Terpaksa Menikahi Calon Anak Tiri

Terpaksa Menikahi Calon Anak Tiri
Bab 21. Fakta Baru


__ADS_3

Setelah makan malam selesai, semua orang pun masuk ke dalam kamar masing-masing. Namun, tidak dengan Aneeq dan Caka, karena mereka sudah sepakat untuk bicara di ruang kerja.


Tidak ada yang curiga sedikitpun tentang pembicaraan keduanya. Karena di perusahaan mereka adalah bos dan asisten. Semua kelurga pasti mengira, bahwa ada pekerjaan kantor yang belum terselesaikan. Padahal tidak!


Malam ini Caka ingin melaporkan hasil penyelidikan tentang Melinda. Sudah dua hari ini dia mencari tahu siapa sebenarnya wanita itu. Dan sekarang, dia ingin memberitahu Aneeq, agar pria itu segera bertindak.


Apalagi mereka sama-sama tahu, bahwa Choco masih mencintai, bahkan berhubungan dengan wanita rubah itu.


"Apa saja yang berhasil kamu dapatkan, Ca?" tanya Aneeq, setelah mereka masuk ke dalam ruang kerja. 


Saking tidak sabarnya, pria tampan itu tidak mengajak asisten sekaligus adik iparnya untuk duduk. Dia ingin Caka segera menjelaskan seluk-beluk Melinda, sebelum semuanya terlambat.


Karena dia yakin, wanita itu akan terus-menerus meracuni otak Choco. Agar mengikuti semua keinginannya. Apalagi Aneeq paham betul, bahwa sang adik adalah tipe pria bucin akut. 


"Berita tentangnya cukup sulit untuk didapatkan, An. Tetapi bukan berarti tidak bisa. Malam ini aku baru saja mendapat laporan dari anak buahku, tentang Melinda yang pernah menjadi simpanan pria kaya raya di kota lain. Karena sebelumnya, Melinda tidak tinggal di ibu kota. Setelah lepas dari pria itu, barulah Melinda pindah tempat," jelas Caka dengan gamblang mengenai fakta baru yang telah didapatnya.


Membuat Aneeq langsung melebarkan kelopak matanya saat itu juga. Dia sangat yakin, bahwa Choco tidak akan mungkin mengetahui ini semua. Kecuali Melinda yang menceritakannya.

__ADS_1


"Sungguh? Lalu di mana sekarang pria itu? Aku harus pintar-pintar mencari peluang agar bisa membuka semua permasalahan ini dan menghentikan kekeliruan adikku," balas Aneeq. Dia terpaksa ikut campur, karena dia tidak ingin kejadian lima tahun lalu terulang kembali.


Di mana Bizard melakukan sebuah kesalahan yang sangat fatal, dan membuat semua keluarga kecewa.


"Maaf, An. Pria itu sudah meninggal, karena sepertinya beberapa target Melinda adalah pria tua kaya raya," jawab Caka menerka-nerka.


"Berarti sebelumnya, dia juga pernah melakukan itu semua?"


Caka langsung mengangguk, karena begitulah adanya. Melinda kerap berpindah-pindah tempat. Hingga pelabuhannya yang terakhir adalah ibu kota. Tempat bertemunya ia dan ayah Prilly. Lalu dengan Choco.


"Dia selalu berpindah dari satu kota ke kota yang lain, An."


Terdengar helaan nafas yang keluar dari mulut Caka. Dia pun ikut prihatin, karena sepertinya tabir percintaan antara Choco, Melinda dan Prilly semakin terbuka.


"Pelan-pelan kita harus menyadarkan dia, An. Sebelum semuanya terlambat. Karena sepertinya Prilly juga tahu bagaimana kebusukan ibu tirinya," jelas Caka. Walaupun dia adalah tipe pria pendiam, jangan salah. Dia selalu menelisik bagaimana pergerakan seseorang yang ada di sekitarnya.


Dia adalah seorang asisten perusahaan besar, dia sudah memiliki pengalaman bertemu banyak orang dengan berbagai karakter.

__ADS_1


"Yah, kita salah juga. Kenapa tidak dari awal mencari tahu tentang Melinda, sebelum Choco benar-benar mencintainya. Terkadang, orang yang sedang terkena virus cinta, tidak akan mau mendengarkan perkataan orang-orang yang ada di sekitarnya."


Ada sedikit penyesalan di hati Aneeq. Karena sebagai kakak tertua, dia pun merasa bertanggung jawab terhadap enam adiknya. 


"Itu artinya Prilly adalah karunia Tuhan yang dikirimkan untuk Choco, An. Andai dia tidak datang malam itu, mungkin hanya akan ada penyesalan di hati saudara kita. Meskipun kita sama-sama tahu, Prilly datang dengan cara yang salah," kata Caka.


Karena sebelumnya mereka berdua sudah melihat CCTV di malam sebelum pernikahan Choco dan Melinda. Mereka melihat dengan jelas, bahwa Prilly melakukan itu semua atas dasar keinginannya sendiri. Tanpa paksaan siapapun.


"Iya, Ca. Sepertinya Prilly memang mencintai Choco dengan tulus."


"Tentu, An. Karena aku juga mencari tahu tentang dia. Dia adalah gadis baik-baik dan tidak pernah terlibat skandal apapun, itu artinya dia memiliki alasan yang kuat untuk bertahan di sisi Choco."


Aneeq manggut-manggut sambil menggigit ujung ibu jarinya. "Oke, malam ini juga aku akan bicara dengan Prilly. Aku akan meminta Jennie memanggilnya. Supaya Choco pun tidak curiga. Aku harus memberi adikku bukti terlebih dahulu, agar dia percaya bahwa wanita yang dicintainya tidak sebaik yang dia kira."


Caka langsung menganggukkan kepala. Dia yakin di tangan Aneeq, maka semuanya akan beres.


***

__ADS_1


Capcus, Bang🤸🤸 kita ruqyah Adek lu🥱


__ADS_2