapan yang di ucapkan Jenar.
Bersambung dulu yaaa 🙏
Arya : Mom, Istri gue kenapa ?
mommy : Lah, mana mommy tau, kan kamu suaminya
Arya ; kan mommy yang buat Jenar nangis
Mommy : sembarangan aja kalau ngomong, jangan suka bener napa,, harusnya kamu ngaca, coba deh inget inget kamu bikin kesalahan apaan
Arya : Gue bersih mom. gak ngelakuin kesalahan apapun
Mommy : noh tanya aja sama tembok, pikirin dulu kira kira apa kesalahan kamu, mommy mau ngambek kamu Jahat
Arya : Eh kok malah ikutan ngambek sih
Mommy : Bodo!! kamu yang jahat, mommy yg di salahin.
Nih, mommy mau kasih rekomendesi lagi buat kalian, sambil nunggu Jenar Update lagi, ini karya temen nya mommy, gak kalah kok serunya,, mampir kuy 😍😘
__ADS_1