The King Uzushiogakure

The King Uzushiogakure
Chapter 13


__ADS_3

Sebelunya


Setelah di rasa cukup untuk penjelasan semuanya, Kirito langsung mengajari sebuah jutsu kepada Naruto.


Setelah itu Kirito langsung mengajarinnya Jutsu Shadow Clone Jutsu.


Lanjut......


Setelah hampir satu jam Naruto mempelajari Shadow Alter Ego. Akhirnya membuahkan hasil walaupun hanya beberapa dan hanya sebentar tetapi itu lebih dari cukup.


Shadow Clone Jutsu


poof


poof


poof


"hah hah hah hah sungguh melelahkan. "Ucap Naruto yang berhasil membuat tiga bayangan.


pooofff


Yang hingga akhirnya hanya sebentar saja mempertahankan bayangannya karena kurangnya mengobrol cakra milik Naruto.


"Sudah cukup Naruto-sama lebih baik anda beristirahat terlebih dahulu, jangan memaksakan diri anda Naruto-sama karena itu tidak baik. Nanti juga lambat laun anda dapat mempertahankan bayangan atau Clon anda lebih lama dan dalam jumlah besar. Alangkah baik nya bila anda melatih stamina tubuh dan kontrol cakra anda agar lebih baik lagi. " Ucap Kirito memberi nasihat kepada Naruto.


"Mungkin anda benar Kak Kirito, sebaiknya aku tidak memaksakan diriku sendiri. Karena nanti hasilnya malah kurang memuaskan. " Ucap Naruto yang membenarkan ucapan Kirito barusan.

__ADS_1


Setelah itu Naruto beristirahat untuk memulihkan energinya. Selama istirahat Naruto terus bertanya tentang shinobi dari mulai teknik teknik nya hingga keterampilanya.


Selama itu pula Kirito selalu menjawab pertanyaan yang Naruto ajukan padanya dan juga ia selalu menjelaskan apa yang tidak Naruto tau.


Setelah berbincang bincang banyak tentang shinobi dan keseharian sambil menunggu Uzumaki Rin dan yang lainnya kembali dari tugas mereka masing-masing.


Setelah menunggu beberapa Jam akhirnya Rin dan yang lain telah kembali ke apartemen milik Naruto.


"Kalian sudah kembali Kak, lalu bagaimana hasilnya. " Ucap Naruto kepada para shinobi Uzushio di hadapannya.


"Kami telah membuat identitas kami untuk tinggal di Konoha selama bersama dengan anda Naruto-sama. Lalu kami juga telah membeli kediaman yang agak jauh dari pemukiman yang lain karena mengingat kita masih harus menyembunyikan identitas anda sebagai Pangeran Uzushio, Kediaman tersebut juga telah kami pasang oleh Kekai atau pelindung yang hanya bisa di masuki oleh kami dan Naruto-sama. " Ucap Uzumaki Rin yang menjelaskan semuanya kepada Naruto.


Sedangkan Naruto hanya menganggukkan kepalanya saja sebagai tanda mengerti.


"Oh ya Naruto-sama saya juga menemukan sebuah kediaman yang di lindungi oleh sebuah Kekai, ya walaupun tidak sekuat yang kami buat tapi itu cukup untuk menahan orang lain memasuki kediaman tersebut dan kebetulan fungsi dari kekai tersebut hampir sama dengan kekai yang kami buat. " Ucap Rin yang melaporkan hasil penemuannya.


"Memang itu kediaman milik siapa, setahuku tidak banyak shinobi di Konoha yang ahli dalam Fuinjutsu. Setahuku shinobi yang ahli dalam Fuinjutsu di Konoha hanya Putri Khusina-sama, Minato-sama, Jiraya-sama, dan Hokage Ke-3 Hiruzen Sarutobi. Tapi kalau itu kediaman Jiraya-sama maka tidak mungkin karena dari data yang ada ia selalu berkelana dari satu tempat ketempat lainnya, kemudian kalau kediaman Hiruzen-sama juga tidak mungkin ada di pinggir Desa yang sangat jarang pemukiman penduduk. Jadi, hanya ting.. " Ucap Kirito yang terpotong oleh Naruto.


"Tapi Natuto-sama bagaimana bila kediaman itu bukan milik orang tua anda dan milik seseorang?. " Ucap Erza yang tidak ingin gegabah dalam bertindak.


