
Hanna dan Arlan segera membawa Chaca ke rumah sakit untuk segera dapat pertolongan.
Sepanjang perjalanan Hanna hanya menangis di samping Arlan yang memegang kemudi, ia tidak menyangka bahwa Sahabatnya bisa memiliki keluarga seperti itu.
Flashback On***
"Chaca, nanti ikut mama ke JF resto," ucap mama Chaca.
"Ada apa mah? tumben mama ngajak Chaca?" tanya Chaca malas.
"Mama akan mengenalkan kamu dengan anak temen bisnis mama,"
"What, gak mau, Chaca gak mau!"
"Mau gak mau kamu harus mau,"
"Kenapa harus Chaca mah, kenapa bukan kak Leona saja, dia kan lebih Tua dari Chaca kenapa mesti Chaca?"
"Kakak kamu sudah punya Pacar,"
"Chaca juga sudah punya pacar"
"Hahaha, mama gak percaya, pokok nya kamu harus ikut mama titik."
Sepergi mama nya, Chaca menghampiri Leona yang berada di kamarnya.
"Kenapa kak?" tanya Chaca menahan kesal saat melihat Leona sedang bersantai dengan cutek cutek nya.
"Kenapa apa nya?" tanya Leona santai.
"Kenapa harus aku,"
__ADS_1
"Karena cuma lo yang pantes," cibir Leona.
"Udahlah, terima aja, dia baik kok duitnya banyak pula."
"Gue gak butuh duit kak," pekik Chaca.
"Hahaha basi tau gak mulut lo, udah lah sana sana pergi dari kamar gue," Leona mengusir Chaca agar keluar dari kamarnya.
***
Leona, Faris(ayah Chaca) dan Lana (mama Chaca) berangkat duluan dengan menggunakan mobil, sedangkan Chaca lebih memilih menggunakan motornya.
Yah sedari kecil Chaca sudah di beda bedakan oleh sang mama nya, Lana selalu menyanjung nyanjung Leona daripada Chaca.
Saat Chaca tiba di JF resto, Chaca melihat Hanna dan Arlan sedang menikmati diner nya, karena ia malas menemui anak temen orang tua nya, akhir nya ia memilih bergabung dengan Hanna dan Arlan, meskipun harus membuat temen nya jengkel.
Setelah beberapa saat Chaca pun memilih pegi dari meja Hanna dan Arlan, ia memilih pulang namun sialnya saat sampai di depan Resto, Chaca malah bertemu Leona yang sedang menggandeng kekasihnya.
Chaca tidak menjawab ia memilih pergi begitu saja namun tangan nya di cekal oleh Leona. "Lo pasti belum ketemu kan sama anak temen papa?" tanya Leona.
"Gak perlu, gue gak mau," ucap Chaca menarik tangan nya lagi namun Leona menahan nya dengan kuat.
"Lo harus mau, Ayo gue anter," kata Leona dengan senyum smirk nya.
"Gak mau, lepasin gue kak Lepasin," pekik Chaca memberontak, namun Leona tak mau kalah ia juga terus menarik tangan Chaca hingga mereka terjadi tarik menarik, sedangkan Johan kekasih Leona bingung harus bagaimana melerai mereka berdua.
"Ayo ikut gue," ucap Leona menarik terus tangan Chaca.
"Gak mau, lepasin gue, gue mau pergi gue gak mauu," teriak nya lagi hingga membuat orang berbisik melihat mereka berdua bertengkar dan di lerai oleh satu pria, mereka mengira bahwa Leona dan Chaca sedang berebut pacar.
Hingga akhirnya Chaca tak sengaja mendorong Leona hingga ia terjerembab ke tanah. bertepatan dengan Lana yang keluar dari Restauran untuk mencari keberadaan nya.
__ADS_1
"Chaca apa yang kamu lakukan sama kakak kamu Hah
" teriak Lana tidak terima Leona di dorong hingga jatuh seperti itu.
"Mah, a aku aku tidak sengaja mah," jawab Chaca jujur namun Leona lebih pintar berakting di depan Lana.
"Mama, sakit banget hiks hiks lutut Leona berdarah," ujar Leona memegang lututnya yang sedikit berdarah.
"Kamu itu memang anak tidak tau diri ya, dasar anak tidak tau di untung," pekik Lana menjambak rambut chaca.
"Mama kenapa selalu pilih kasih sih sama aku dan kak Leona, aku kan juga anak mama, kenapa mama selalu lebih percaya dan mementingkan kakak daripada Chaca mah kenapa?" teriak Chaca menangis.
"Karena Kamu itu anak pembawa Sial." ucap Lana penuh penekanan.
"Tapi aku juga anak mama, mama gak bisa kaya gini ke Chaca, bukan mau Chaca kalau Chaca bawa sial," teriaknya lagi sambil menangis.
"Kamu itu bener bener anak tidak tau diri ya tidak tau berterimakasih, dari tadi kami sudah menunggu kamu di dalam tapi ternyata kamu malah disini menyiksa kakak kamu hah," pekik Lana lagi.
"Chaca gak ada niat sama sekali buat nyakitin kakak, Chaca juga sayang sama kakak, gak mungkin Chaca mau nyelakain kakak mah," Ujar Chaca.
"Bohong mah, tadi chaca sengaja dorong Leona agar Leona jatuh mah, Chaca cemburu dan marah karena mama lebih sayang smaa Leona." ujar Leona mengompori Lana.
Lana mendorong tubuh Chaca hingga membuatnya terjerembab ke belakang bertepatan dengan mobil yang baru memasuki kawasan resto.
"Aaaaaaaaa.." Teriak Chaca kencang membuat seluruh orang yang berada di dalam restauran berhambur keluar termasuk Faris dan rekan kerjanya.
Bruukkkk...
Tubuh Chaca sedikit terpental, untung saja mobil itu berjalan pelan. andai lajus sedikit lagi pasti tubuh chaca akan terpental jauh dan membuat luka semakin parah.
***Flashback Off...
__ADS_1
Bersambung******