
Warning!!!!Khusus 21+ yaa
yang masih di bawah umur harap Skip saja, karena tidak bagus buat fikiran kalian, kecuali sudah menikah gapapa ikut baca 🙈🙏
Di harap jangan pada Travelling ya sayang, masih sore soalnya 🙈😂💃💃💃
Happy Reading. . . .
Nungguin yah 🙈💃💃💃
Inget Kawasan 21++ yaaaaa 🙈😂💃💃
Jenar menatap Horor pada Lingerie yang ada di tangan nya, ini adalah kali kedua ia memakai Baju yang lebih mirip di sebut saringan tahu tersebut.
Tadinya baju itu ia siapkan untuk ia pakai di malam pertama ia menginap di Villa ini, namun karena kemarin ia mendadak tidak enak badan dan pikiran nya sedang bercabang, jadilah ia menunda memakai baju saringan tahu itu.
"Haruskah aku memakainya lagi," gumam Jenar menatap Lingerie itu lalu menatap dirinya di Cermin.
"Kenapa sih ada Pabrik yang menjual baju kaya gini, mana harganya mahal banget lagi hanya untuk sekali pake," gerutu nya lagi, mengingat harga yang harus ia bayar untuk membeli baju sekali pakai, bagaimana tidak sekali pakai bisa Arya pasti akan merobeknya, seperti saat pertama kali nya kemarin juga langsung di robel oleh Arya padahal ia membeli harga nya sangat lumayan, hampir sama dengan uang bulanan yang Arya berikan cash pada nya.
__ADS_1
Jenar pun akhirnya memakai Lingerie itu lalu memoles wajahnya dengan make up tipis, lalu ia menyemprotkan parfum ke seluruh tubuhnya serta melepaskan ikatan rambutnya lalu menyisirnya.
Jantung Jenar berdetak begitu cepat kala ia memegang handle pintu, Ia kembali ragu antara di buka atau enggak. Dengan menarik nafas panjang akhirnya Jenar memberanikan diri untuk membuka nya.
Deg.
Rupanya Arya sudah berdiri dan bersandar pada dinding sambil bersedekap tangan di depan pintu kamar mandi.
Arya menelisik penampilan Jenar malam ini yang terkesan sangat sexy, tanpa sadar membuat nya menelan ludah dan membuat Jakun nya naik turun.
"Pantes lama di dalam," ujar Arya tersenyum lalu segera merengkuh tubuh Jenar Kedalam pelukan nya.
"Ma mas Arya," kata Jenar terbata, meskipun ia sudah sering melakukan ITU, namun ia masih saja takut dan deg deg an.
"Kamu cantik sekali sayang," ucap Arya sambil menciumi wajah Jenar,"Aku suka wangi tubuhmu," ucapnya lagi sambil mengendus leher jenjang Jenar, membuat Tubuh Jenar menegang dan menggelinjang.
"Mas," ucap Jenar lirih menahan geli.
"Kamu selalu membuat mas mabuk sayang," kata Arya dengan suara yang sudah sangat parau.
__ADS_1
Jenar semakin menggeliat kala Arya mulai bercocok tanam bibit Cerry di leher jenjang Jenar.
Tangan Arya mulai merayap untuk mencari Squishy Coklat Vanila dan mulai memainkan nya perlahan, membuat Jenar semakin terbang ke awan.
Nafas Jenar semakin tidak beraturan membuat Dada nya ikut naik turun seirama dengan deru nafasnya.
Sreekk, Benar saja dugaan Jenar, saringan tahu yang ia kenakan itu hanya untuk sekali pakai karena Arya kembali merobek saringan tahu itu lagi.
Arya menatap tubuh Jenar yang kini sudah setengah polos,"Kamu sangat sexy sekali sayang, aku sangat menyukainya," ucap Arya lagi lalu ia kembali menyusuri leher jenjang Jenar, Arya sangat menyukai bercocok tanam Buah Cerry disana. membuat Jenar semakin merasa Geli dan gelisah.
Jenar yang merasa tubuhnya semakin panas oleh aksi Arya, Jenar sampai mendongakan kepalanya, menikmati setiap sentuhan yang Arya berikan hingga Arya bisa semakin leluasa menanam banyak Cerry du leher Jenar.
Stop stop stop,, , Mommy lanjut nanti di Jam kunti yaa, Bahaya ini masih sore 🙈🙈🙈😂💃💃💃💃
__ADS_1
Cie yang lagi Honeymoon,,, Mommy juga pengen ikut tapi takut jadi obat nyamuk 💃💃💃💃