"Tidak peduli pokoknya kalian harus mengantarkan aku kesana kalau benar itu kediaman Ayah dan Ibu setidaknya aku dapat merasakan keberadaan mereka hanya dengan barang peninggalan mereka saja. Aku mohon tolong bawa aku kesan aku sangat yakin bahwa itu kediaman Ayah dan Ibuku. " Ucap Naruto yang memohon kepada para shinobi Uzushio yang ada di depannya dan juga meyakini bahwa itu adalah kediaman Ayah dan Ibunya.


Mereka yang melihat Naruto yang memohon seperti itu menjadi tidak enak. Sebenarnya mereka cukup mengerti kenapa Naruto sangat ingin kesan, itu di kerenakan oleh kurangnya kasih sayang orang tua bahkan Naruto tidak pernah merasakan yang namanya kasih sayang orang tua sejak kecil.


Mereka saling memandang satu sama lain hingga akhirnya semuanya mengangguk yang berarti bahwa mereka mengiyakan ke inginkan Naruto.


"Baiklah Naruto-sama kami akan mengantar anda kesan untuk mengeceknya secara langsung. " Ucap Rin yang menyetujui permintaan Naruto.

__ADS_1


Naruto yang mendengar itu di buat senang. Entah kenapa walaupun ia belum mengetahui kebenarannya tapi ia sangat yakin bahwa itu adalah kediaman orang tuanya.


Setelah Itu semuanya langsung menghilang menggunakan Agility Moves untuk mencapai tujuan agar lebih cepat.


Setelah sampai tujuan Naruto berusaha untuk memasukinya walaupun di tahan oleh Misaki karena ia tau bila Naruto memasukinya secara paksa maka ia akan terluka parah.


"Naruto-sama tolong jangan terlalu dekat dengan penghalang biar saya hancurkan terlebih dahulu penghalang ini untuk anda. " Ucap Misaki yang khawatir akan keadaan Naruto.


Tetapi Naruto tidak mendengarkan ucapan dari Uzumaki Misaki yang memperinngatkan jangan terlalu dekat dengan kekai.


Mereka yang melihat Naruto semakin mendekat Kekai di buat khawatir. Uzumaki Levi yang melihat itu langsung ingin menahan Naruto, tetapi itu tidak jadi saat Naruto sudah memasuki Kekai tanpa cidera adapun. Hal itu sontak membuat mereka berfikir apakah Kekai ini rusak atau pembuat Kekai ini ada hubungannya dengan Naruto. Pertanyaan pertanyaan itu berputar di kepala mereka karena hanya dua hal tersebut yang dapat mendasari hal tersebut.


Naruto yang melihat dirinya berhasil melewati Kekai/penghalang tanpa hambatan juga di buat bingung.


Tetapi kebingungan hal tersebut hanya sementara sampai ia mulai berniat menjelajahi rumah itu.


Naruto mulai berkeliling di luar kediaman tersebut, sedangkan para shinobi Uzushio hanya dapat menunggu di luar. Walaupun mereka dapat menghancurkanya tetapi mereka tidak mau mengambil risiko di ketahui dan di curigai walaupun mereka juga khawatir akan keselamatan Naruto.


Kediaman tersebut bisa di katakan cukup besar karena terdapat halaman depan yang luas dan lapangan latih yang cukup luas di belakang Rumah.


Setelah berkeliling di luar Rumah, Naruto memutuskan untuk memasuki Rumah tersebut. Saat memasuki Rumah tersebut bisa di lihat bahwa Rumah tersebut sangatlah rapi semuanya tertata dengan baik.


Naruto memutuskan berkeliling di dalam rumah. Tepat saat Naruto sampai di ruang keluarga Naruto dapat melihat bahwa di sana terdapat beberapa foto yang pasti berhubungan pemilik Rumah.


Saat Naruto memperhatikan foto-foto tersebut lebih dekat Naruto dapat melihat foto itu dengan jelas.


Sampai hingga dimana Naruto mulai menitipkan air matanya saat melihat foto tersebut.

__ADS_1


"ihik.....ihik....ihik...... Ayah, Ibu. Ternyata benar ini adalah Rumah kalian, aku kira aku tidak akan mendapatkan barang-barang peninggalan kalian untuk ku kenang. ihik.... ihik.... Ayah Ibu aku berjanji akan menjaga Rumah ini dan isinya dengan baik, aku berjanji. "Ucap Naruto yang merasa senang bahwa masih ada barang peninggalan orang tuanya di dunia ini dan itu sudah cukup untuk mengenang mendiang Ayah dan Ibunya.


Untuk beberapa saat Naruto masih memandangi foto Ayah dan Ibu dengan perasaan penuh senang walaupun hanya memandangi foto Ayah dan Ibunya saja.


__ADS_2